Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bahlil Ungkap Aturan Baru BBM Subsidi, Pertalite dan Biosolar Bakal Diperketat

Bahlil Ungkap Aturan Baru BBM Subsidi, Pertalite dan Biosolar Bakal Diperketat

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Pemerintah tengah menyiapkan aturan baru untuk memperketat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi agar lebih tepat sasaran. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, aturan tersebut akan mengatur pembelian BBM subsidi, termasuk Pertalite dan Biosolar, sehingga hanya masyarakat yang memenuhi kriteria yang dapat mengaksesnya. Rabu (16/9/2026)

Bahlil menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Menurutnya, pemerintah saat ini masih memformulasikan aturan yang akan menjadi dasar dalam penataan konsumsi BBM subsidi.

“Ya, memang kami lagi ada memformulasikan aturannya,” ujar Bahlil.

Rencana pembatasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki mekanisme penyaluran BBM subsidi. Pemerintah ingin memastikan BBM yang mendapat subsidi negara digunakan oleh kelompok masyarakat yang memang berhak menerima manfaatnya.

Selain mengatur kelompok penerima, pemerintah juga mempertimbangkan potensi peralihan atau shifting konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi agar penyaluran BBM subsidi tidak semakin terbebani oleh peningkatan permintaan dari konsumen yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi.

Bahlil juga mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk tidak menggunakan BBM subsidi. Ia menekankan bahwa subsidi pemerintah seharusnya diberikan kepada kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.

“Makanya dalam berbagai kesempatan kan saya menganjurkan agar saudara-saudara yang mampu, yang mobilnya bagus, tolonglah kita jangan sampai memakai BBM subsidi. Karena BBM subsidi itu kan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” kata Bahlil.

Sebelumnya, pemerintah memang telah menyiapkan skema penataan penyaluran Pertalite berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Dalam skema tersebut, masyarakat yang masuk kelompok desil 9 dan 10 direncanakan tidak lagi diperbolehkan mengonsumsi BBM subsidi tersebut.

Pembagian desil digunakan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok, dengan masing-masing desil mencakup sekitar 10 persen keluarga dalam populasi.

Dalam klasifikasi tersebut, desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sementara desil 9 dan 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Penataan berbasis desil tersebut menjadi salah satu pendekatan yang disiapkan pemerintah dalam memperbaiki ketepatan sasaran subsidi.

Rencana pengaturan BBM subsidi juga muncul di tengah adanya antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina. Salah satu wilayah yang mengalami antrean pembelian BBM subsidi adalah Makassar, Sulawesi Selatan.

Bahlil menyebut salah satu faktor yang mendorong antrean adalah adanya peralihan konsumen ke BBM subsidi. Peralihan tersebut terjadi seiring perubahan harga BBM nonsubsidi yang mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

Meski demikian, Bahlil memastikan kondisi stok BBM nasional masih berada dalam batas aman. Menurutnya, cadangan stok nasional berada pada kisaran 18 hingga 20 hari, sesuai dengan batas minimal nasional.

“BBM itu kan secara cadangan stok nasional kita kan dalam batas minimal nasional, 18-20 hari,” kata Bahlil.

Terkait antrean panjang di Makassar, Bahlil menyebut terdapat sejumlah faktor yang memengaruhinya. Salah satunya, menurut dia, adalah adanya pihak-pihak yang mengantre di SPBU dengan tujuan lain yang berkaitan dengan penyalahgunaan BBM subsidi.

“Memang terjadi antrian panjang karena banyak faktor, salah satu di antaranya adalah ada memang pihak-pihak ngantri di pompa bensin hanya untuk, ya ada maksud lain lah kira-kira begitu. Dan alat buktinya kan sudah banyak ya,” ujar Bahlil.

Dengan aturan yang saat ini masih diformulasikan, pemerintah berupaya menata kembali mekanisme pembelian Pertalite dan Biosolar. Kebijakan tersebut diarahkan untuk membatasi akses BBM subsidi berdasarkan kelompok yang berhak sekaligus mengantisipasi pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi.

