Novika dan Kerupuk Kulit WanMiQ: UMKM Bangka yang Tumbuh Berkat Dukungan PT TIMAH Tbk

Ketika Kerupuk Kulit Jadi Peluang: Kisah WanMiQ Bangkit Bersama PT TIMAH Tbk

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Keinginan sederhana untuk menikmati camilan khas kampung halaman berubah menjadi peluang bisnis menjanjikan bagi Novika, seorang perempuan asal Tasikmalaya yang kini menetap di Bangka. Usaha kerupuk kulit sapi “WanMiQ” yang ia rintis sejak 2018 berkembang pesat berkat kerja keras dan dukungan sebagai Mitra Binaan CSR PT TIMAH Tbk. Jumat (28/11/2025)

Novika bercerita, awal mula membuka usaha tersebut bermula dari rasa kangen terhadap kerupuk kulit sapi yang biasa disantap di kampung halaman. Saat mencari di Bangka, ia justru kesulitan menemukan penjualnya.

banner 336x280

“Saya datang ke Bangka tahun 2009. Suatu hari ingin makan kerupuk kulit sapi, tapi ternyata di sini belum banyak yang menjual. Dari situlah saya terpikir untuk membuat sendiri,” kenangnya.

Keinginan menikmati camilan tersebut tidak hanya memicu kreativitas, tetapi juga membuka peluang usaha. Saat itu kondisi ekonomi keluarganya belum stabil, dan ia merasa perlu mencari tambahan penghasilan. Dari situ, ia memutuskan untuk memproduksi kerupuk kulit sapi secara mandiri.

“Sebagai perempuan, saya ingin ikut menopang ekonomi keluarga. Saya tipe orang yang tidak bisa diam, kalau tidak ada aktivitas malah bingung. Jadi saya mulai usaha kerupuk kulit sapi dan memberi nama WanMiQ, gabungan dari nama dua anak saya, Zahwan dan Miqbar,” tuturnya.

Melihat potensi usaha yang cukup besar, pada tahun 2019 Novika memberanikan diri mengajukan pinjaman modal ke Program Mitra Binaan PT TIMAH Tbk. Menurutnya, proses pengajuan sangat mudah dan cepat.

“Prosesnya mudah dan cepat. Saya sangat terbantu karena modal awal ini digunakan untuk membeli bahan utama, yakni kulit sapi,” jelasnya.

Meski fokus pada usaha, Novika tetap menjalankan profesinya sebagai guru SD di Bangka Tengah. Aktivitas mengajar dari pagi hingga sore membuatnya harus mengatur waktu dengan ketat. Ia bekerja sama dengan adiknya dalam proses produksi, terutama penggorengan dan pemasaran, sementara bagian pengemasan dibantu satu karyawan.

“Saya di sekolah dari jam tujuh sampai jam tiga sore. Jadi saya bekerja sama dengan adik untuk mengurus produksi dan pemasaran, sedangkan bagian packing dibantu karyawan,” katanya.

Dengan manajemen waktu yang baik, Novika memanfaatkan waktu sepulang sekolah dan akhir pekan untuk mengawasi produksi, memantau ketersediaan bahan baku, dan melihat perkembangan pemasaran.

“Setelah pulang mengajar, saya bisa fokus memantau usaha. Buat saya, usaha ini seperti penyeimbang antara dunia mengajar dan dunia bisnis,” ungkapnya.

Untuk menjaga kualitas, WanMiQ menggunakan kulit sapi asli tanpa campuran. Proses pembuatannya dilakukan secara alami mulai dari pencucian, pembersihan, perebusan, penghilangan bulu, pemotongan, hingga penjemuran. Saat digoreng, Novika menggunakan teknik dua kompor agar kerupuk mengembang sempurna.

“Hasilnya kerupuknya kopong, renyah, gurihnya natural dari garam dan penyedap. Ada aroma khas kulit sapi, tapi tidak amis,” jelasnya.

Sebagai Mitra Binaan PT TIMAH Tbk, Novika memperoleh berbagai kesempatan mengikuti pameran UMKM di sejumlah daerah. Kesempatan ini membuat produk WanMiQ semakin dikenal masyarakat dan kini sudah dipasarkan di toko buah, toko oleh-oleh, hingga pasar tradisional.

PT TIMAH Tbk menjadi jembatan promosi bagi saya. Beberapa kali diajak ikut pameran UMKM, akhirnya produk saya dikenal luas,” ujarnya.

Selain promosi, ia juga mendapatkan pelatihan pengemasan, pemasaran, dan pengelolaan usaha. Dukungan tersebut sangat berarti bagi perkembangan WanMiQ.

“Terima kasih PT TIMAH Tbk yang selalu membantu UMKM. Semoga ke depan dukungannya semakin banyak, karena saya ingin usaha ini berkembang lebih besar dan punya cabang,” harapnya.

Ke depan, Novika berencana menambah varian rasa selain original dan pedas serta memperluas jangkauan pasar hingga ke Pulau Belitung. Dengan semangat pantang menyerah dan dukungan berbagai pihak, WanMiQ terus melangkah menjadi produk lokal kebanggaan Bangka. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *