KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Kejaksaan RI kembali melakukan perombakan besar di jajaran pejabat struktural. Melalui kebijakan mutasi dan rotasi terbaru, sebanyak 54 pejabat eselon di lingkungan Korps Adhyaksa resmi berganti posisi. Dari jumlah tersebut, 31 di antaranya merupakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Sabtu (14/2/2026)
Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-161/C/02/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural di lingkungan Kejaksaan RI. Surat keputusan itu ditandatangani atas nama Jaksa Agung oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM Pembinaan) Hendro Dewanto pada 11 Februari 2026.
Perombakan ini disebut sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi dalam menjalankan fungsi penegakan hukum. Rotasi dan promosi jabatan dinilai penting untuk menjaga dinamika organisasi, meningkatkan profesionalitas, serta memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di setiap wilayah kerja.
Dari total 31 Kajari yang dimutasi, enam pejabat tercatat hanya mengalami rotasi sesama posisi Kajari atau bertukar wilayah penugasan. Sementara itu, sebagian lainnya mendapatkan promosi dari jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) maupun Kejaksaan Agung (Kejagung).
Berikut rincian mutasi dan rotasi para Kajari tersebut:
M. Aria Rosyid yang sebelumnya menjabat Kajari Sigi kini dipercaya sebagai Kajari Klaten. Posisi Kajari Sigi selanjutnya diisi Irwan Ganda Saputra yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Sulawesi Utara.
Yustina Engelin Kalangit bergeser dari Kajari Mukomuko menjadi Kajari Kuningan. Jabatan lamanya di Mukomuko diisi Idham Kholid yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Kalimantan Utara.
Wahyudi Eko Husodo yang sebelumnya menjabat Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalimantan Tengah mendapat promosi sebagai Kajari Kabupaten Tangerang. Sementara itu, Jemmy Novian Tirayudi dipindahkan dari Kajari Aceh Besar menjadi Kajari Kabupaten Tasikmalaya.
Posisi Kajari Aceh Besar kini ditempati Wisnu Murtopo Nur Muhamad yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Jambi. Haedar yang sebelumnya menjabat Aspidsus Kejati Kalimantan Timur dipercaya menjadi Kajari Samarinda.
Reopan Saragih dimutasi dari Kajari Kutai Timur menjadi Kajari Berau. Sementara posisi Kajari Kutai Timur diisi Tutuko Wahyu Minulyo yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Riau.
Firdaus yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Penyelesaian Aset Lainnya pada Pusat Pemulihan Aset Kejagung kini dipercaya menjadi Kajari Rokan Hilir. Tri Anggoro Mukti yang sebelumnya menjabat Kabag Pengembangan Pegawai Biro Kepegawaian JAM Pembinaan ditunjuk sebagai Kajari Surabaya.
Mirza Erwinsyah bergeser dari Kajari Kolaka Utara menjadi Kajari Gianyar. Posisi yang ditinggalkannya diisi Muchammad Arifin yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Gorontalo.
R. Hari Wibowo yang sebelumnya menjabat Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Sumatera Barat kini menjadi Kajari Pati. Arief Syafriyanto yang sebelumnya menjabat Kabag TU Kejati Kepulauan Riau dipercaya sebagai Kajari Ogan Ilir.
Komaidi yang sebelumnya menjabat Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat Badan Pemulihan Aset Kejagung ditunjuk menjadi Kajari Kota Madiun. Erik Meza Nusantara dimutasi dari Kajari Batanghari menjadi Kajari Salatiga.
Muhammad Irwan kini menjabat Kajari Batanghari setelah sebelumnya menjabat Kajari Sukamara. Sementara posisi Kajari Sukamara diisi Teguh Dwicahyono yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Kalimantan Barat.
Sapta Putra yang sebelumnya menjabat Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Riau kini dipercaya menjadi Kajari Deli Serdang. Dennie Sagita bergeser dari Kajari Tulang Bawang menjadi Kajari Ogan Komering Ulu Timur.
Rolando Ritonga yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Jambi ditunjuk sebagai Kajari Tulang Bawang. Sabrul Iman dimutasi dari Kajari Bangka Selatan menjadi Kajari Magetan.
Posisi Kajari Bangka Selatan kini diisi Asep Kurniawan Cakraputra yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Banten. Mochamad Iqbal dimutasi dari Kajari Tulang Bawang Barat menjadi Kajari Sampang.
Didik Sudarmadi yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Jawa Tengah kini dipercaya sebagai Kajari Tulang Bawang Barat. Hasbi Kurniawan yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Bengkulu ditunjuk menjadi Kajari Padang Lawas.
Wahy Hidayatullah yang sebelumnya menjabat Kabag TU Kejati Jawa Timur kini menjabat sebagai Kajari Lampung Barat. Ayu Agung yang sebelumnya menjabat Inspektur Muda pada Inspektorat I JAM Pengawasan dipercaya menjadi Kajari Garut.
Terakhir, Yenita Sari yang sebelumnya menjabat Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) Kejagung ditunjuk sebagai Kajari Jember.
Perombakan ini menegaskan komitmen institusi dalam menjaga ritme organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. Dengan adanya rotasi dan promosi ini, diharapkan para pejabat yang baru dilantik mampu membawa energi baru, memperkuat integritas, serta meningkatkan capaian kinerja di wilayah masing-masing.
Langkah penyegaran tersebut juga menjadi bagian dari strategi pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan di tubuh Korps Adhyaksa. Kejaksaan menargetkan peningkatan profesionalitas aparat, optimalisasi penanganan perkara, serta penguatan pengawasan internal guna menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum tersebut. (Sumber : Jambione.com, Editor : KBO Babel)
















