Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Heboh! Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Rekam Penurunan Baliho, Sempat Dapat Ancaman di Lokasi

Heboh! Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Rekam Penurunan Baliho, Sempat Dapat Ancaman di Lokasi

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Seorang wartawan diduga mengalami intimidasi saat menjalankan tugas jurnalistik melakukan peliputan penurunan baliho yang sebelumnya disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kawasan Himpang Lima Habang, Pangkalpinang, Kamis (11/6/2026). Jum’at (12/6/2026)

Peristiwa tersebut terjadi ketika wartawan dari Bangka Pos bersama seorang jurnalis TVRI mendatangi lokasi untuk melakukan pengambilan gambar dan video terkait proses penurunan dua baliho yang sebelumnya menjadi perhatian publik. Kegiatan peliputan dilakukan sebagai bagian dari tugas jurnalistik untuk mengumpulkan informasi dan dokumentasi yang akan disajikan kepada masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, aktivitas peliputan awalnya berlangsung normal. Kedua wartawan mengambil gambar kondisi baliho yang telah disegel serta mendokumentasikan proses penurunan yang sedang berlangsung.

Namun situasi berubah ketika seorang pegawai yang berada di lokasi mendatangi wartawan dan mempertanyakan alasan pengambilan gambar serta video tersebut.

“Bang, ada apa ambil video,” tanya pegawai tersebut kepada wartawan.

Menanggapi pertanyaan itu, wartawan menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalankan tugas peliputan untuk kebutuhan pemberitaan. Penjelasan tersebut disampaikan secara singkat dan profesional sebagaimana lazim dilakukan jurnalis saat bekerja di lapangan.

“Liputan,” jawab wartawan.

Meski telah mendapat penjelasan, pegawai tersebut kemudian menyampaikan keberadaan wartawan kepada dua pekerja lain yang saat itu berada di atas rangka baliho dan terlibat langsung dalam proses pembongkaran media reklame tersebut.

Tidak lama kemudian, dari atas rangka baliho terdengar kembali pertanyaan mengenai tujuan pengambilan video. Wartawan kembali menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas jurnalistik.

Namun setelah mendapatkan jawaban tersebut, respons yang muncul justru berubah menjadi larangan. Salah seorang pekerja dengan nada tinggi meminta agar wartawan menghentikan pengambilan gambar.

“Dak usah ambil video. Apa hak ambil video,” ujar pekerja tersebut.

Larangan itu disampaikan ketika wartawan masih berada di lokasi dan terus menjalankan tugas peliputannya. Situasi kemudian semakin memanas ketika pekerja tersebut kembali meminta agar wartawan tidak melakukan peliputan di kawasan tersebut.

“Dak usah meliput di sini,” katanya.

Tak berhenti sampai di situ, larangan kembali diulang dengan nada yang lebih keras.

“Dak usah ambil video,” tegasnya.

Menurut keterangan yang diperoleh, wartawan tetap berupaya menjalankan tugasnya secara profesional dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu aktivitas penurunan baliho. Pengambilan gambar dilakukan dari area sekitar lokasi yang dapat diakses publik.

Ketegangan semakin meningkat ketika salah seorang pegawai yang disebut berasal dari Cinda Media melontarkan pernyataan yang dinilai bernada ancaman kepada wartawan.

“Kalau ada apa-apa ku cari kamu,” ujar pegawai tersebut.

Pernyataan itu sontak menambah tekanan psikologis bagi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Sejumlah jurnalis yang berada di lokasi menilai ucapan tersebut tidak seharusnya disampaikan kepada pekerja pers yang sedang melaksanakan tugas peliputan.

Beberapa saat kemudian, dua pekerja yang sebelumnya berada di atas rangka baliho turun ke bawah. Situasi di lokasi pun semakin tegang ketika terjadi adu argumentasi antara pekerja dengan wartawan yang berada di lokasi kejadian.

Dalam peristiwa tersebut, salah seorang pekerja yang terlibat diketahui berinisial RN. Berdasarkan informasi yang diperoleh, RN bekerja di PT Cinda Karya Media atau Cinda Group.

Perusahaan tersebut diketahui bergerak di bidang media luar ruang dan periklanan. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Cinda Karya Media maupun pihak pekerja yang disebut terlibat dalam pelarangan peliputan dan dugaan intimidasi terhadap wartawan.

Belum diketahui secara pasti alasan keberatan yang disampaikan oleh para pekerja terhadap aktivitas dokumentasi yang dilakukan jurnalis. Padahal, kegiatan peliputan berlangsung di ruang publik dan berkaitan dengan proses penurunan baliho yang menjadi perhatian masyarakat.

