Kantor Dishub Babel Terbakar, Kadishub Sebut Pelaku Oknum ASN Sendiri

Kebakaran Kantor Dishub Babel, Pelaku Diduga ASN yang Alami Stres Berat

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Insiden kebakaran mengejutkan terjadi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 18.56 WIB. Kobaran api dilaporkan muncul dari salah satu ruangan penting, yakni ruang kerja Kepala Dinas, dan sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan. Rabu (29/4/2026)

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, api dengan cepat membakar sebagian area dalam ruangan tersebut dan menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi.

banner 336x280

Sejumlah petugas pemadam kebakaran yang tiba tak lama setelah kejadian langsung melakukan upaya pemadaman secara intensif.

Caption : Kebakaran Kantor Dishub Babel, Pelaku Diduga ASN yang Alami Stres Berat

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bagian bangunan lainnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini meninggalkan kerusakan pada ruang kerja dan memicu perhatian serius dari berbagai pihak.

Kepala Dinas Perhubungan Babel, M. Haris, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran tersebut. Ia bahkan mengungkapkan dugaan mengejutkan terkait pelaku.

Iya dek, pelakunya staf kakak sendiri, seperti sudah gila (stres berat-red). Sekarang kakak lagi membuat laporan ke Polda Babel,” ujarnya singkat kepada Jejaring Media KBO Babel.

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Insiden kebakaran mengejutkan terjadi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 18.56 WIB. Kobaran api dilaporkan muncul dari salah satu ruangan penting, yakni ruang kerja Kepala Dinas, dan sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan. Rabu (29/4/2026)
Caption: Kantor Dishub Bangka Belitung dibakar oknum staf ASN Dishub

Pernyataan tersebut menambah dimensi baru dalam peristiwa ini, mengingat dugaan pelaku berasal dari internal instansi sendiri.

Hingga kini, motif di balik aksi pembakaran tersebut belum diketahui secara pasti.

Pihak kepolisian dipastikan akan melakukan penyelidikan mendalam, termasuk memeriksa kondisi kejiwaan terduga pelaku serta mengungkap latar belakang yang memicu tindakan tersebut.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan internal serta perhatian terhadap kondisi psikologis aparatur sipil negara, guna mencegah potensi gangguan yang dapat berujung pada tindakan ekstrem. (Aas Asrori)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *