Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DEWAN PERS UNGKAP CIRI-CIRI WARTAWAN ABAL-ABAL, ASN BERHAK MENOLAK WAWANCARA

DEWAN PERS UNGKAP CIRI-CIRI WARTAWAN ABAL-ABAL, ASN BERHAK MENOLAK WAWANCARA

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (BATUSANGKAR) — Maraknya aktivitas oknum yang mengatasnamakan wartawan namun tidak menjalankan kerja jurnalistik sesuai ketentuan menjadi perhatian Dewan Pers. Fenomena yang kerap disebut sebagai “wartawan abal-abal” atau “wartawan bodrex” dinilai berpotensi merusak citra profesi jurnalistik dan kepercayaan publik terhadap media. Jum’at (11/9/2026)

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers, M. Agung Dharmajaya, dalam Seminar Literasi bertema “Membedakan Media Profesional dengan Media Abal-abal di Kabupaten Tanah Datar” yang digelar di Batusangkar.

Dalam pemaparannya, Agung menyebut sejumlah karakteristik yang dapat menjadi indikator media maupun oknum yang tidak menjalankan kerja jurnalistik secara profesional.

“Wartawan abal-abal sering juga disebut wartawan bodrex atau juga wartawan CNN, candu nulis-nulis,” kata Agung dalam seminar tersebut.

Menurut Agung, sejumlah ciri yang patut diperhatikan antara lain perusahaan pers tidak berbadan hukum, alamat redaksi tidak jelas, tidak mencantumkan nama penanggung jawab dalam boks redaksi, serta media yang terbit secara temporer.

Selain itu, isi pemberitaan cenderung mengabaikan Kode Etik Jurnalistik, penggunaan bahasa tidak memenuhi standar jurnalistik, serta nama media yang sengaja dibuat dengan kesan menakutkan.

Dari sisi perilaku, oknum tersebut juga disebut kerap datang secara bergerombol, mengaku sebagai anggota organisasi wartawan yang tidak jelas, mengenakan atribut yang tidak lazim, serta mengajukan pertanyaan yang cenderung tendensius.

Bahkan, dalam sejumlah kasus, mereka disebut tidak memahami etika jurnalistik, meremehkan narasumber, hingga menggunakan profesi wartawan untuk melakukan tekanan atau pemerasan.

Agung juga menyinggung persoalan wartawan yang menerima fasilitas atau imbalan tertentu dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ia menyebut beberapa istilah, antara lain wartawan penyerta atau embedded journalist, wartawan yang menjadi binaan partai politik atau organisasi massa, wartawan pos pada instansi pemerintah maupun swasta, wartawan yang merangkap pekerjaan di media internal instansi, hingga wartawan yang mengejar pemberitaan hanya ketika ada kegiatan yang menyediakan uang.

Ada pula istilah “wartawan kado”, yakni wartawan yang memperoleh cendera mata bernilai tinggi dalam kegiatan press tour atau jumpa pers, serta wartawan individual maupun kelompok yang secara aktif memburu uang dari narasumber.

Menurut Agung, praktik-praktik semacam itu harus menjadi perhatian karena dapat mencederai independensi dan profesionalisme jurnalistik.

Ia menegaskan, orang yang mengaku wartawan tetapi tidak menjalankan kerja jurnalistik secara profesional tidak tepat disebut sebagai wartawan.

“Wartawan abal-abal sebenarnya tidak bisa dikatakan sebagai wartawan, sebab hal itu dapat merusak citra atau profesi wartawan,” tegasnya.

ASN Berhak Menolak

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menjelaskan bahwa narasumber, termasuk aparatur sipil negara (ASN), memiliki hak untuk memastikan identitas dan kredibilitas media sebelum memberikan keterangan.

Menurutnya, narasumber dapat menanyakan media tempat wartawan bekerja, asal media, serta siapa penanggung jawabnya.

“Kita punya hak untuk tidak melayani atau menolak kalau keberadaan medianya tidak kredibel. Boleh, saat ada orang yang ingin mewawancarai, tanya dulu medianya apa, dari mana, siapa penanggung jawabnya. Jika yang bersangkutan tersinggung, kan menjadi aneh,” ujarnya.

