KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Rapat Kerja (Raker) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah kebijakan ekonomi daerah. Forum ini tidak hanya dimanfaatkan untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan, tetapi juga merumuskan langkah konkret guna menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Kamis (2/4/2026)
Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Muhammad Reza Irsyadillah, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Pemeliharaan Infrastruktur KADIN Babel, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Menurutnya, penguatan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.
Reza menilai, Raker KADIN bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun arah kebijakan yang lebih terukur dan berdampak nyata.
“Raker ini menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan. Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan strategi yang disusun tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat,” ujar Reza, Kamis (2/4/2026).
Ia menekankan bahwa kualitas infrastruktur merupakan salah satu aspek yang tidak bisa diabaikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur yang memadai dan terpelihara dengan baik dinilai mampu meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa, sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.
Menurutnya, kondisi jalan, pelabuhan, serta fasilitas publik lainnya memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, khususnya di wilayah Kota Pangkalpinang sebagai pusat perdagangan dan jasa di Babel.
“Infrastruktur yang terpelihara dengan baik akan menciptakan efisiensi distribusi serta memperkuat iklim usaha yang kondusif di Pangkalpinang,” katanya.
Selain infrastruktur, Reza juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem ekonomi yang kolaboratif. Ia mendorong agar KADIN Babel terus memperkuat jejaring kemitraan lintas sektor, baik antara dunia usaha, pemerintah daerah, maupun pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, kolaborasi yang solid akan menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompleks, termasuk tantangan global yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi daerah.
“Melalui Raker ini, kami berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara seluruh pihak, sehingga setiap program yang dijalankan dapat saling mendukung dan memberikan hasil yang optimal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, penciptaan lapangan kerja juga menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan program prioritas KADIN ke depan. Reza menilai, peningkatan kesempatan kerja harus berjalan seiring dengan pertumbuhan investasi dan penguatan sektor usaha lokal.
Ia berharap, berbagai langkah strategis yang dirumuskan dalam forum tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Bangka Belitung.
Tidak hanya itu, Reza juga menekankan pentingnya soliditas antar pengurus KADIN sebagai kunci dalam menjalankan program organisasi secara efektif. Menurutnya, kekompakan internal akan memperkuat posisi KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Dengan soliditas tersebut, KADIN diharapkan mampu menjadi organisasi yang adaptif dan responsif terhadap berbagai perubahan, serta mampu memberikan solusi konkret terhadap persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
“Soliditas pengurus menjadi kekuatan utama dalam menjawab tantangan ekonomi yang semakin dinamis. Dengan kebersamaan, kami optimistis KADIN dapat berperan lebih maksimal,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Reza menegaskan komitmen KADIN Babel untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia berharap, seluruh program yang dirumuskan dalam Raker dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan manfaat merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui forum ini, kami menegaskan komitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. (Sandy Batman/KBO Babel)












