KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Suasana berbeda terjadi di halaman kantor Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Rabu (1/4/2026). Salah satu anggota DPRD dari Pangkalpinang, Asri, menjadi sorotan setelah memilih langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Asri yang baru saja keluar dari gedung kejaksaan tampak berjalan cepat menuju kendaraan pribadinya, sebuah sepeda motor Honda Vario berwarna hitam dengan nomor polisi BN 6372 AD. Tanpa banyak interaksi, ia langsung menyalakan mesin motor dan bersiap meninggalkan lokasi.
Sejumlah wartawan yang sejak pagi menunggu di halaman kantor kejaksaan berusaha menghampiri untuk meminta keterangan terkait pemeriksaan yang dijalaninya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Saat Asri mulai melaju, terdengar beberapa wartawan berteriak, “Pelan-pelan bang!”, berharap ia menghentikan laju kendaraan dan memberikan sedikit waktu untuk wawancara.
Namun, Asri tetap melanjutkan perjalanannya. Ia terlihat mempercepat laju sepeda motor dan meninggalkan lokasi dalam waktu singkat, tanpa memberikan pernyataan apa pun kepada media. Momen tersebut pun sempat menarik perhatian karena berlangsung spontan di tengah aktivitas peliputan.
Diketahui, Asri sebelumnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejari Pangkalpinang terkait dugaan penyimpangan anggaran perjalanan dinas di lingkungan DPRD Pangkalpinang. Ia diperiksa bersama sejumlah anggota dewan lainnya sebagai bagian dari proses klarifikasi yang masih terus berlangsung.
Selain Asri, anggota DPRD lainnya, Ediyansah, juga terlihat keluar dari gedung kejaksaan pada waktu yang hampir bersamaan. Namun berbeda dengan Asri, kepergian Asri yang berlangsung cepat tanpa komentar menjadi perhatian tersendiri di kalangan awak media.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Asri terkait materi pemeriksaan yang dijalaninya. Sikapnya yang memilih langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan pernyataan menambah rasa penasaran publik terhadap perkembangan kasus yang tengah ditangani oleh pihak kejaksaan.
Kasus dugaan penyimpangan anggaran perjalanan dinas DPRD Pangkalpinang sendiri masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik Kejari Pangkalpinang telah memanggil sejumlah anggota dewan secara bertahap untuk dimintai keterangan guna mendalami penggunaan anggaran tersebut.
Peristiwa ini menjadi salah satu dinamika di lapangan yang mewarnai proses pemeriksaan. Di tengah upaya penegakan hukum yang sedang berjalan, publik kini menanti keterbukaan informasi dari pihak-pihak terkait, termasuk para anggota dewan yang telah dimintai klarifikasi.
Sementara itu, pihak Kejari Pangkalpinang belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan terbaru. Proses penyelidikan masih terus berlangsung dengan agenda pemanggilan dan pendalaman keterangan dari berbagai pihak yang dianggap mengetahui alur penggunaan anggaran perjalanan dinas tersebut. (Sumber : Merdeka Today, Editor : KBO Babel)
















