Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Mahalnya B1 KWK Harga Demokrasi di Pangkalpinang: Antara Cuan, Kursi, dan Kepalsuan Politik  

Mahalnya B1 KWK Harga Demokrasi di Pangkalpinang: Antara Cuan, Kursi, dan Kepalsuan Politik  

  • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

Oleh : Adinda Putri Nabiilah SH,.C.IJ.,C.WP

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025 semakin mendekati babak penentuan. Para bakal calon wali kota (cawako) dan wakil wali kota (cawawako) kini saling berpacu bukan hanya dalam adu gagasan atau jejak rekam, tapi juga dalam penggalangan “amunisi” untuk memperebutkan surat sakti: B1 KWK dari partai politik. Surat ini menjadi tiket resmi menuju panggung kontestasi elektoral. Namun sayangnya, proses untuk mendapatkannya bukan lagi semata-mata soal kualitas kepemimpinan, tapi kian terjerumus pada praktik transaksional.

Sinyal ini terlihat jelas. Beberapa bakal calon yang telah mendaftar melalui mekanisme resmi partai justru tereliminasi begitu saja, sementara nama-nama yang bahkan tak muncul dalam radar pendaftaran justru dikabarkan akan mengantongi surat rekomendasi. Fenomena ini menegaskan bahwa politik kita masih dikuasai oleh logika uang, bukan logika akal sehat dan demokrasi.

Partai politik, yang seharusnya menjadi pilar utama demokrasi, justru menjelma sebagai pedagang kursi kekuasaan. Nilai kursi parlemen pun dikabarkan melonjak drastis—dari kisaran Rp500 juta per kursi menjadi dua kali lipatnya. Jika partai mematok 4–5 kursi sebagai syarat minimal untuk mengusung calon kepala daerah, maka bakal calon harus menyediakan tidak kurang dari Rp4–5 miliar hanya untuk biaya awal rekomendasi. Belum termasuk ongkos tempur di masa kampanye yang bisa melambung hingga Rp15 miliar lebih.

Biaya politik yang tak masuk akal ini tidak hanya mencederai keadilan dalam berdemokrasi, tapi juga mempersempit ruang bagi calon-calon potensial yang lahir dari akar rumput namun tak punya kekuatan finansial.

Demokrasi yang seharusnya membuka ruang kompetisi bagi siapa pun yang berkualitas kini justru menjadi ladang oligarki politik yang hanya menguntungkan mereka yang punya modal besar. Maka wajar bila masyarakat mulai muak dan menggantungkan harapan pada kemenangan “kotak kosong” — simbol perlawanan terhadap sistem yang telah korup sejak hulu.

Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025 semakin mendekati babak penentuan. Para bakal calon wali kota (cawako) dan wakil wali kota (cawawako) kini saling berpacu bukan hanya dalam adu gagasan atau jejak rekam, tapi juga dalam penggalangan "amunisi" untuk memperebutkan surat sakti: B1 KWK dari partai politik. Surat ini menjadi tiket resmi menuju panggung kontestasi elektoral. Namun sayangnya, proses untuk mendapatkannya bukan lagi semata-mata soal kualitas kepemimpinan, tapi kian terjerumus pada praktik transaksional.

Caption : Ilustrasi

Namun harapan ini pun mulai direbut paksa. Paslon independen yang hadir dengan tagline “MERDEKA” sebenarnya menjadi harapan baru, namun di tengah realitas politik hari ini, mereka pun tak luput dari tekanan, cibiran, hingga skenario pembusukan karakter yang dilakukan oleh lawan-lawannya. Intrik, fitnah, dan manuver saling menjatuhkan menjadi pemandangan yang lazim, seolah-olah pemilu bukan lagi arena pertarungan gagasan, tapi ajang saling bunuh secara politis.

Lebih tragis lagi, publik dikecewakan oleh partai-partai politik yang semestinya menjadi pengayom aspirasi masyarakat. Ketika partai hanya membuka pendaftaran sebagai formalitas belaka, sementara rekomendasi diberikan pada mereka yang “bisa bayar”, maka proses demokrasi sudah kehilangan legitimasi moral.

Pilkada Pangkalpinang tahun ini menjadi cermin suram wajah demokrasi lokal. Tak ada ruang bagi idealisme, tak ada tempat bagi pemimpin bersih dan merakyat jika ia tak mampu “membeli” kursi pencalonan. Ironisnya, biaya politik yang mahal ini pada akhirnya akan dibebankan kembali ke masyarakat dalam bentuk praktik korupsi, manipulasi anggaran, dan pembangunan yang hanya menguntungkan elite, bukan rakyat.

Pertanyaan besar kini menggantung: bagaimana bisa kita melahirkan pemimpin yang jujur dan kompeten jika sejak awal saja prosesnya sudah tidak adil dan manipulatif?

