Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dini Ancaman Super Flu H3N2 Subclade K

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dini Ancaman Super Flu H3N2 Subclade K

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa meminta pemerintah untuk tidak menunggu terjadinya lonjakan kasus sebelum mengambil langkah konkret dalam menghadapi ancaman virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu. Ia menilai upaya pencegahan dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat kasus sudah meluas di masyarakat. Rabu (7/1/2026)

Permintaan tersebut disampaikan Neng Eem menyusul laporan penyebaran super flu di sejumlah negara Asia dan kawasan lainnya. Beberapa negara yang telah mencatatkan infeksi subclade K antara lain China, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Thailand, hingga Amerika Serikat.

“Kami meminta pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, melakukan langkah antisipasi sejak dini. Sosialisasi penggunaan masker di ruang publik sangat penting karena terbukti efektif menekan penularan virus pernapasan, termasuk influenza,” ujar Neng Eem dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

Menurut Neng Eem, penggunaan masker merupakan langkah pencegahan paling sederhana namun efektif untuk menekan penyebaran virus, terutama di ruang publik yang padat dan tertutup. Ia menegaskan, kebijakan pencegahan tidak perlu menunggu situasi darurat atau lonjakan kasus seperti yang pernah terjadi pada masa pandemi Covid-19.

Selain upaya pencegahan di tingkat masyarakat, Neng Eem juga menekankan pentingnya kesiapan sistem layanan kesehatan. Pemerintah diminta memastikan tenaga medis siap, ketersediaan alat pelindung diri mencukupi, sistem deteksi dini berjalan optimal, serta mekanisme penanganan pasien telah disiapkan dengan baik.

“Kesiapan fasilitas kesehatan menjadi faktor penentu agar kasus tidak melonjak. Ini bukan upaya menakut-nakuti masyarakat, melainkan bentuk perlindungan negara terhadap kesehatan publik,” tegasnya.

Ia kembali mengingatkan bahwa pendekatan pencegahan selalu lebih murah dan lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kasus sudah meluas. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor serta kesiapan layanan kesehatan tidak boleh ditunda.

“Pencegahan lebih murah dan lebih efektif dibanding penanganan ketika kasus sudah meluas. Koordinasi lintas sektor dan kesiapan layanan kesehatan tidak boleh ditunda,” ujar Neng Eem.

Selain penggunaan masker dan kesiapan fasilitas kesehatan, Neng Eem juga menyoroti pentingnya vaksinasi influenza. Menurutnya, imunisasi influenza dapat menurunkan risiko keparahan apabila seseorang terinfeksi, khususnya bagi kelompok rentan.

“Imunisasi influenza dapat menurunkan risiko keparahan jika terinfeksi. Penggunaan masker, kesiapan faskes, dan imunisasi harus berjalan bersamaan agar dampak super flu dapat ditekan,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mencatat bahwa hingga Desember 2025 terdapat 62 kasus infeksi virus influenza A (H3N2) subclade K di Indonesia. Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun belum terjadi lonjakan signifikan, penyebaran virus ini sudah ada dan perlu diwaspadai.

Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Prima Yosephine, menyampaikan bahwa puluhan kasus tersebut tersebar di delapan provinsi. Konsentrasi kasus terbanyak tercatat berada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Sebagai langkah pencegahan, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS. Langkah tersebut meliputi menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker saat sakit atau berada di keramaian, serta menjaga daya tahan tubuh.

“Jaga daya tahan tubuh, serta mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta,” tutur Prima dalam keterangannya yang dikutip Senin (5/1/2026).

Prima menegaskan bahwa vaksin influenza yang tersedia saat ini tetap efektif untuk mencegah sakit berat, rawat inap, hingga kematian akibat influenza, termasuk varian yang beredar saat ini.

Secara global, peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, bertepatan dengan masuknya musim dingin. Kondisi cuaca dingin diketahui meningkatkan risiko penyebaran virus pernapasan, termasuk influenza.

Subclade K pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025. Hingga saat ini, subclade tersebut telah dilaporkan beredar di lebih dari 80 negara di berbagai kawasan dunia.

