KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menegaskan komitmen dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Kelurahan Selindung Lama, Kota Pangkalpinang, Minggu (3/5/2026). Senin (5/5/2026)
Sebanyak 2,185 ton beras disalurkan kepada 437 kepala keluarga (KK) yang masuk kategori kurang mampu. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari program jaring pengaman sosial daerah yang terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, berbagai program terus dijalankan secara terpadu, mulai dari perlindungan sosial, jaminan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga rehabilitasi sosial.
“Bantuan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Hidayat.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan beras ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi merupakan bagian dari kebijakan berkelanjutan yang dirancang untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya memperluas cakupan bantuan agar dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Menurutnya, stabilitas pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, intervensi pemerintah melalui bantuan sosial diharapkan mampu meringankan beban hidup sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Dengan skala yang terus diperluas, kami berkomitmen menghadirkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai pemerintah,” tambahnya.
Penyaluran bantuan tersebut difokuskan kepada masyarakat yang telah melalui proses verifikasi dan validasi data secara ketat. Penerima bantuan merupakan warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial.
Di lokasi kegiatan, Plt. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dora Wardani, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial di daerah.
Ia menegaskan bahwa data penerima bantuan telah disusun secara akurat agar penyaluran tepat sasaran. Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan guna memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Kami memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Total bantuan yang disalurkan hari ini mencapai 2,185 ton untuk 437 kepala keluarga. Ke depan, program ini juga akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung,” jelas Dora.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pemerintah daerah berupaya menjaga konsistensi program bantuan sosial sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Tidak hanya bantuan pangan, berbagai program lain juga terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung tertib dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga yang hadir tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Salah satu penerima bantuan, Aminah (70), warga RT 3 Kelurahan Selindung Lama, mengaku sangat terharu dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Ia menyebut bantuan beras tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan ini. Ini sangat berarti bagi kami untuk kebutuhan makan sehari-hari,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Nenek dengan tiga anak dan sebelas cucu ini berharap program bantuan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga lebih banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
Hal senada juga disampaikan warga lainnya yang berharap pemerintah terus konsisten menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat kecil. Mereka menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memberikan rasa diperhatikan oleh pemerintah.
Momentum satu tahun kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani ini sekaligus menjadi refleksi atas berbagai program yang telah dijalankan, khususnya dalam bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan program bantuan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dengan adanya penyaluran bantuan ini, diharapkan masyarakat kurang mampu dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap dan berkesinambungan. (Farraz Prakasa/KBO Babel)











