Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Akhir Pelarian Dewi Astutik: Kolaborasi Indonesia–Kamboja Bongkar Jaringan Narkotika Golden Triangle

Akhir Pelarian Dewi Astutik: Kolaborasi Indonesia–Kamboja Bongkar Jaringan Narkotika Golden Triangle

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil menuntaskan salah satu pengejaran terbesar tahun ini dengan menangkap buronan kelas kakap PA alias Dewi Astutik di Kamboja. Penangkapan ini menjadi babak baru dalam pemberantasan jaringan narkotika internasional yang selama ini beroperasi lintas negara dan dikenal memiliki struktur rapi serta perlindungan kuat. Rabu (3/12/2025)

Dewi Astutik merupakan salah satu tokoh sentral dalam kasus penyelundupan 2 ton sabu yang berhasil diungkap pada Mei 2025. Nilai barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp 5 triliun, menjadikannya salah satu kasus narkotika terbesar dalam sejarah Indonesia.


Informasi Intelijen Menentukan Arah Operasi

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa operasi penangkapan dimulai setelah BNN menerima informasi penting terkait keberadaan Dewi Astutik pada 17 November 2025. Intelijen Indonesia melacak pergerakan target dan mendeteksi bahwa buronan tersebut berada di Phnom Penh, Kamboja.

“Begitu informasi intelijen masuk, kami langsung bergerak karena setiap jam menentukan posisi target,” ujar Suyudi.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh Kedeputian Berantas serta Kedeputian Hukum dan Kerja Sama. Koordinasi awal disusun cepat karena target diketahui berpindah-pindah lokasi dan memiliki jaringan pelindung yang kuat.


Tim Diberangkatkan ke Kamboja

BNN menerbitkan surat perintah pemberangkatan pada 25 November 2025. Selang lima hari kemudian, 30 November 2025, tim BNN tiba di Phnom Penh dan langsung melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak:

  • Kepolisian Kamboja

  • BAIS TNI perwakilan Kamboja

  • Interpol Polri

  • KBRI Phnom Penh

  • Bea Cukai

  • Otoritas penegakan hukum lokal lainnya

Suyudi menegaskan bahwa operasi ini tidak mungkin berhasil tanpa kolaborasi lintas negara.

“Ini bukan operasi satu lembaga. Semua instansi, baik Indonesia maupun Kamboja, terlibat sejak awal sampai proses eksekusi,” tegasnya.

Penangkapan Dewi Astutik mengacu pada Red Notice Interpol nomor A-3536/3-2025 serta surat DPO BNN RI Nomor 31/INTER/D/X/2024.


Puncak Operasi di Sihanoukville

Puncak dari operasi tersebut terjadi pada Senin, 1 Desember 2025, sekitar pukul 13.39 waktu setempat. Tim gabungan mendeteksi target berada di lobi sebuah hotel di wilayah Sihanoukville, salah satu kota yang dikenal sebagai pusat aktivitas jaringan kriminal internasional.

Dewi Astutik terlihat menaiki mobil Toyota Prius putih bersama seorang pria. Tim Indonesia–Kamboja langsung bergerak melakukan pembuntutan dan penyergapan terukur.

“Begitu visual identitas cocok, tim langsung mengamankan target tanpa memberi ruang untuk melarikan diri,” kata Suyudi menggambarkan detik-detik penangkapan.

Setelah kendaraan dihentikan, petugas memastikan identitas Dewi Astutik melalui verifikasi biometrik dan dokumen pendukung. Tidak terdapat perlawanan berarti, namun kehati-hatian tetap dijaga mengingat jaringan tersebut dikenal memiliki pengamanan yang rapi.


Peran Sentral Dewi Astutik dalam Jaringan Golden Triangle

Dewi Astutik diduga merupakan salah satu aktor besar di balik penyelundupan 2 ton sabu yang berhasil digagalkan sebelumnya. Analisis BNN menunjukkan bahwa Dewi bekerja bersama sosok lainnya yaitu Fredy Pratama, yang juga dikenal sebagai pemain besar dalam jaringan narkotika Asia.

Keduanya disebut mendominasi jalur distribusi dari kawasan Golden Triangle, salah satu pusat produksi narkotika terbesar dunia.

Selain itu, Dewi juga dikenal sebagai rekruter utama untuk jaringan perdagangan narkotika lintas Asia–Afrika. Ia bahkan masuk dalam daftar buronan Korea Selatan, sehingga penangkapannya memiliki dampak internasional yang signifikan.

Suyudi menegaskan bahwa ancaman jaringan ini sangat besar.

