KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam (KOPASSAS) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung menyelesaikan rangkaian kegiatan Bakti Sosial dan Edukasi (BASEK) 2026 di Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, pada Jumat (10/7/2026). Selama delapan hari, puluhan mahasiswa ini berbaur dan bekerja sama dengan warga untuk menghadirkan manfaat di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat. Sabtu (11/7/2026)

Kepala Bidang Kesekretariatan KOPASSAS, Salsa Alfi Hikmah, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh kehangatan berkat dukungan semua pihak.
“Alhamdulillah, program kerja tahunan BASEK 2026 ini terlaksana dengan baik. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa Mapur Muhammad Kasiwan, Ibu Kepala Dusun Tuing Rara, Bapak Ketua RT Wili Kristianto, seluruh warga yang menyambut kami dengan tangan terbuka, serta rekan-rekan KOPASSAS yang telah bekerja keras,” ujarnya.
Di penghujung kegiatan, momen perpisahan menyisakan kesan mendalam. Kedekatan yang terjalin selama delapan hari membuat suasana perpisahan terasa haru dan menyentuh hati.
Sementara itu, Ketua Umum KOPASSAS Reva Dewi Ristiani menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar.
“Kami tidak hanya datang untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga berbagi pengetahuan dan kesadaran agar masyarakat Dusun Tuing semakin berdaya dan mampu berkembang bersama. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa organisasi mahasiswa harus hadir membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Reva.
Ia juga berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi KOPASSAS untuk menyusun program pengabdian yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas di masa mendatang.
Kegiatan BASEK 2026 didukung oleh pemerintah desa, instansi terkait, mitra media, serta berbagai pihak yang peduli pada pengabdian masyarakat dan pemberdayaan wilayah pedesaan di Bangka Belitung. (*)
















