Fasilitas PT Timah Dirusak Saat Demo, Polda Babel Kumpulkan Bukti dan Periksa Sejumlah Pihak

Polda Babel Turunkan Brimob dan Samapta Usai Demo Belitung Timur, Kasus Pengerusakan Diselidiki

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung melakukan penyelidikan terkait aksi pembakaran dan pengerusakan fasilitas operasional PT Timah Tbk di Kabupaten Belitung Timur yang terjadi pada Jumat (7/8/2026). Selasa (11/8/2026)

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing mengatakan, kepolisian tengah mengumpulkan sejumlah informasi dan barang bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi dalam aksi tersebut.

banner 336x280

Menurut Viktor, tindakan pengerusakan fasilitas umum maupun fasilitas operasional perusahaan memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, kepolisian meminta masyarakat tetap menyampaikan aspirasi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk kejadian-kejadian seperti yang terjadi kemarin, ya kami akan melakukan penyelidikan, pengumpulan barang bukti dan juga informasi-informasi. Ya artinya, ada konsekuensi hukum atas perbuatan itu,” ujar Viktor saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Ia menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui maupun berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Termasuk di antaranya pihak PT Timah yang dimintai keterangan terkait kondisi fasilitas serta kejadian yang berlangsung saat aksi massa.

“Kalau jumlahnya saya kurang tahu pasti, tapi di sana tetap berjalan. Karena ada yang kita ambil secara resmi pemeriksaan, ada yang diinterogasi sifatnya keterangan-keterangan,” katanya.

Polda Babel belum menyampaikan secara rinci jumlah orang yang telah dimintai keterangan maupun perkembangan mengenai pihak yang berpotensi dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap fakta-fakta di lapangan, termasuk mengumpulkan barang bukti dan informasi yang dapat membantu mengungkap dugaan pengerusakan.

Viktor mengatakan, kondisi keamanan di Belitung Timur saat ini telah berangsur membaik. Situasi yang sebelumnya sempat memanas pascaaksi massa kini disebut telah kembali kondusif.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tidak kembali melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Kapolda juga meminta masyarakat tetap dapat menyampaikan aspirasi terkait persoalan yang mereka hadapi melalui jalur yang sesuai. Penyampaian pendapat, menurutnya, merupakan bagian dari hak masyarakat, namun harus dilakukan dengan tetap memperhatikan aturan hukum.

“Untuk aspirasi masyarakat saya pikir permintaan-permintaannya ada yang sudah dipenuhi, tapi kan semuanya itu butuh waktu dan caranya karena tidak mudah. Tapi yang paling penting ya mematuhi aturan hukum, budaya tertib hukum itu penting,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kembali aksi serupa, Polda Babel juga meningkatkan pengamanan di kawasan objek vital nasional tersebut.

Sejumlah personel kepolisian telah dikerahkan ke Belitung Timur untuk menjaga keamanan sekaligus melakukan langkah-langkah pencegahan agar situasi tetap terkendali.

Viktor menyebut personel yang diturunkan berasal dari unsur Brigade Mobil (Brimob) dan Samapta. Kehadiran personel tersebut ditujukan untuk menjaga objek vital sekaligus melakukan konsolidasi dengan masyarakat setempat.

“Kami menurunkan pasukan ke sana untuk menjaga kondisi supaya tetap aman. Ya ada pasukan kita kirim dari Brimob dari Samapta untuk berjaga-jaga sekaligus juga untuk konsolidasi masyarakat di sana,” ungkapnya.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan sembari proses penyelidikan atas aksi pembakaran dan pengerusakan berjalan. Polisi juga mengimbau seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat memperkeruh situasi.

Polda Babel menegaskan penanganan terhadap dugaan tindak pidana akan dilakukan berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh selama proses penyelidikan.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap menjaga ketertiban serta menggunakan mekanisme yang tersedia untuk menyampaikan tuntutan maupun aspirasi.

Dengan kondisi Belitung Timur yang mulai kondusif, kepolisian berharap aktivitas masyarakat dan operasional di wilayah tersebut dapat kembali berjalan normal. Pengamanan juga akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi hingga situasi benar-benar stabil. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *