Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Bareskrim Verifikasi Keaslian Ijazah Jokowi, Projo Tantang Roy Suryo Akui Hasil Penyelidikan

Bareskrim Verifikasi Keaslian Ijazah Jokowi, Projo Tantang Roy Suryo Akui Hasil Penyelidikan

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Jakarta) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menuntaskan penyelidikan terkait keaslian ijazah sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Berdasarkan hasil pengujian dokumen pembanding, ijazah tersebut dinyatakan asli dan identik. Namun, kelompok pendukung Jokowi, Projo, meragukan bahwa hasil ini akan diterima oleh Roy Suryo, yang sebelumnya menggugat keabsahan ijazah tersebut. Jumat (23/5/2025)

“Hasil penyelidikan setidaknya bisa memberikan kepastian hukum kepada Pak Jokowi. Publik mungkin sedang menunggu respons Roy Suryo dkk walaupun sejak awal bahkan sampai sekarang kami juga masih ragu apakah pihak Roy Suryo akan menerima hasil penyelidikan ini,” ujar Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Alex Damanik, kepada wartawan, Jumat (23/5/2025).

Penolakan Terhadap Hasil Penyelidikan

Freddy memprediksi Roy Suryo tidak akan menerima hasil penyelidikan dan pengujian laboratoris oleh Bareskrim. Ia juga menyoroti proses hukum yang tengah dihadapi Roy Suryo atas laporan pencemaran nama baik yang diajukan oleh Jokowi.

“Kalau Roy Suryo dkk masih belum bisa menerima hasil penyelidikan ini justru akan semakin membuktikan niat jahat ‘mens rea‘ Roy Suryo dkk untuk menyerang kehormatan, harkat, dan martabat Pak Jokowi,” tegas Freddy.

Lebih lanjut, Freddy menyatakan pentingnya proses hukum ini sebagai bentuk pembelajaran kepada publik mengenai batasan kebebasan berpendapat.

“Oleh karena itulah mereka semua sangat pantas menjalani proses hukum agar publik bisa melihat dan belajar dari kasus ini, bahwa kebebasan berpendapat/berekspresi memang merupakan hak yang dijamin dan dilindungi oleh UUD 1945. Namun setiap warga dalam menjalankan hak dan kebebasan tersebut tidak boleh juga melanggar hak dan kebebasan warga negara lain. Dan itu juga dijamin dan dilindungi oleh UUD 1945,” imbuhnya.

Kebebasan Berpendapat Harus Berdasar Fakta

Freddy menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh disalahgunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak berdasar. Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat.

“Kejadian ini merupakan pelajaran penting dalam bernegara. Sekali lagi kita tidak bisa menyerang hak dan kehormatan orang lain dengan alasan kita melakukan kritik dan kebebasan berekspresi, karena kritik harus berdasarkan fakta bersifat objektif untuk memperbaiki kesalahan, sedangkan fitnah tidak berdasarkan fakta, hanya asumsi dan kebohongan, bersifat subjektif bertujuan untuk merusak reputasi, menimbulkan konflik,” jelas Freddy.

Ia juga mengingatkan bahwa kasus ini dapat menjadi rambu penting dalam menjalankan kebebasan berekspresi yang tetap menghormati hak orang lain.

“Sekali lagi kami berharap peristiwa ‘ijazah palsu Jokowi’ ini bisa menjadi pembelajaran bagi publik, dalam menjalankan kebebasan dan haknya yang harus ada batasannya,” pungkas Freddy.

Penyelidikan Ijazah Jokowi Disetop

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, melalui Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, memastikan bahwa dokumen ijazah sarjana milik Jokowi telah diuji secara laboratoris. Ijazah tersebut memiliki nomor 1120 atas nama Joko Widodo dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 1681KT dari Fakultas Kehutanan UGM, tertanggal 5 November 1985.

“Penyelidik mendapatkan dokumen asli ijazah sarjana kehutanan nomor 1120 atas nama Joko Widodo dengan NIM 1681KT Fakultas Kehutanan UGM pada tanggal 5 November 1985 yang telah diuji secara laboratoris berikut sampel pembanding dari 3 rekan pada masa menempuh perkuliahan di Fakultas Kehutanan UGM meliputi bahan kertas,” jelas Djuhandhani dalam konferensi pers, Kamis (22/5/2025).

