Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Audiensi Panas di DPRD: Warga Tuntut Tambak Udang Ditutup Jika Rugikan Masyarakat

Audiensi Panas di DPRD: Warga Tuntut Tambak Udang Ditutup Jika Rugikan Masyarakat

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Konflik antara masyarakat dan perusahaan tambak udang di Bangka Tengah kembali mencuat. Perwakilan warga dari tiga desa, yakni Kurau, Penyak, dan Guntung, mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Tengah, Senin (15/9/2025) sore, untuk mengadukan dampak negatif dari aktivitas tambak udang yang beroperasi di wilayah mereka. Selasa (16/9/2025)

Dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat DPRD, masyarakat didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Milenial Bangka Tengah Keadilan. Mereka menyuarakan keresahan akibat pencemaran lingkungan, bau menyengat, hingga dugaan polusi pada sumber air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan warga.

Limbah dan Bau Menyengat

Sejumlah perwakilan warga menyampaikan keluhan mereka secara terbuka di hadapan pimpinan DPRD. Menurut warga, tambak udang yang beroperasi di wilayah mereka tidak memberikan manfaat berarti, bahkan justru membawa masalah baru.

“Air sumur yang dulu jernih, sekarang sering keruh dan berbau. Kami khawatir ini berdampak pada kesehatan keluarga kami,” ujar salah seorang warga Desa Kurau.

Selain pencemaran air, bau menyengat dari limbah tambak juga mengganggu kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Kondisi ini membuat masyarakat merasa dirugikan, terlebih karena kontribusi ekonomi dari tambak udang dianggap tidak sebanding dengan dampak yang mereka rasakan.

Tuntutan Warga Melalui LBH

Dalam pertemuan tersebut, Ketua LBH Milenial Bangka Tengah Keadilan, Dairi atau akrab disapa Dodoi, menyampaikan empat poin utama tuntutan masyarakat kepada DPRD.

Pertama, warga mempertanyakan kejelasan legalitas perizinan tambak udang. Mereka mendesak DPRD menelusuri apakah perusahaan sudah mengantongi izin yang sesuai prosedur.

Kedua, kontribusi perusahaan kepada masyarakat sekitar. Menurut warga, kehadiran investasi seharusnya memberi dampak positif melalui penyerapan tenaga kerja, program sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.

Ketiga, persoalan pengelolaan limbah. Dugaan pencemaran lingkungan menjadi fokus utama, karena warga menilai sistem pengolahan limbah perusahaan belum sesuai standar.

Keempat, penutupan tambak jika tidak terbukti memberi manfaat.

“Kalau memang tidak ada kontribusi bagi masyarakat, lebih baik ditutup saja. Tujuan investasi itu kan untuk kebermanfaatan bersama. Kalau justru merugikan, untuk apa dilanjutkan,” tegas Dodoi.

Respons DPRD Bangka Tengah

Menanggapi keluhan warga, Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti aduan tersebut. Menurutnya, DPRD pada dasarnya menyambut baik investasi yang masuk, namun investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kami tentu senang jika ada investor yang masuk ke Bangka Tengah, apalagi bisa menyerap tenaga kerja. Tetapi investasi tidak boleh menimbulkan masalah baru. Kami akan pelajari semua aspek, mulai dari izin, pengelolaan limbah, hingga kontribusinya bagi daerah,” ujar Batianus.

Ia menambahkan, DPRD akan melibatkan sejumlah komisi untuk mengkaji persoalan ini.

“Besok kami akan berkoordinasi internal, setelah itu kami akan turun langsung ke lapangan melihat kondisi di tiga desa tersebut,” katanya.

Polemik Bertahun-Tahun

Dodoi menuturkan, persoalan tambak udang di Bangka Tengah bukanlah hal baru. Sejak awal keberadaannya, masyarakat sudah menaruh curiga terhadap dampak yang ditimbulkan. Namun, warga memilih menunggu dengan harapan perusahaan dapat menunjukkan itikad baik.

“Kami diam bukan berarti tidak tahu. Kami ingin melihat apakah tambak ini bisa memberi manfaat. Tapi kenyataannya, sampai sekarang masyarakat tetap dirugikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesabaran masyarakat kini sudah habis. Jika aspirasi tidak ditindaklanjuti, tidak menutup kemungkinan akan muncul aksi yang lebih besar.

Investasi vs Lingkungan

Kasus ini mencerminkan dilema klasik antara investasi dan kelestarian lingkungan. Tambak udang dikenal sebagai usaha yang menjanjikan keuntungan tinggi, baik untuk pasar domestik maupun ekspor. Namun, tanpa pengelolaan limbah yang memadai, dampak negatifnya bisa merusak ekosistem, mencemari sumber air, dan memicu konflik sosial.

