Hidayat Arsani Hadiri Peresmian MA ICN Internasional, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dengan Pemerintah Pusat

Dari Purwakarta untuk Indonesia, Hidayat Arsani Dukung Lahirnya Generasi Unggul Berbasis Akhlak dan Prestasi

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PURWAKARTA) — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menghadiri peresmian Madrasah Aliyah (MA) Insan Cendekia Nusantara (ICN) International Islamic Boarding School di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026). Kehadiran orang nomor satu di Babel tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengembangan pendidikan berbasis karakter, akhlak, dan kompetensi global. Senin (8/6/2026)

Peresmian lembaga pendidikan berasrama bertaraf internasional tersebut berlangsung di Auditorium MA Insan Cendekia Nusantara dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, kepala daerah, tokoh pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pendidikan nasional.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama di tengah perkembangan teknologi dan dinamika global yang terus berubah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertugas mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter, integritas, dan akhlak yang kuat.

“Peresmian lembaga pendidikan ini bukan sekadar seremonial. Di dalamnya terdapat harapan besar untuk menyiapkan generasi masa depan yang memiliki kemampuan intelektual sekaligus karakter yang kuat. Tantangan zaman saat ini menuntut anak-anak kita tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kokoh,” ujar Hidayat Arsani.

Ia menilai konsep pendidikan berbasis boarding school yang diterapkan MA Insan Cendekia Nusantara memiliki keunggulan tersendiri dalam membentuk kepribadian peserta didik. Lingkungan pendidikan yang terintegrasi dinilai mampu menciptakan proses pembinaan karakter yang lebih efektif dibandingkan sistem pendidikan konvensional.

Menurut Hidayat, pembentukan karakter tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan lingkungan yang mendukung, pengawasan yang baik, serta pembiasaan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kehadiran sekolah berasrama modern seperti ICN menjadi salah satu solusi dalam menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.

Dalam kunjungannya, Gubernur Hidayat juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para santri dan peserta didik yang akan menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Ia memberikan motivasi agar para siswa memanfaatkan seluruh fasilitas dan kesempatan belajar yang tersedia untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal.

“Anak-anak harus memiliki mimpi besar dan kemauan belajar yang tinggi. Manfaatkan lingkungan pendidikan yang baik ini untuk menempa diri menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama,” pesannya.

Peresmian MA Insan Cendekia Nusantara berlangsung khidmat. Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Dalam suasana penuh kebersamaan, para tamu undangan mengikuti rangkaian kegiatan hingga puncak acara berupa penandatanganan prasasti sebagai simbol resmi beroperasinya lembaga pendidikan tersebut.

Penandatanganan prasasti dilakukan oleh jajaran menteri kabinet bersama utusan khusus presiden sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan berkualitas di Indonesia. Momentum tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), serta Kapolda Jawa Barat. Kehadiran para pejabat negara menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, partisipasi dalam forum pendidikan nasional seperti ini memiliki nilai strategis. Selain memperluas jejaring kerja sama, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan gagasan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Usai mengikuti prosesi peresmian, Gubernur Hidayat Arsani bersama rombongan pejabat negara melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki MA Insan Cendekia Nusantara. Mereka melihat berbagai sarana pendidikan modern yang disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar, mulai dari ruang kelas, asrama, fasilitas olahraga, hingga pusat pengembangan karakter dan keagamaan.

Peninjauan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai konsep pendidikan yang diterapkan sekolah, yakni mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, bahasa asing, serta pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman dalam satu sistem yang terpadu.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan agenda makan siang bersama dan ramah tamah. Suasana hangat yang terbangun dalam pertemuan tersebut semakin memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Melalui kehadirannya di peresmian MA Insan Cendekia Nusantara, Gubernur Hidayat Arsani kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan sektor pendidikan. Ia berharap semakin banyak lembaga pendidikan berkualitas yang mampu melahirkan generasi berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai moral serta budaya bangsa. (Satrio/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *