Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Negara Kalah dari Mafia Tambang? 80 PIP Ilegal Beroperasi di Eks Kobatin, Aparat Bungkam  

Negara Kalah dari Mafia Tambang? 80 PIP Ilegal Beroperasi di Eks Kobatin, Aparat Bungkam  

  • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Bangka Belitung) — Dugaan kuat bahwa negara kalah dari mafia tambang timah di Bangka Belitung tampaknya bukan isapan jempol belaka. Terpantau oleh jejaring jurnalis Babel pada Minggu (6/7/2025), aktivitas perakitan dan operasional Ponton Isap Produksi (PIP) jenis Ti Tower/Gerbok justru kian masif. Bukannya berkurang, jumlah ponton yang beroperasi di konsesi milik PT Timah (eks PT Kobatin) di Kolong Marbuk, Kenari, dan Pungguk kini sudah menembus angka lebih dari 80 unit, dan berlangsung tanpa henti hampir tiga pekan terakhir. Senin (8/7/2025).

Ironisnya, hingga Senin (7/7/2025), tidak ada satu pun tindakan tegas dari aparat penegak hukum, khususnya Polres Bangka Tengah yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga supremasi hukum.

Padahal, informasi mengenai pihak-pihak yang mengoordinir tambang ilegal ini bukan lagi rahasia — lima kelompok tambang ilegal diketahui aktif dan bahkan secara terang-terangan mengibarkan bendera identitas kelompok mereka masing-masing di atas ponton.

Berikut peta lima kubu tambang ilegal di kawasan tersebut:

  • Kubu 1: Dikoordinir Iswandi dan Yandi, mengibarkan bendera Merah Putih. Pasir timah dijual ke PT MSP.
  • Kubu 2: Rekky dan Edi Gun (Nibung), berkolaborasi dengan Agus dan Dafit (oknum TNI AD), menggunakan bendera Hijau Putih, mengaku menjual ke PT Timah.
  • Kubu 3: Marwan Aseng dan Capuy menggunakan ponton berbendera Putih dengan nomor, menjual ke cukong Abas Lubuk.
  • Kubu 4: Lukman cs, mengibarkan bendera Argentina (putih-biru muda), juga menjual ke Abas.
  • Kubu 5: Dikoordinir Pendi Abox, Sarikuk, dan Wewen, menjual hasil tambang ke Akbar Botak dari Toboali.

Kegiatan ini berlangsung terbuka, nyaris tanpa hambatan. Namun hingga kini, belum satu pun dari kelima kubu tersebut ditindak secara hukum. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Lebih disayangkan lagi, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo belum merespons konfirmasi resmi dari jurnalis terkait aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.

Caption: Terpantau para penambang pasir timah sedang merakit PIP TI Tower di kolong Marbuk Kenari dan Pungguk pada Minggu (6/7/2025)

Padahal, saat momen peringatan HUT Bhayangkari ke-79 lalu, publik sempat menyuarakan harapan besar agar Polri tampil tegas dalam memberantas penjarahan sumber daya alam oleh cukong tambang.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada langkah konkret dari kepolisian. Penegakan hukum seolah lumpuh, menimbulkan dugaan bahwa aparatur penegak hukum (APH) di Bangka Belitung telah terkontaminasi oleh jaringan mafia tambang timah yang disebut-sebut sudah “terkondisikan”.

Situasi ini menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat yang selama ini berharap agar aparat bisa menjadi garda pelindung terakhir dari kerakusan para cukong tambang.

“Ini bukan sekadar tambang ilegal, ini pengkhianatan terhadap negara. Kalau aparat tidak bisa bertindak, artinya mereka bukan bagian dari solusi, tapi bagian dari masalah,” ujar seorang tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tanpa keberanian aparat untuk menegakkan hukum secara independen, penambangan ilegal akan terus menggila, sementara negara hanya jadi penonton saat kekayaannya dirampok terang-terangan. (Mung Harsanto/KBO Babel)

  • Penulis: kbobabelgroup@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berakhirnya Visa Furoda, Dimulailah Era Aturan Ketat Umrah

    Berakhirnya Visa Furoda, Dimulailah Era Aturan Ketat Umrah

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Pemerintah Arab Saudi secara resmi memutuskan untuk tidak mengeluarkan visa furoda untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2025. Keputusan ini membawa dampak signifikan bagi calon jemaah haji dan penyelenggara perjalanan. Hal tersebut dikonfirmasi oleh DPP AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) setelah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lembaga terkait, […]

  • Warga Sempan Protes! PT Timah Dituding Pilih Kasih Soal Tambang Kepala Burung

    Warga Sempan Protes! PT Timah Dituding Pilih Kasih Soal Tambang Kepala Burung

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) – Ratusan warga dari Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, menggelar aksi unjuk rasa di kawasan tambang Kepala Burung, wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, pada Sabtu (11/10/2025) pagi. Warga menuntut agar diberikan izin menambang pasir timah di wilayah yang mereka klaim masuk dalam area administrasi Desa Sempan dan Bukit […]

  • Babel Unggul di Bidang Kesehatan, Pemprov Raih Penghargaan Terbaik I Tingkat Sumatra

    Babel Unggul di Bidang Kesehatan, Pemprov Raih Penghargaan Terbaik I Tingkat Sumatra

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BATAM) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) kembali mencatatkan prestasi di tingkat regional Sumatra. Di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani, Pemprov Babel meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Wilayah Sumatra Tahun 2026 sebagai Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan tingkat provinsi. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Apresiasi kepada Pemerintah Daerah […]

  • Bareskrim Sisir Kediaman Asui di Keposang, Pemilik Rumah Misterius Menghilang

    Bareskrim Sisir Kediaman Asui di Keposang, Pemilik Rumah Misterius Menghilang

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) — Pengusaha timah berinisial AS alias Asui menjadi sorotan setelah tidak berada di kediamannya saat tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polrimelakukan penggeledahan di rumahnya di Desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (22/02/2026). Penggeledahan tersebut terkait pengembangan kasus dugaan penyelundupan pasir timah lintas negara. Senin (23/2/2026) Operasi yang […]

  • PT TIMAH Hidupkan UMKM, Gedung Majapahit Jadi Daya Tarik Baru Pelaku Usaha

    PT TIMAH Hidupkan UMKM, Gedung Majapahit Jadi Daya Tarik Baru Pelaku Usaha

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali terlihat melalui pemanfaatan Wisma Majapahit di Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Rabu (6/5/2026) Setiap kali digelar kegiatan yang menghadirkan banyak pengunjung, kawasan Wisma Majapahit yang merupakan aset PT TIMAH kerap menjadi ruang produktif bagi para […]

  • Komisi III DPR Terkejut Kejagung Teken MoU Penyadapan dengan Operator Seluler

    Komisi III DPR Terkejut Kejagung Teken MoU Penyadapan dengan Operator Seluler

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Kejaksaan Agung (Kejagung) menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama penyadapan dengan operator jaringan seluler. Langkah ini mengejutkan Anggota Komisi III DPR RI M Nasir Djamil yang berharap segera digelar rapat kerja untuk membahas hal tersebut. Senin (30/6/2025) Nasir Djamil menyatakan keterkejutannya setelah mendengar informasi mengenai MoU tersebut. Ia mengaku belum melihat […]

expand_less