DPRD Bangka Tengah menegaskan akan melakukan langkah konkret. Selain meninjau dokumen perizinan, tim gabungan juga akan melakukan inspeksi lapangan. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi administratif hingga penghentian operasional sementara bisa direkomendasikan.

“Kami tidak ingin investasi yang justru merugikan rakyat. Semua laporan akan kami verifikasi di lapangan. Jika terbukti ada pelanggaran, tentu ada konsekuensinya,” tegas Batianus.

Harapan Masyarakat

Meski kecewa, warga tiga desa tetap membuka ruang dialog. Mereka menekankan pentingnya investasi yang adil dan berkelanjutan.

“Kalau perusahaan mau memperbaiki limbah, meningkatkan kontribusi sosial, silakan jalan. Tapi kalau tetap seperti sekarang, lebih baik ditutup,” ujar tokoh masyarakat Desa Penyak.

Audiensi ini menjadi momentum penting bagi DPRD untuk menunjukkan keberpihakan terhadap rakyat. Masyarakat kini menunggu bukti nyata, apakah keluhan mereka hanya berhenti di ruang rapat, atau benar-benar menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.

“Bagi kami, ini bukan sekadar soal bau dan limbah. Ini tentang masa depan desa kami. Kami tidak ingin meninggalkan warisan lingkungan yang rusak untuk anak cucu,” pungkas Dodoi. (Sumber : Bangkapos, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KANVAS KEPEMIMPINAN: LUKISAN TANPA PENGHAPUS

    KANVAS KEPEMIMPINAN: LUKISAN TANPA PENGHAPUS

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM – Kepemimpinan adalah seni melukis di atas kanvas sejarah. Setiap kebijakan meninggalkan jejak abadi apakah menjadi mahakarya kebajikan atau coretan pencitraan, tergantung pada tinta nurani sang pemimpin. Setiap pemimpin lahir dari janji, bukan hanya janji kepada rakyat, tetapi juga janji kepada dirinya sendiri. Namun banyak yang lupa, bahwa kekuasaan bukan sekadar panggung untuk […]

  • PT TIMAH Lanjutkan Pembaruan RIPPM, Program TJSL Terus Diperkuat di Meranti

    PT TIMAH Lanjutkan Pembaruan RIPPM, Program TJSL Terus Diperkuat di Meranti

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KEPULAUAN MERANTI) – Upaya mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional terus diperkuat PT TIMAH (Persero) Tbk. Salah satunya melalui penyusunan dan pembaruan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan perwakilan pemerintah desa, Selasa (1/9/2026). Pembahasan RIPPM ini menjadi bagian dari langkah PT TIMAH […]

  • Porprov Babel 2026 Digelar di Pangkalpinang, Pemkot Matangkan Persiapan Fasilitas dan Anggaran

    Porprov Babel 2026 Digelar di Pangkalpinang, Pemkot Matangkan Persiapan Fasilitas dan Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kota Pangkalpinang resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026. Penunjukan ini disambut positif oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang yang berkomitmen memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut. Sabtu (11/10/2025) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pangkalpinang, Akhmad […]

  • Roy Suryo Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Respons Santai: “Saya Senyum Saja”

    Roy Suryo Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Respons Santai: “Saya Senyum Saja”

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA ) — Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, memberikan tanggapan santai setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran informasi palsu terkait ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penetapan status tersangka ini diumumkan oleh Polda Metro Jaya pada Jumat (7/11/2025). Roy Suryo yang ditemui awak media di kawasan Bareskrim Polri, […]

  • Ketika Rompi Oranye Mengguncang Hati Profesi

    Ketika Rompi Oranye Mengguncang Hati Profesi

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jaktim) – Hari ini saya menerima sebuah kabar yang membuat hati saya serasa diremas perlahan. Seorang dokter spesialis anak, sebut saja dr. R, dikenakan rompi oranye, rompi tahanan polisi. Ia digiring ke kejaksaan untuk diproses sebagai tersangka, dituduh melakukan malpraktik. Sebuah gambar yang terasa asing, ganjil, dan tidak seharusnya menjadi bagian dari dunia […]

  • Densus 88 Amankan 11 Tersangka Terorisme, Ada Dugaan Pelatihan hingga Rekrutmen via Media Sosial

    Densus 88 Amankan 11 Tersangka Terorisme, Ada Dugaan Pelatihan hingga Rekrutmen via Media Sosial

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi pada Jumat, 2 Oktober 2026. Penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi aksi terorisme di Indonesia. Senin (5/10/2026) Juru Bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Mayndra Eka […]

expand_less