KBOBABEL.COM (Bangka Belitung) – Sabtu 6 Juni 2026, di de Universitasria UBB Yayasan Al Mansyur Bangka Belitung telah menggelar acara Haflah Akhirussanah untuk siswa-siswi TKIT, SDIT dan SMPIT Al Mansyur. Kegiatan dilaksanakan secara meriah diikuti oleh 84 wisudawan dan wisudawati dari masing-masing unit sekolah. Senin (8/6/2026)
Tema yang diusung pada wisuda tahun 2026 ini adalah Melepas Generasi Qurani, Menjemput Masa Depan Penuh Prestasi. Acara ini merupakan wisuda 1 bagi untuk SMPIT Al Mansyur yang didirikan tahun 2023 yang saat ini dipimpin oleh Ustad H. Asan Junaedi, LC. M.Pd.
Ketua Yayasan Al Mansyur Bangka Belitung yaitu Ustad Ali Mutakin, S.Pd.I, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan kepada para wisudawan untuk selalu menjaga kualitas halalan Al Qur’an, sholat dan Akhlak ditengah maraknya aktivitas digital yang melenakan generasi muda. Para lulusan harus memiliki prestasi akademik dan non akademik bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara. Mereka harus memiliki kontribusi di era digital, mampu dan bijak dalam bergaul.
Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Bapak H. Syarifudin S.Ag, M.Pd.I dalam sambutannya mengatakan bangga dengan para alumni dari unit sekolah Yayasan Al Mansyur. Beliau akan mendukung sepenuhnya rencana pendirian Madrasah Aliyah yang akan digagas di Yayasan pada tahun 2026 ini dan meminta untuk segera menyiapkan persyaratan pendirian yang harus dipenuhi.
Pada prosesi wisuda ini para wisudawan melakukan prosesi wisuda secara hikmat. Mereka menerima Gordon dari ketua yayasan, Ijazah dari Direktur LPIT Al Mansyur Prof. Dr. Eries Dyah Mustikarini, SP, M.Si, penghargaan dari kepala sekolah unit TKIT Ustazah Cek Edah, SP, kepala sekolah unit SDIT Ustazah Fitriana, SE dan Kepala Sekolah SMPIT. Terlihat sesi harum dari para orang tua saat melihat keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan jenjang pendidikannya.
Moment istimewa ini Yayasan Al Mansyur menghadirkan Syaikh Mahmud Umar ulama dari Palestina. Beliau di palestina memiliki sekolah penghafal Al Qur’an yang terus berjuang mencetak penghafal Al Qur’an di tengah kondisi perang yang merenggut jiwa kaum muslimin di palestina. Beliau menyampaikan sangat terharu menyaksikan kegiatan yang diselenggarakan karena teringat pada semua anak-anak, istri dan orang tua Beliau yang telah meninggal di palestina. Beliau memberikan semangat kepada para wisudawan dan wisudawati untuk berjuang terus dalam menghafal Al Qur’an.
Ada 5 kiat yang disampaikan oleh Beliau dalam menyelesaikan 30 Juz hafalan Al Qur’an yaitu menguatkan niat, bersungguh sungguh, mempunyai target yang jelas, melaksanakan amalan utama yang dicintai Alloh seperti selalu punya wudhu, puasa senin kamis, sholat lail, dan terakhir doa orang tua dan guru.
Yayasan Al Mansyur saat ini juga telah berhasil mencetak penghafal Al Qur’an 30 juz yang telah mendapat sanad dari siswa kelas 9 SMPIT AL MANSYUR dengan nama Muhammad Shobir Maulana Ali.
Harapan kedepannya Yayasan Al Mansyur Bangka Belitung semakin dinamis dalam pengembangan sekolah, meningkatkan kompetensi para pendidik dan mencetak alumni yang semakin berkualitas. Sehingga yayasan ini menjadi yayasan yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan yang berkelanjutan. (*)
















