Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Adelia Saragih Tegaskan Kasus dengan Hellyana Murni Pribadi, Tak Ada Unsur Politik

Adelia Saragih Tegaskan Kasus dengan Hellyana Murni Pribadi, Tak Ada Unsur Politik

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kasus dugaan utang-piutang antara Adelia Saragih dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, kembali mengemuka. Isu ini mencuat setelah beredar video wawancara Hellyana bersama Andi Kusuma yang menyinggung persoalan pribadi keduanya. Rabu (12/11/2025).

Potongan video itu langsung menuai reaksi publik dan memunculkan berbagai tafsir bernuansa politik di media sosial.

Namun Adelia memilih untuk meluruskan. Dalam klarifikasi yang disampaikan pada Selasa (11/11/2025), ia menegaskan bahwa laporan hukumnya terhadap Hellyana sama sekali tidak berkaitan dengan jabatan sang pejabat sebagai Wakil Gubernur. Ia menolak keras narasi bahwa laporannya berbau politik.

“Kasus ini murni persoalan pribadi saya dengan Ibu Hellyana. Ini tentang utang sebelum beliau menjabat sebagai Wakil Gubernur. Jadi jangan dibawa ke ranah politik,” ujar Adelia tegas.

Adelia mengaku kecewa dengan munculnya narasi liar yang menyebar cepat di media sosial.

Ia menilai, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mempolitisasi kasus ini untuk menggiring opini publik agar seolah-olah dirinya memiliki motif politik.

“Saya merasa dizalimi. Ibu Wagub pernah bilang mau melapor balik, tapi sampai sekarang tidak ada itikad baik. Saya tetap lanjutkan proses hukum karena saya hanya ingin keadilan ditegakkan,” lanjutnya.

Dalam keterangannya, Adelia juga meminta publik tidak menyeret nama pejabat atau pihak lain yang tidak terlibat.

Ia menegaskan, kasus ini murni urusan pribadi antara dirinya dan Hellyana.

“Tidak ada urusannya dengan Pak Gubernur, Pak Andi Kusuma, atau Pak Batara. Jangan terprovokasi oleh narasi yang memperkeruh suasana. Kasus ini sudah P21, biarlah pengadilan yang memutuskan,” jelas Adelia.

Sementara itu, dalam video yang beredar, Andi Kusuma justru memberikan pembelaan terbuka terhadap Hellyana.

Ia menyinggung sikap Gubernur yang menurutnya kurang responsif dalam menangani persoalan yang terjadi di lingkungan kerjanya.

“Kita ingin jumpa Bapak Gubernur. Malu kalau masalah seperti ini tidak bisa diselesaikan. Apalagi pelapornya ikut beliau sebagai staf. Ini semestinya bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Andi Kusuma dalam video yang kini ramai dibicarakan publik.

Andi menggambarkan Hellyana sebagai sosok religius yang tetap sabar di tengah tekanan publik.

Ia menyebut, Hellyana terus memperkuat diri lewat doa dan ibadah.

“Setiap malam beliau tahajud, salat lima waktu, memohon pertolongan Allah SWT. Saya tetap kawal Ibu Wagub,” tambahnya.

Namun pernyataan Andi justru menjadi bahan perdebatan baru. Publik menilai, pembelaan bernada moral itu malah mempertegas kesan bahwa persoalan pribadi ini telah digiring ke ranah politik dan opini publik.

Sementara itu, penyidik Polda Kepulauan Bangka Belitung memastikan bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21).

Dengan begitu, status Hellyana resmi naik menjadi tersangka. Langkah ini menandai dimulainya babak baru — dari ruang opini menuju ruang hukum.

Proses pengadilan nantinya akan memeriksa bukti dokumen, saksi, hingga kronologi utang-piutang yang terjadi antara Adelia dan Hellyana.

Semua fakta akan diuji di hadapan majelis hakim, yang akan menentukan siapa yang harus bertanggung jawab.

Kasus ini mendapat perhatian luas bukan hanya karena melibatkan pejabat tinggi daerah, tetapi juga karena menggambarkan bagaimana batas antara urusan pribadi dan jabatan publik bisa kabur di mata masyarakat. Di era digital, di mana opini netizen kerap lebih cepat dari fakta hukum, setiap pernyataan publik bisa menjadi bahan bakar baru dalam perdebatan.