Peristiwa ini mendapat perhatian dari kalangan jurnalis karena menyangkut kebebasan pers serta hak wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana dijamin oleh peraturan perundang-undangan.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers secara tegas menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara. Dalam menjalankan fungsi jurnalistik, wartawan memiliki hak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada publik.

Selain itu, pers juga memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial, dan lembaga ekonomi. Oleh karena itu, segala bentuk hambatan terhadap aktivitas jurnalistik yang dilakukan secara sah dapat menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga iklim kebebasan pers di Indonesia.

Kehadiran wartawan di lokasi suatu peristiwa merupakan bagian dari tugas untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dokumentasi berupa foto dan video menjadi bagian penting dalam proses peliputan guna memastikan informasi yang disajikan memiliki dasar fakta yang jelas.

Peristiwa yang terjadi di kawasan Himpang Lima Habang ini diharapkan dapat menjadi perhatian seluruh pihak agar menghormati tugas dan fungsi pers sebagai salah satu pilar demokrasi. Di sisi lain, wartawan juga tetap dituntut menjalankan tugasnya sesuai dengan kode etik jurnalistik dan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai insiden tersebut. Sejumlah kalangan berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi sehingga kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi tetap dapat terjaga dengan baik. (Sumber : Radar Bahtera, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bangka Barat Pacu Program 3 Juta Rumah Prabowo, Siapkan Insentif BPHTB 0%

    Pemkab Bangka Barat Pacu Program 3 Juta Rumah Prabowo, Siapkan Insentif BPHTB 0%

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka Barat) – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Pemkab Babar) mempertegas komitmennya mendukung program 3 juta rumah subsidi Presiden Prabowo Subianto. Langkah konkret diwujudkan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penyesuaian Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Gedung DPRD setempat, Selasa (10/6/2025). Rabu (11/6/2025) Mirawani, S.E., Kepala Badan Pengolahan Pajak Retribusi […]

  • Bangka Belitung Jadi Pusat Latihan Pertahanan Nasional, Menhan dan Panglima TNI Tiba untuk Agenda Strategis

    Bangka Belitung Jadi Pusat Latihan Pertahanan Nasional, Menhan dan Panglima TNI Tiba untuk Agenda Strategis

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto beserta rombongan dalam kunjungan kerja strategis ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyambutan dilakukan di Terminal VIP Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada dini hari, Selasa (18/11/2025). Rabu (19/11/2025) Rombongan […]

  • PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

    PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, setelah hasil mengecewakan yang diraih Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh PSSI pada Kamis (15/10/2025) melalui mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama. Jum’at (17/10/2025) Kluivert diketahui […]

  • Bea Cukai Geram! Otak Penyelundupan 25 Ton Timah di Babel Belum Tersentuh

    Bea Cukai Geram! Otak Penyelundupan 25 Ton Timah di Babel Belum Tersentuh

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pengungkapan kasus penyelundupan 25 ton timah di perairan Tanjung Kerasak belum sepenuhnya memuaskan aparat penegak hukum. Bea dan Cukai Pangkalpinang menegaskan bahwa hingga kini aktor utama atau dalang yang diduga sebagai pemilik timah selundupan tersebut masih belum berhasil ditangkap. Penanganan kasus pun terus dikembangkan guna membongkar jaringan besar di balik praktik […]

  • PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran Sejak Dini kepada Siswa TK Stannia

    PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran Sejak Dini kepada Siswa TK Stannia

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Komitmen dalam meningkatkan literasi kebencanaan terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk dengan menghadirkan edukasi bahaya kebakaran bagi siswa TK Stannia, guru, dan orang tua. Senin (20/4/2026) Melalui Tim Pemadam Kebakaran (Fire Fighter), perusahaan memberikan pembelajaran interaktif yang berlangsung di lapangan bola Division Processing and Refinery, Mentok, Bangka Barat pada Senin […]

  • Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Tanjung Merun Diperluas hingga 20 Mil Laut

    Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Tanjung Merun Diperluas hingga 20 Mil Laut

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) — Operasi pencarian terhadap nelayan pancing bernama Sukri (48), warga Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, terus dimaksimalkan oleh Tim SAR Gabungan. Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (17/12/2025), area penyisiran resmi diperluas hingga radius 20 nautical mile dari titik lokasi kejadian perkara (LKP) di Perairan […]

expand_less