“Jaringan yang melibatkan target ini tidak mengenal batas negara. Karena itu, kolaborasi internasional adalah satu-satunya cara untuk memutus rantainya,” katanya.


Kasus 2 Ton Sabu dan Ancaman Terhadap Jutaan Jiwa

Kasus penyelundupan yang terkait Dewi Astutik memiliki dampak masif. Berdasarkan estimasi BNN, 2 ton sabu yang berhasil diamankan pada Mei 2025 berpotensi meracuni sekitar 8 juta jiwa apabila lolos ke pasaran.

Keberhasilan menangkap Dewi Astutik diharapkan membuka jalan untuk membongkar struktur jaringan yang lebih besar dan membawa aktor lainnya ke meja hukum.

Pasca-penangkapan, BNN tengah memproses ekstradisi Dewi Astutik ke Indonesia untuk menjalani pemeriksaan dan pengadilan sesuai ketentuan hukum nasional.

Operasi lintas negara ini menjadi bukti bahwa Indonesia tidak tinggal diam dalam memburu pelaku kejahatan narkotika, terutama mereka yang bermain di tingkat internasional dan membahayakan generasi bangsa. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT TIMAH Bersama Warga Desa Permis Gelar Turnamen Voli dan Jalan Santai

    PT TIMAH Bersama Warga Desa Permis Gelar Turnamen Voli dan Jalan Santai

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) – PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat hubungan sosial dngan masyarakat melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kali ini, PT TIMAH mendukung pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Desa Permis, Kabupaten Bangka Selatan. Jumat (15/5/2026) Dukungan PT TIMAH dalam kegiatan ini menjadi bentuk sinergi perusahaan dengan pemerintah desa dan masyarakat […]

  • Karsono Klaim Tak Bersalah Usai Diamankan TNI AL, Kasus Kabel Laut Belitung Jadi Sorotan

    Karsono Klaim Tak Bersalah Usai Diamankan TNI AL, Kasus Kabel Laut Belitung Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BELITUNG) – Kasus dugaan pencurian kabel laut di perairan Belitung yang menyeret nama seorang pria bernama Karsono menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, setelah sempat diamankan oleh TNI Angkatan Laut (TNI AL), Karsono dikabarkan dibebaskan meski disebut-sebut terlibat langsung dalam aktivitas pemotongan kabel bawah laut—aset vital yang menjadi bagian penting infrastruktur […]

  • Perjalanan Panjang PT TIMAH Tbk: Penopang Provinsi Babel dari Masa Silam hingga Masa Depan

    Perjalanan Panjang PT TIMAH Tbk: Penopang Provinsi Babel dari Masa Silam hingga Masa Depan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Sejarah berdirinya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang industri timah. Di balik dinamika sosial, ekonomi, hingga transformasi tata kelola daerah, PT TIMAH Tbk menjadi institusi yang tidak hanya membentuk struktur ekonomi masyarakat, tetapi juga mempengaruhi arah pembangunan provinsi ke-31 Indonesia itu. Selama puluhan tahun, perusahaan ini telah […]

  • Resmi Jadi Tersangka, Febrie Adriansyah Langsung Ditahan Penyidik Kejagung

    Resmi Jadi Tersangka, Febrie Adriansyah Langsung Ditahan Penyidik Kejagung

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Agung setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sabtu (25/7/2026) Penahanan terhadap Febrie dilakukan pada Jumat (24/7/2026) setelah dirinya menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta […]

  • Pemerintah Akan Kembali Berlakukan Diskon Listrik 50 Persen Mulai 5 Juni 2025

    Pemerintah Akan Kembali Berlakukan Diskon Listrik 50 Persen Mulai 5 Juni 2025

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Mulai 5 Juni 2025, pemerintah akan kembali memberlakukan diskon tarif listrik sebesar 50 persen. Kebijakan ini menjadi bagian dari enam insentif fiskal yang dirancang untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua tahun ini. Sabtu (24/5/2025) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa diskon listrik kali […]

  • Lolos Tahapan Seleksi, Keyla Optimistis Raih Mimpi di Pemali Boarding School PT TIMAH

    Lolos Tahapan Seleksi, Keyla Optimistis Raih Mimpi di Pemali Boarding School PT TIMAH

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) – Proses seleksi Program Pemali Boarding School PT TIMAH (Peresero) Tbk Tahun Ajaran 2026/2027 masih terus berlanjut. Saat ini, tim seleksi memasuki tahap survei dan verifikasi lapangan dengan mengunjungi langsung para calon peserta di berbagai wilayah operasional. Jumat (24/4/2026) Pada tahun ini, sebanyak 194 pelajar yang mendaftar dalam program Pemali Boarding […]

expand_less