KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pertamina Sales Area Bangka Belitung memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Babel tetap aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Sale Area Manager Pertamina Babel, Satriyo Wicaksono, Rabu (11/3/2026), di Pangkalpinang.
Satriyo menegaskan, stok BBM yang tersedia dalam rangka Satuan Tugas (Satgas) Ramadan-Idulfitri berada dalam kondisi stabil dan aman. Untuk jenis Pertalite, stok dipastikan cukup hingga enam hingga delapan hari, sedangkan solar tersedia untuk hampir 11 hari. Ia menekankan bahwa meski tercatat stok tersebut, suplai BBM tetap masuk secara rutin sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan.
“Bukan berarti barang tidak masuk, suplai tetap berjalan. Jadi masyarakat tidak perlu panik terkait isu kelangkaan BBM,” ujarnya.
Lebih lanjut, Satriyo menjelaskan estimasi puncak penggunaan BBM akan terjadi pada tanggal 16 hingga 19 Maret 2026, mengingat sebagian masyarakat mulai memanfaatkan cuti bersama untuk mudik. Menurutnya, pergerakan kendaraan di Bangka Belitung sebagian besar terjadi menjelang Idulfitri dan pada H+1 hingga H+3 setelah Lebaran.
Dalam menghadapi situasi tersebut, Pertamina telah menyiapkan segala bentuk antisipasi terkait kemungkinan darurat atau gangguan pasokan. Satriyo menegaskan kesiapan perusahaan, termasuk rencana kontinjensi, agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan lancar.
“Masyarakat silakan mudik dengan aman. Tidak perlu khawatir apabila muncul isu terkait BBM, kelangkaan, atau keterbatasan pasokan. Semua sudah kami siapkan melalui emergency dan contingency planning,” tegas Satriyo.
Koordinasi dengan pihak kepolisian juga dilakukan untuk memastikan kondisi stok BBM tetap terkendali dan masyarakat mendapat informasi yang benar. Kapolda Babel, Irjen Pol Viktor Sihombing, menjelaskan sebelumnya sempat muncul kepanikan di kalangan masyarakat terkait keterbatasan waktu pengadaan BBM. Menurut Viktor, hal tersebut hanya bersifat sementara dan tidak akan memengaruhi pasokan secara keseluruhan.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pertamina, dan mereka memastikan tidak ada masalah dalam pengadaan dan distribusi BBM. Penting bagi masyarakat untuk mendapat sosialisasi yang jelas agar tidak panik,” kata Viktor.
Pihak kepolisian dan Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengedepankan informasi resmi. Langkah ini bertujuan menjaga kondusivitas wilayah serta kelancaran arus mudik, khususnya bagi masyarakat yang akan bepergian antar kabupaten di Babel.
Satriyo menambahkan, pihaknya juga menyiapkan langkah antisipatif di lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan konsumsi BBM, seperti di jalur-jalur utama menuju pelabuhan dan terminal transportasi. Tim Pertamina siap mengatur distribusi tambahan jika terjadi peningkatan permintaan yang signifikan.
“Kami sudah menyiapkan rencana distribusi tambahan apabila dibutuhkan di titik-titik strategis. Tujuannya agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM selama mudik dan pasca-Lebaran,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pertamina memastikan kebutuhan energi masyarakat Babel selama Ramadan dan Idulfitri 2026 tetap terjaga. Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari Pertamina dan pemerintah setempat agar perjalanan mudik dan kegiatan sehari-hari tetap aman dan lancar. (Sumber : RRI, Editor : KBO Babel)