Di kawasan Asia, subclade K tercatat telah menyebar di sejumlah negara sejak Juli 2025, antara lain Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand. Meski penyebarannya cukup luas, otoritas kesehatan global menilai tingkat keparahan virus ini masih terkendali.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan,” ujar Prima.

Meski demikian, pemerintah tetap diminta untuk waspada dan tidak lengah. Pengalaman pandemi sebelumnya menjadi pelajaran penting bahwa kesiapsiagaan dini, transparansi informasi, serta partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah krisis kesehatan yang lebih besar. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usir Penambang Ilegal, Pekerja KIP PT Timah Dapat Ancaman Parang di Laut Toboali

    Usir Penambang Ilegal, Pekerja KIP PT Timah Dapat Ancaman Parang di Laut Toboali

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (TOBOALI) – Kru Kapal Induk Produksi (KIP) Duang Dae 4, mitra PT Timah Tbk, mengalami ancaman serius saat mencoba mengusir aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) selam yang diduga ilegal di perairan Sukadamai, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu, 7 Desember 2025. Dalam insiden tersebut, salah seorang penambang malah mengacungkan parang ke arah pekerja KIP, […]

  • Usai Habisi Nyawa Pegawai BPS, Aditya Hanafi Menikahi Rekan Serumah Korban di Ternate

    Usai Habisi Nyawa Pegawai BPS, Aditya Hanafi Menikahi Rekan Serumah Korban di Ternate

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Kasus pembunuhan terhadap seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, mengungkap fakta mengejutkan. Korban berinisial KLP alias Tiwi (30) tewas di rumah dinasnya di Kota Maba, Haltim, pada Sabtu (19/7/2025). Pelakunya ternyata rekan kerja korban sendiri, Aditya Hanafi (27), yang tak lama setelah kejadian justru melangsungkan pesta […]

  • Kacau! 98 Persen Reklame di Pangkalpinang Ilegal, PAD Terancam Bocor

    Kacau! 98 Persen Reklame di Pangkalpinang Ilegal, PAD Terancam Bocor

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Fakta mencengangkan terungkap dari hasil pendataan terbaru titik-titik reklame di berbagai sudut Kota Pangkalpinang. Dari total 918 titik reklame yang tersebar, tercatat hanya 1,2 persen saja yang memiliki izin resmi. Artinya, lebih dari 98 persen reklame berdiri tanpa legalitas, kondisi yang dinilai mencoreng estetika kota sekaligus berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah […]

  • Darwis Akbar, Wartawan Senior Tetap Berkarya di Usia Senja

    Darwis Akbar, Wartawan Senior Tetap Berkarya di Usia Senja

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PALEMBANG) — H. Darwis Akbar, S.H., M.M. merupakan salah satu wartawan senior yang telah mengabdikan diri di dunia jurnalistik selama lebih dari empat dekade. Lahir sekitar 1952, Darwis memulai kiprahnya sebagai wartawan sejak 1980 dan hingga kini masih aktif mengelola media siber. Sabtu (22/8/2026) Darwis Akbar saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi Berita […]

  • Eks Kajari Enrekang Padeli Didakwa Peras Rp 930 Juta, Sempat Akting Marah di Depan Penyidik

    Eks Kajari Enrekang Padeli Didakwa Peras Rp 930 Juta, Sempat Akting Marah di Depan Penyidik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (MAKASSAR) — Sidang kasus dugaan pemerasan yang menjerat mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Enrekang, Padeli, mengungkap fakta baru yang mengejutkan. Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Makassar, terungkap bahwa terdakwa diduga sempat melakukan sandiwara dengan berpura-pura marah kepada bawahannya untuk menutupi praktik pemerasan yang dilakukannya. Senin (20/4/2026) Sidang […]

  • Sekda Mie Go Harapkan Pertumbuhan Ekonomi Pangkalpinang Membaik di 2025

    Sekda Mie Go Harapkan Pertumbuhan Ekonomi Pangkalpinang Membaik di 2025

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, menghadiri rilis berita resmi statistik yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang pada Selasa (8/4/2025). Acara yang berlangsung di kantor BPS Pangkalpinang tersebut merupakan agenda rutin bulanan untuk memaparkan data terkait inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Pangkalpinang. Kamis (10/4/2025) Dalam sambutannya, Mie Go […]

expand_less