Pilkada seharusnya menjadi ruang kontestasi sehat untuk memilih pemimpin terbaik, bukan yang terkaya. Reformasi partai politik adalah kebutuhan mendesak jika demokrasi lokal ingin diselamatkan. Proses rekrutmen politik harus transparan dan meritokratis. Regulasi soal biaya politik harus ditegakkan, termasuk pengawasan atas praktik jual-beli rekomendasi. Bawaslu dan KPK harus turun tangan lebih serius.

Pada akhirnya, suara rakyatlah yang akan menjadi penentu. Masyarakat Pangkalpinang harus melek politik dan tidak hanya terjebak pada popularitas atau pencitraan semu. Perlawanan terhadap sistem yang korup bisa dimulai dari pilihan yang tepat. Jika tidak, kita akan terus menyaksikan demokrasi menjadi panggung dagelan yang memalukan.

Demokrasi seharusnya menjadi alat pembebasan, bukan komoditas yang diperdagangkan. Saatnya masyarakat Pangkalpinang menuntut politik yang lebih jujur dan beradab. (Redaksi)

  • Penulis: kbobabelgroup@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidayat Arsani Umumkan PT Timah Sepakat Naikkan Harga Timah Rp260 Ribu per Kg

    Hidayat Arsani Umumkan PT Timah Sepakat Naikkan Harga Timah Rp260 Ribu per Kg

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat penambang timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Setelah melalui proses diskusi yang melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama PT Timah Tbk, akhirnya tercapai kesepakatan untuk menaikkan harga beli timah dari masyarakat. Kamis (2/10/2025) Forum diskusi ini berlangsung di Ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur […]

  • Kasus Ijazah Palsu: Hellyana Absen dari Pemeriksaan, Polisi dan Publik Tunggu Penjelasan

    Kasus Ijazah Palsu: Hellyana Absen dari Pemeriksaan, Polisi dan Publik Tunggu Penjelasan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG)– Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hellyana, diduga mangkir dari pemeriksaan yang dijadwalkan oleh penyidik Bareskrim Polri, Kamis (11/9/2025) pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan penggunaan ijazah palsu yang menjerat dirinya sejak Juli lalu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Bareskrim Polri telah melayangkan surat pemanggilan resmi kepada Hellyana untuk hadir di […]

  • Ustaz Kurnia Raih Gelar Doktor Hukum Islam

    Ustaz Kurnia Raih Gelar Doktor Hukum Islam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka Belitung) – Keberhasilan menempuh pendidikan doktoral bukan hanya soal capaian akademik personal, tetapi juga tentang kesinambungan tradisi keilmuan. Hal inilah yang tercermin dari capaian putra daerah asli Pangkalpinang Ustaz Dr. Muhammad Kurnia, Lc., M.Ag., alumni Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga dan Universitas Al Azhar Mesir, yang resmi meraih gelar doktor dalam bidang […]

  • Mobil Sehat PT TIMAH Menjangkau Ribuan Warga: Akses Layanan Gratis Makin Dekat ke Lingkar Tambang

    Mobil Sehat PT TIMAH Menjangkau Ribuan Warga: Akses Layanan Gratis Makin Dekat ke Lingkar Tambang

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH Tbk terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah operasionalnya melalui program Mobil Sehat, sebuah layanan kesehatan gratis yang telah menjangkau belasan ribu warga sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2020. Program ini hadir sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang menempatkan sektor […]

  • Dorong Kepatuhan Pajak Karyawan, PT TIMAH Gandeng KPP Pratama Pangkalpinang Sosialisasikan SPT Tahunan Coretax

    Dorong Kepatuhan Pajak Karyawan, PT TIMAH Gandeng KPP Pratama Pangkalpinang Sosialisasikan SPT Tahunan Coretax

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT Timah (Persero) Tbk bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pangkalpinang menggelar sosialisasi pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi melalui aplikasi Coretax bagi para karyawan yang berlangsung secara hybird dari Ruang Rapat Utama PT TIMAH, Selasa (10/3/2026). Kamis (12/3/2026) Edukasi pengisian SPT Tahunan melalui aplikasi Coretax merupakan bentuk […]

  • Andre “The Doctor” Diringkus, Jaringan Narkoba dan Aset Mewah Terungkap

    Andre “The Doctor” Diringkus, Jaringan Narkoba dan Aset Mewah Terungkap

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap deretan barang bukti yang disita saat penangkapan bandar narkoba internasional, Andre Fernando Tjhandra alias Charlie alias “The Doctor” (32), di Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026). Rabu (8/4/2026) Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa dari tangan tersangka, penyidik menyita sejumlah […]

expand_less