Agung menilai langkah tersebut bukan bentuk anti terhadap pers, melainkan bagian dari kehati-hatian narasumber dalam menghadapi pihak yang mengatasnamakan wartawan.

Di sisi lain, media profesional dituntut menjalankan kerja jurnalistik berdasarkan prinsip independensi, akurasi, keberimbangan, serta Kode Etik Jurnalistik.

Karena itu, masyarakat maupun instansi pemerintah perlu mampu membedakan antara wartawan yang benar-benar menjalankan fungsi pers dengan oknum yang sekadar menggunakan atribut atau nama media untuk kepentingan pribadi. (Red)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Universitas Sriwijaya Kunjungi PT TIMAH, Pelajari Langsung Proses Penambangan Timah

    Mahasiswa Universitas Sriwijaya Kunjungi PT TIMAH, Pelajari Langsung Proses Penambangan Timah

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Puluhan mahasiswa program studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya tampak antusias dan serius mendengarkan penjelasan tentang proses bisnis PT TIMAH yang terintegrasi mulai dari hulu di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Senin (3/8/2026). Selasa(4/8/2026) Kunjungan mahasiswa ini merupakan bagian dari Company Visit ke PT TIMAH dengan tema “Transformative Knowledge into Professional […]

  • Restu Widiyantoro Gantikan Ahmad Dani Virsal sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk

    Restu Widiyantoro Gantikan Ahmad Dani Virsal sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – PT Timah Tbk (IDX: TINS), anggota Holding Grup MIND ID, resmi melakukan perubahan besar dalam struktur kepengurusannya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Jumat (2/5/2025), perusahaan mengumumkan pergantian Direktur Utama dari Ahmad Dani Virsal kepada Restu Widiyantoro. Sabtu (3/5/2025) Pergantian ini […]

  • Jelang Kedatangan Presiden Prabowo, Gubernur Hidayat dan Jaksa Agung Tinjau Smelter PT Tinindo Internusa

    Jelang Kedatangan Presiden Prabowo, Gubernur Hidayat dan Jaksa Agung Tinjau Smelter PT Tinindo Internusa

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tinggal menghitung jam. Senin (6/10/2025). Kedatangan Kepala Negara pada Senin (6/10/2025) besok menjadi momen penting bagi daerah penghasil timah tersebut, khususnya dalam agenda penyerahan aset rampasan negara hasil sitaan Kejaksaan Agung kepada PT Timah Tbk. Menjelang agenda besar itu, […]

  • Forum Ulama Babel Sampaikan Empat Tuntutan Soal Palestina, DPRD Siap Teruskan ke Pusat

    Forum Ulama Babel Sampaikan Empat Tuntutan Soal Palestina, DPRD Siap Teruskan ke Pusat

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima audiensi dari perwakilan Aliansi Umat Islam Bangka Belitung yang menyampaikan sejumlah aspirasi terkait isu nasional dan internasional, khususnya mengenai keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) serta rencana pengiriman pasukan TNI ke Palestina. Kamis (5/3/2026) Audiensi tersebut berlangsung di Kantor DPRD […]

  • Mabes TNI Dorong Pencegahan Karhutla di Pangkalpinang, Bukan Sekadar Padamkan Api

    Mabes TNI Dorong Pencegahan Karhutla di Pangkalpinang, Bukan Sekadar Padamkan Api

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mendorong perubahan pola pikir dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Kota Pangkalpinang. Penanganan karhutla dinilai tidak boleh hanya mengandalkan tindakan pemadaman setelah api muncul, tetapi harus lebih mengutamakan pencegahan dan mitigasi sejak dini. Selasa (15/9/2026) Hal tersebut disampaikan Ketua Tim […]

  • Terpilih Aklamasi, Muhammad Sofyan Siap Bawa PJS Sulteng Melaju Lebih Maju

    Terpilih Aklamasi, Muhammad Sofyan Siap Bawa PJS Sulteng Melaju Lebih Maju

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Palu) – Tongkat estafet kepemimpinan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sulawesi Tengah resmi berpindah tangan. Melalui proses Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar berbarengan dengan penutupan Munas II PJS di Kota Palu, Minggu sore (13/7/2025), Muhammad Sofyan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Sulteng. Senin (14/7/2025) Musda yang berlangsung aman dan tertib ini dipandu […]

expand_less