Aturan mengenai pembatasan tersebut masih dalam tahap penyusunan. Pemerintah selanjutnya akan menentukan mekanisme dan ketentuan yang menjadi dasar dalam pelaksanaannya di lapangan. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Negara Kepulauan Justru Membutuhkan PLTN?

    Mengapa Negara Kepulauan Justru Membutuhkan PLTN?

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM – Indonesia sering disebut sebagai “negara kepulauan terbesar di dunia”—17.000 pulau lebih, terbentang dari Sabang sampai Merauke. Sebutan itu membanggakan, tetapi sekaligus mengandung satu kenyataan pahit: energi kita paling mahal, tidak merata, dan tidak stabil justru karena bentuk geografis kita sendiri. Ironisnya, di tengah tantangan ini, banyak orang bertanya: “Kenapa sih Indonesia perlu […]

  • Kasus BBM Bersubsidi Nelayan Naik ke Penyidikan, Kejari Bangka Periksa Kepala Dinas Perikanan

    Kasus BBM Bersubsidi Nelayan Naik ke Penyidikan, Kejari Bangka Periksa Kepala Dinas Perikanan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan rekomendasi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diperuntukkan bagi nelayan di Pelabuhan Perikanan Sungailiat. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan setelah penyidik menemukan indikasi kuat adanya penyimpangan dalam proses penyaluran BBM bersubsidi tahun anggaran 2023–2024. Selasa (11/11/2025) […]

  • PT Timah Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Dukungan untuk Koperasi Lokal

    PT Timah Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Dukungan untuk Koperasi Lokal

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Komitmen PT Timah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat terus diperlihatkan dengan pembinaannya terhadap koperasi lokal, khususnya Koperasi Jasa Pensiunan Peltim Sejahtera (KJPPS). Koperasi ini menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang berkembang pesat berkat kolaborasi erat dengan PT Timah. Senin (26/5/2025) Sejak berdiri pada tahun 2019, KJPPS menunjukkan kemajuan signifikan, […]

  • Marwan: “Hukum Macam Apa Ini?” — Seruan Kekecewaan Mantan Kadis BLHD Babel Setelah Divonis MA 6 Tahun Penjara

    Marwan: “Hukum Macam Apa Ini?” — Seruan Kekecewaan Mantan Kadis BLHD Babel Setelah Divonis MA 6 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – “Hukum macam apa ini…” demikian kalimat pembuka penuh emosi yang diucapkan oleh Marwan laman Facebooknya, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saat menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang menjatuhkan vonis enam tahun penjara terhadap dirinya. Sabtu (8/10/2025). Nada kecewa itu keluar setelah perjalanan panjang kasus yang […]

  • Menelusuri Warisan Tambang Kelas Dunia di Museum Timah Indonesia Mentok

    Menelusuri Warisan Tambang Kelas Dunia di Museum Timah Indonesia Mentok

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Museum Timah Indonesia Mentok yang dikelola oleh PT TIMAH Tbk terus menjadi destinasi edukasi sejarah yang menarik perhatian wisatawan, termasuk keluarga korban Perang Dunia II yang datang dari berbagai negara. Jumat (20/2/2026) Puluhan keluarga korban perang dunia tersebut mengunjungi museum sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ziarah dan penghormatan kepada leluhur […]

  • MTQH XIV Babel 2025 di Bangka Barat Siap Semarak, Qori Internasional dan Bazar UMKM Jadi Daya Tarik

    MTQH XIV Babel 2025 di Bangka Barat Siap Semarak, Qori Internasional dan Bazar UMKM Jadi Daya Tarik

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-14 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan digelar dengan semarak di Sport Hall Sejiran Setason, Mentok, pada Jumat (7/11/2025) malam. Acara yang terbuka untuk umum ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi, kebanggaan, serta momentum memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebudayaan masyarakat Bangka Belitung. […]

expand_less