KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Aktor Ammar Zoni kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah surat tulisan tangannya dibacakan oleh sang pengacara, Jon Mathias. Dalam surat itu, bintang sinetron 7 Manusia Harimau tersebut menegaskan bahwa dirinya bukanlah bandar maupun pengedar narkoba, seperti yang ramai diberitakan belakangan ini. Jumat (17/10/2025)
Jon Mathias menyampaikan surat tersebut usai menjenguk Ammar di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, pada Rabu (15/10). Dalam kunjungan itu, Ammar terlihat tenang dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan yang dijadwalkan pada hari berikutnya.
“Saya datang kemarin untuk menjenguk Ammar dan berbincang santai. Saat itu dia memberikan surat tulisan tangan kepada saya. Surat ini berisi klarifikasi dan penjelasan dari dirinya sendiri,” ujar Jon Mathias kepada awak media, Kamis (16/10).
Dalam surat yang ditulis langsung oleh Ammar Zoni, ia menyampaikan penegasan bahwa dirinya bukan bagian dari jaringan pengedar narkoba. Ia juga mengaku selama ini hanya berupaya menjalani masa pembinaan agar bisa segera pulang dan memperbaiki diri.
“Bersama surat ini saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak seperti yang dituduhkan oleh media. Saya ingin semua orang tahu bahwa saya bukanlah seorang bandar, saya bukan pengedar. Saya hanya seorang publik figur yang sedang dalam masa pembinaan agar dapat segera pulang,” tulis Ammar dalam suratnya yang dibacakan oleh Jon Mathias.
Ammar mengakui bahwa tidak mudah bagi publik untuk kembali mempercayainya setelah beberapa kali tersandung kasus narkoba. Namun, ia tetap optimistis bahwa kebenaran akan terungkap melalui proses hukum yang sedang dijalaninya.
“Saya percaya kebenaran pasti terungkap lewat kuasa hukum saya, Om Jon Mathias,” tulis Ammar dalam surat tersebut.
Selain membantah tuduhan, Ammar juga menggunakan kesempatan itu untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar dan publik yang terus mendoakan serta mendukungnya di tengah masa sulit. Ia mengaku kekuatan dan semangatnya selama ini tak lepas dari doa para pendukung dan orang-orang terdekat yang selalu menyertainya.
“Terima kasih buat semua yang berjuang mendoakan saya, terutama dokter K (Kamelia), sampai kebenaran nanti terungkap,” ungkap Ammar dalam penutup suratnya.
Jon Mathias menegaskan bahwa surat tulisan tangan itu adalah bentuk spontanitas dan ketulusan dari kliennya. Menurutnya, Ammar ingin publik tahu langsung dari dirinya, bukan dari pemberitaan yang sering kali tidak seimbang.
“Surat ini ditulis langsung oleh Ammar tanpa paksaan. Dia hanya ingin menyampaikan dari hatinya sendiri bahwa dia bukan pengedar. Dia berharap publik tidak menghakimi sebelum proses hukum selesai,” jelas Jon.
Sementara itu, pihak Lapas Cipinang belum memberikan komentar resmi terkait rencana pemindahan Ammar ke Nusakambangan. Namun, kabar yang beredar menyebutkan bahwa pemindahan tersebut merupakan bagian dari penegakan aturan pembinaan terhadap narapidana kasus narkotika.
Kasus Ammar Zoni kembali menyita perhatian publik setelah sebelumnya ia beberapa kali tersandung masalah serupa. Kini, melalui surat tulisan tangan itu, Ammar berharap publik dapat memahami posisinya dan menunggu hasil proses hukum dengan kepala dingin.
(Sumber: Jawapos, Editor: KBO Babel)











