KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, secara resmi membuka Bazar UMKM Merdeka yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pangkalbalam, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memperluas akses promosi, pemasaran, dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pembukaan bazar dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Pangkalbalam, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sektor UMKM menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dessy mengungkapkan bahwa perkembangan UMKM di Kota Pangkalpinang menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan data Pemerintah Kota Pangkalpinang, jumlah UMKM pada tahun 2025 tercatat lebih dari 26 ribu unit usaha. Angka tersebut terus meningkat hingga mencapai sekitar 29.171 UMKM pada tahun 2026.
“Alhamdulillah, hari ini kita melihat begitu banyak stand UMKM yang ikut meramaikan bazar ini. Jumlah UMKM kita juga terus bertambah, dari sekitar 26 ribu pada tahun 2025 menjadi sekitar 29.171 UMKM pada tahun 2026,” ujar Dessy.
Menurutnya, peningkatan jumlah pelaku UMKM tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Pangkalpinang memiliki semangat tinggi untuk terus berwirausaha meskipun kondisi ekonomi nasional maupun daerah masih menghadapi berbagai tantangan.
Ia menilai, bertambahnya jumlah UMKM tidak hanya menunjukkan geliat ekonomi masyarakat, tetapi juga mencerminkan semakin tumbuhnya kreativitas dan inovasi warga dalam menciptakan peluang usaha baru.
Dessy memberikan apresiasi khusus kepada para perempuan dan ibu rumah tangga yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam perkembangan sektor UMKM di Kota Pangkalpinang. Banyak di antara mereka yang berhasil membangun usaha rumahan dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan keluarga.
“Di tengah kondisi perekonomian yang masih lesu, kita melihat semangat masyarakat, terutama ibu-ibu, untuk terus berusaha. Ini menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus memberikan dukungan kepada UMKM,” katanya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut Dessy, akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada pelaku UMKM. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan usaha, pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan legalitas usaha, promosi produk, hingga membuka akses pemasaran yang lebih luas.
Menurutnya, bazar seperti ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah agar pelaku UMKM memiliki ruang untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat sekaligus meningkatkan penjualan.
Selain menjadi ajang transaksi ekonomi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membangun jejaring antarpelaku usaha serta memperluas peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
Pada kesempatan tersebut, Dessy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Bazar UMKM Merdeka. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
Beberapa perusahaan yang turut memberikan dukungan di antaranya Pertamina, Pelindo, Flexindo, Honda, serta sejumlah sponsor lainnya. Menurut Dessy, keterlibatan sektor swasta menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
“Dukungan dari berbagai perusahaan ini menjadi bukti bahwa membangun UMKM bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi dari semua pihak,” ujarnya.
Dessy berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap produk-produk lokal hasil karya pelaku UMKM Kota Pangkalpinang. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mengutamakan penggunaan produk dalam negeri, khususnya produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha lokal.
Menurutnya, setiap pembelian produk UMKM memiliki dampak besar terhadap keberlangsungan usaha masyarakat. Dengan membeli produk lokal, masyarakat turut membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Ia pun mengimbau masyarakat agar memanfaatkan momentum bazar dengan mengunjungi setiap stan, mengenal berbagai produk unggulan, hingga membeli hasil karya para pelaku UMKM yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.
“Semoga produk-produk UMKM semakin dikenal, usahanya semakin maju, masyarakat ikut terbantu, dan Kota Pangkalpinang tetap aman serta kondusif,” ucap Dessy.
Usai membuka kegiatan secara resmi, Wakil Wali Kota Pangkalpinang bersama unsur Forkopimda, kepala OPD, dan tamu undangan melakukan peninjauan ke seluruh stan peserta bazar. Mereka menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pelaku usaha sekaligus melihat berbagai produk unggulan yang dipamerkan.
Beragam produk ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari makanan dan minuman olahan khas Bangka Belitung, aneka kue tradisional, kerajinan tangan, fesyen, produk kriya, hingga berbagai hasil kreativitas masyarakat yang memiliki nilai jual dan daya saing.
Suasana bazar berlangsung meriah dengan tingginya antusiasme masyarakat yang datang untuk berbelanja sekaligus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM. Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan daya saing UMKM, serta menjadikan produk lokal sebagai kebanggaan masyarakat Kota Pangkalpinang. (Abdul Hamid/KBO Babel)