Pengujian meliputi analisis elemen seperti pengaman kertas hingga cap stempel pada dokumen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bukti-bukti yang diperiksa identik.

“Hasil penyelidikan ini telah dilaksanakan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum dengan hasil tak ditemukan adanya tindak pidana,” kata Djuhandhani.

Dasar Penyelidikan dan Penutupan Kasus

Penyelidikan ini bermula dari laporan masyarakat yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), dengan Eggi Sudjana sebagai perwakilan. Laporan tersebut mencantumkan tuduhan mengenai keaslian ijazah Jokowi.

“Penyelidikan itu gunanya untuk apa? Untuk mengetahui apakah ada perbuatan pidana atau tidak sesuai yang diadukan. Kalau itu sesuai ada tindak pidana dan sebagainya, tentu langkah lebih lanjut adalah membuat laporan polisi, kemudian proses lidik. Namun, dari pengaduan ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbuatan pidana sehingga perkara ini dihentikan penyelidikannya,” terang Djuhandhani.

Dengan dihentikannya penyelidikan, Bareskrim memastikan bahwa tudingan terhadap Jokowi tidak memiliki dasar hukum. Hal ini diharapkan menjadi titik terang bagi Presiden dan pembelajaran bagi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga integritas dalam kebebasan berekspresi. (Sumber: Detikcom, Editor: KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Skandal MBG, Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Tuai Sorotan Tajam

    Di Tengah Skandal MBG, Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Tuai Sorotan Tajam

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru memicu sorotan dari kalangan pegiat antikorupsi. Masyarakat Pemerhati Korupsi (Mapikor) menilai pergantian pimpinan di tubuh BGN tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan berbagai persoalan tata kelola yang kini tengah menjadi objek penyelidikan dan penyidikan aparat penegak hukum. Jum’at (5/6/2026) […]

  • APBD 2026 Ketok Palu, Gubernur Hidayat: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, untuk Rakyat

    APBD 2026 Ketok Palu, Gubernur Hidayat: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, untuk Rakyat

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Babel terkait pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Senin (24/11/2025). Selasa (25/11/2025) Dalam sidang yang dihadiri […]

  • Langkah Cepat Prof. Saparudin: Minta Alokasi Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur Kota

    Langkah Cepat Prof. Saparudin: Minta Alokasi Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur Kota

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kota. Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, bersama Ketua DPRD Kota Pangkalpinang melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) RI untuk bertemu dengan Wakil Menteri Diana Kusumastuti, Kamis (11/12/2025). Jum’at (12/12/2025) Langkah cepat ini ditempuh untuk mengajukan […]

  • Perpres Anti-Ekstremisme Resmi Terbit, Pemerintah Perkuat Sinergi Tangkal Terorisme

    Perpres Anti-Ekstremisme Resmi Terbit, Pemerintah Perkuat Sinergi Tangkal Terorisme

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) untuk periode 2026–2029. Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga keamanan nasional dan melindungi masyarakat dari ancaman […]

  • Bahas Rencana Kerja Bersama, Kabapas Tanjungpandan Perkuat Sinergitas Bersama Pemkab Beltim

    Bahas Rencana Kerja Bersama, Kabapas Tanjungpandan Perkuat Sinergitas Bersama Pemkab Beltim

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Belitung) – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan, Muhamad Irfani, melakukan kunjungan silaturahmi ke Ruang Kerja Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar pada Kamis pagi (09/10/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Balai Pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan klien Bapas di wilayah Kabupaten Beltim sesuai dengan […]

  • PT TIMAH Tbk Fasilitasi Kejuaraan Wushu Babel 2025, 128 Atlet Bertarung Rebut Prestasi

    PT TIMAH Tbk Fasilitasi Kejuaraan Wushu Babel 2025, 128 Atlet Bertarung Rebut Prestasi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan mendukung pelaksanaan Kejuaraan Wushu Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berlangsung pada 29–30 November 2025. Perusahaan memberikan dukungan berupa penyediaan fasilitas aset perusahaan sebagai venue pertandingan, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan tertata. Senin […]

expand_less