Adelia menegaskan, dirinya tidak gentar menghadapi tekanan publik maupun komentar yang menyudutkan. Ia memilih menyerahkan segalanya pada proses hukum.

“Saya tidak ingin menciptakan kegaduhan. Saya hanya ingin hak saya dikembalikan. Biar pengadilan yang menentukan,” tutup Adelia.

Kini, semua mata tertuju pada proses persidangan yang akan datang. Kasus ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum untuk membuktikan komitmen pada asas keadilan dan transparansi.

Di tengah riuhnya opini publik, hanya pengadilan yang akan berbicara atas dasar fakta, bukan persepsi. (KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Jemaah Haji di Jabal Magnet, Kemenlu Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

    Kecelakaan Jemaah Haji di Jabal Magnet, Kemenlu Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Calon jemaah haji asal Indonesia mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengikuti kegiatan wisata religi atau city tour ke kawasan Jabal Magnet, Arab Saudi, Selasa (28/4/2026). Insiden tersebut mengakibatkan 10 orang mengalami luka-luka, namun dipastikan tidak ada korban jiwa. Rabu (29/4/2026) Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri […]

  • PT TIMAH Tbk Hadirkan Layanan Informasi dan Aspirasi, Permudah Masyarakat Sampaikan Masukan

    PT TIMAH Tbk Hadirkan Layanan Informasi dan Aspirasi, Permudah Masyarakat Sampaikan Masukan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH Tbk terus berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui peluncuran Layanan Informasi dan Aspirasi, yang kini dapat diakses secara mudah oleh publik. Langkah ini menjadi komitmen perusahaan dalam mewujudkan keterbukaan dan transparansi dalam menjalankan proses bisnisnya. Kamis (6/11/2025) Melalui layanan ini, masyarakat dapat menyampaikan informasi, saran, aspirasi, hingga laporan terkait […]

  • RDP Bahas Pemotongan TPP, BPKAD Sebut Bisa Hemat Rp42 Miliar

    RDP Bahas Pemotongan TPP, BPKAD Sebut Bisa Hemat Rp42 Miliar

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BELITUNG) – Rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangka Barat kembali mencuat dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Bangka Barat dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Senin (8/9/2025) malam. Selasa (9/9/2025) Rapat yang digelar secara tertutup tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD […]

  • Buronan Pencurian Besi 800 Kg Akhirnya Ditangkap, Junaidi Segera Dieksekusi ke Rutan Bukit Semut

    Buronan Pencurian Besi 800 Kg Akhirnya Ditangkap, Junaidi Segera Dieksekusi ke Rutan Bukit Semut

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) — Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung kembali menunjukkan taringnya. Seorang terpidana yang telah lama masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Bangka, Junaidi alias Rahmat bin Pajua, akhirnya berhasil diamankan pada Senin (1/12/2025) sekira pukul 00.15 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah kontrakan di kawasan Kubur Pasang, Lingkungan Sri […]

  • Merugi Bertahun-tahun, PT BBBS Tak Dapat Suntikan Modal APBD dari Pemprov Babel

    Merugi Bertahun-tahun, PT BBBS Tak Dapat Suntikan Modal APBD dari Pemprov Babel

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka Belitung) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan tidak akan melakukan penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (PT BBBS) pada tahun anggaran 2026. Keputusan ini diambil menyusul kondisi keuangan perusahaan daerah tersebut yang dinilai belum sehat, serta catatan kerugian yang terjadi hampir sepanjang masa operasionalnya. […]

  • Bocor 100 Ton Timah per Pekan, Satgas dan Bakamla Babel Perangi Kolektor Ilegal

    Bocor 100 Ton Timah per Pekan, Satgas dan Bakamla Babel Perangi Kolektor Ilegal

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) – Potensi kebocoran timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data intelijen maritim, sedikitnya 100 ton timah diperkirakan bocor setiap pekan dari sejumlah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) milik PT Timah Tbk. Temuan itu menguatkan dugaan masuknya timah ke jalur perdagangan ilegal melalui jaringan kolektor yang kini menjadi target […]

expand_less