Hadiah Hari Santri, Presiden Prabowo Resmikan Pembentukan Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Restui Pembentukan Ditjen Pesantren di Kemenag, Nasaruddin Umar: Ini Hadiah untuk Dunia Santri

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Presiden Prabowo Subianto memberikan kado istimewa pada peringatan Hari Santri Nasional 2025 dengan memerintahkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Rabu (22/10/2025)

Perintah resmi tersebut disampaikan melalui Kementerian Sekretariat Negara kepada Kemenag, sebagaimana diungkapkan Wakil Menteri Agama RI, Muhammad Syafi’i, usai Apel Peringatan Hari Santri di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025).

banner 336x280

“Bapak Presiden melalui Mensesneg memerintahkan untuk segera mendirikan Dirjen Pesantren di Kementerian Agama Republik Indonesia,” ujar Syafi’i.

Ia menjelaskan bahwa perintah tersebut telah diterbitkan dalam surat resmi bernomor B-617/M/D-1/HK.03.00/10/2025 tertanggal 21 Oktober 2025. Surat ini menjadi dasar hukum bagi Kemenag untuk segera menindaklanjuti pembentukan struktur baru yang fokus mengurusi pesantren di seluruh Indonesia.

“Dengan surat ini saya ingin menyatakan bahwa Presiden telah menyetujui untuk segera dibentuknya Dirjen Pesantren di lingkungan Kemenag. Tujuannya agar pemerintah dapat lebih memperhatikan pesantren baik dari sisi personel, pendanaan, maupun program,” kata Syafi’i menegaskan.

Menurutnya, keberadaan Ditjen Pesantren nantinya akan memperkuat koordinasi dan kebijakan pemerintah dalam membina, mengembangkan, serta meningkatkan kualitas pendidikan pesantren yang selama ini menjadi bagian penting dari sistem pendidikan nasional.

“Dirjen Pesantren ini akan membuat pemerintah lebih hadir dalam melayani perkembangan pesantren yang begitu pesat di Indonesia,” tambah Syafi’i.

Sementara itu, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam amanatnya saat apel peringatan Hari Santri juga menyinggung hal yang sama. Ia menyambut positif langkah Presiden Prabowo yang disebutnya sebagai hadiah berharga bagi seluruh santri dan pengasuh pesantren di Tanah Air.

“Mudah-mudahan Bapak Presiden Prabowo memberikan hadiah pada Hari Santri ini dalam bentuk penandatanganan Keputusan Presiden (Kepres) pembentukan Dirjen ini. Tentu ini hal yang membahagiakan untuk kita semua,” ujar Nasaruddin di hadapan peserta apel.

Dengan terbentuknya Ditjen Pesantren, diharapkan pesantren di Indonesia tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pilar pembangunan sumber daya manusia unggul dan berakhlak di era pemerintahan Prabowo Subianto. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *