Cegah Timah Ilegal Kabur Lewat Jalur Laut, Polairud Babel Intensifkan Pemeriksaan di 3 Pelabuhan

Polairud Babel Intensifkan Patroli Pesisir dan Pemeriksaan Pelabuhan, Bidik Penyelundupan Timah

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Satpolairud Polres jajaran memperketat pengawasan di sejumlah pelabuhan penyeberangan sebagai langkah mengantisipasi penyelundupan timah ilegal melalui jalur laut. Sabtu (15/8/2026)

Pengetatan pengawasan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung terkait penguatan tata niaga komoditas timah di wilayah Babel. Aparat kepolisian meningkatkan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun barang yang akan dibawa keluar daerah melalui sejumlah pelabuhan utama.

banner 336x280

Tiga pelabuhan penyeberangan menjadi lokasi utama pengawasan, yakni Pelabuhan Pangkalbalam, Pelabuhan Muntok, dan Pelabuhan Tanjung Pandan di Belitung.

Di lokasi tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan menyeberang. Pemeriksaan tidak hanya menyasar kendaraan pribadi, tetapi juga kendaraan angkutan barang yang dinilai berpotensi digunakan untuk membawa komoditas ilegal keluar dari Bangka Belitung.

Petugas memeriksa muatan kendaraan secara teliti untuk memastikan tidak terdapat barang yang melanggar ketentuan. Salah satu fokus utama pemeriksaan adalah komoditas timah yang dibawa tanpa dokumen resmi atau tidak sesuai dengan ketentuan tata niaga yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah jalur transportasi laut dimanfaatkan sebagai sarana pengiriman timah ilegal ke luar wilayah Bangka Belitung.

Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, personel Ditpolairud dan Satpolairud juga meningkatkan kegiatan pengamanan di kawasan pelabuhan. Patroli di wilayah pesisir turut dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya jalur alternatif yang digunakan pelaku untuk menghindari pemeriksaan di pelabuhan resmi.

Direktur Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Rudi Saeful Hadi mengatakan, peningkatan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari implementasi arahan Kapolda Babel dalam memastikan tata niaga timah berjalan sesuai aturan.

“Pemeriksaan ini kita intensifkan di tiga pelabuhan penyeberangan utama untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyelundupan timah ilegal ke luar daerah. Kami bekerja sama dengan otoritas pelabuhan dan stakeholder terkait untuk memastikan tidak ada barang ilegal yang lolos,” ujar Rudi, Rabu (12/8/2026).

Menurut Rudi, pengawasan terhadap aktivitas pengiriman barang melalui jalur laut membutuhkan kerja sama lintas instansi. Karena itu, Ditpolairud Polda Babel terus membangun sinergi dengan Satpolairud Polres jajaran, otoritas pelabuhan, serta pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi tersebut diperlukan untuk memperkuat pengawasan terhadap arus barang dan kendaraan yang keluar maupun masuk wilayah Bangka Belitung.

Pengawasan tidak hanya difokuskan pada titik-titik pemeriksaan resmi. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan pelaku memanfaatkan jalur laut lainnya yang tidak melalui pelabuhan penyeberangan.

Patroli pesisir menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi pola tersebut. Personel dikerahkan untuk memantau aktivitas di kawasan pesisir sekaligus mendeteksi potensi pergerakan barang ilegal.

Rudi menegaskan pengawasan secara berlapis diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan timah ilegal. Dengan pemeriksaan di pelabuhan dan patroli di wilayah pesisir, polisi berupaya menutup berbagai celah yang dapat dimanfaatkan untuk mengeluarkan timah tanpa dokumen resmi.

Pengetatan pengawasan tersebut juga diharapkan memberikan efek jera bagi pihak yang mencoba memanfaatkan jalur transportasi laut untuk kegiatan ilegal.

Selain aspek penegakan hukum, langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas tata niaga timah di Bangka Belitung. Pengawasan yang konsisten dinilai penting agar perdagangan komoditas timah berlangsung sesuai ketentuan dan tidak merugikan negara maupun masyarakat.

Kehadiran personel gabungan di pelabuhan juga diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna jasa penyeberangan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memastikan aktivitas transportasi laut berjalan tertib.

Polda Babel memastikan pengawasan terhadap jalur laut akan terus dilakukan, terutama pada titik-titik yang menjadi jalur keluar-masuk kendaraan dan barang dari wilayah kepulauan tersebut.

Dengan memperkuat pemeriksaan kendaraan, meningkatkan patroli pesisir, serta membangun koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait, aparat berharap potensi penyelundupan timah ilegal dapat dicegah sejak dari pintu keluar daerah.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung penataan tata niaga timah di Bangka Belitung agar berjalan secara legal, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (Sumber : Trasberita.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *