KBOBABEL.COM (SUNGAILIAT) — Menteri Kehutanan Republik Indonesia (Menhut RI) Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke BN Zoo, destinasi kebun binatang pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Minggu (23/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan kekagumannya atas upaya konservasi, penangkaran satwa, serta peran edukatif yang dijalankan kawasan wisata tersebut. Selasa (25/11/2025)
Kedatangan Menhut RI didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Prov. Kep. Babel, Fery Afriyanto, yang hadir mewakili Gubernur Kep. Babel, Hidayat Arsani. Turut hadir pula Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Bupati Bangka, serta Danrem 045/Gaya Kolonel Infanteri Nur Wahyudi.
Sejak pagi, rombongan langsung melakukan peninjauan ke sejumlah zona satwa yang ada di dalam kawasan BN Zoo. Para tamu terlihat menikmati atraksi satwa yang ditampilkan pihak pengelola, mulai dari burung kakatua hingga hewan mamalia. Momen tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menhut RI, yang menyebut bahwa BN Zoo telah menjalankan fungsi konservasi sekaligus sarana edukasi publik.
“Terima kasih ya untuk semuanya, mari kita berfoto dulu,” ujar Raja Juli Antoni sembari tersenyum kepada para petugas dan pengunjung yang berada di sekitar area kunjungan. Ekspresi itu menunjukkan apresiasinya terhadap pengelolaan satwa yang ia nilai cukup baik untuk ukuran kebun binatang daerah.
Pj Sekda Fery dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya agar kunjungan Menhut RI dapat membawa dampak positif bagi perkembangan sektor kehutanan dan ekowisata di Bangka Belitung. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap membangun sinergi penuh dengan pemerintah pusat.
“Kami dari pihak Pemerintah Prov. Kep. Babel siap bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan kehutanan yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Fery.
Menurut Fery, keberadaan BN Zoo tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah memberikan peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal, terutama pada sektor kuliner dan kerajinan.
BN Zoo sendiri dikenal sebagai kebun binatang yang fokus pada edukasi dan konservasi satwa, terutama satwa endemik dan satwa yang diproteksi. Kawasan ini dibangun sebagai destinasi keluarga sekaligus ruang pembelajaran bagi anak-anak sekolah yang ingin mengenal keanekaragaman hayati Bangka Belitung.
Selain memberikan hiburan dan edukasi, BN Zoo juga telah berkontribusi terhadap penguatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam, terutama di wilayah Bangka yang memiliki ekosistem unik.
Menhut RI menilai bahwa inisiatif seperti BN Zoo perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas ruang konservasi dan memperkenalkan satwa kepada publik dalam konteks pendidikan lingkungan. Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah dilakukan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta pengelola BN Zoo.
Usai melakukan peninjauan dan berinteraksi dengan pengunjung, Menhut Raja Juli Antoni beserta rombongan berpamitan kepada seluruh pihak yang hadir. Ia kemudian bergegas menuju Bandara Depati Amir untuk kembali ke Jakarta guna melanjutkan agenda kenegaraannya.
Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi masa depan pengembangan ekowisata dan konservasi di Bangka Belitung. Pemerintah daerah berharap BN Zoo dapat terus berkembang, baik dari sisi fasilitas maupun program konservasi, sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta pelestarian satwa di Indonesia. (KBO Babel)











