KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru yang menunjukkan total 72 orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang. Jumat (28/11/2025)
Informasi ini disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (28/11/2025). Ia menyebutkan bahwa data tersebut merupakan hasil pembaruan dari laporan pemerintah daerah di tiga provinsi yang hingga kini masih berupaya melakukan pencarian dan evakuasi.
Korban Terbanyak di Sumatera Utara
Menurut Abdul, wilayah yang mencatatkan korban jiwa terbanyak adalah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan Bupati Tapanuli Tengah pada Kamis (27/11) malam, terdapat 34 warga meninggal dunia dan 33 orang masih hilang akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang beberapa kecamatan.
“Secara total kumulatif di Sumatera Utara, di Tapanuli Tengah itu ada 34 meninggal dunia, Tapanuli Selatan ada 13, Pakpak 1, Tapanuli Utara 5 dan Humbang Hasundutan ada 4,” ujar Abdul.
Rinciannya, selain Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan juga mencatat 13 korban meninggal dunia dan 3 orang hilang. Sementara di Pakpak Bharat, terdapat 1 korban jiwa, sedangkan Tapanuli Utara melaporkan 5 korban meninggal serta 5 orang hilang. Kabupaten Humbang Hasundutan juga mencatat 4 korban jiwa akibat bencana serupa.
Abdul menegaskan bahwa proses pencarian korban hilang masih berlangsung intensif oleh tim gabungan TNI-Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, serta relawan. Medan yang sulit akibat akses jalan terputus menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.
Sumatera Barat: Padang dan Padang Pariaman Terimbas Berat
Selain Sumatera Utara, bencana banjir dan longsor juga menyebabkan jatuhnya korban jiwa di Sumatera Barat. Berdasarkan data yang dikirimkan Wakil Gubernur Sumbar pada Kamis (27/11) sore, terdapat empat orang meninggal dunia di Kota Padang dan lima orang meninggal di Kabupaten Padang Pariaman.
“Untuk Provinsi Sumatera Barat, jumlah korban meninggal dunia mencapai sembilan orang dari dua wilayah yang paling terdampak,” jelas Abdul.
Di beberapa titik, material longsor menutup jalur utama sehingga menyulitkan distribusi bantuan dan evakuasi. Pemerintah daerah bersama BPBD setempat telah mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan dan mempercepat penyaluran logistik kepada warga yang terisolasi.
Aceh: Enam Orang Meninggal, 11 Hilang
Sementara itu di Aceh, Abdul menyebutkan bahwa jumlah korban jiwa mencapai enam orang, sementara 11 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Dua wilayah terdampak terparah adalah Bener Meriah dan Gayo Lues, di mana banjir bandang merusak puluhan rumah serta memutus sebagian jaringan listrik dan komunikasi.
“Untuk Provinsi Aceh secara total ada enam korban jiwa meninggal dunia dan 11 korban lainnya masih dinyatakan hilang,” tegas Abdul.
Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan wilayah perbukitan yang terdampak longsor. Cuaca yang masih sering turun hujan lebat membuat proses pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
BNPB Minta Daerah Tingkatkan Kewaspadaan
Dengan tingginya angka korban dan kerusakan infrastruktur, BNPB meminta pemerintah daerah di tiga provinsi tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat intensitas hujan yang diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Abdul Muhari mengingatkan bahwa wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan daerah yang masuk dalam kawasan rawan banjir dan longsor akibat kondisi geografis serta curah hujan yang ekstrem.
“Kita perlu memastikan kesiapsiagaan masyarakat ditingkatkan, termasuk memastikan alat komunikasi dan peringatan dini berfungsi optimal,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan perlunya percepatan pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak, agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai prioritas.
Rincian Korban Jiwa Berdasarkan Data BNPB
Berikut data lengkap korban meninggal dan hilang menurut BNPB:
Aceh
-
Meninggal: 6 orang
-
Hilang: 11 orang
Sumatera Utara
-
Meninggal: 57 orang
Sumatera Barat
-
Meninggal: 9 orang
Total keseluruhan korban meninggal di tiga wilayah mencapai 72 orang.
BNPB memastikan bahwa pembaruan data akan terus dilakukan dan koordinasi lintas instansi terus ditingkatkan untuk memaksimalkan proses pencarian korban hilang serta pemulihan pascabencana. (Sumber : detiknews, Editor : KBO Babel)













