Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Kemarau Makin Terasa, BPBD Pangkalpinang Pasok Air Bersih untuk Warga hingga Sekolah

Kemarau Makin Terasa, BPBD Pangkalpinang Pasok Air Bersih untuk Warga hingga Sekolah

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau. Hingga 14 September 2026, distribusi air bersih telah dilakukan ke 45 lokasi yang tersebar di enam kecamatan di Kota Pangkalpinang. Rabu (16/9/2026)

Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, mengatakan penyaluran dilakukan secara merata berdasarkan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih selama musim kemarau.

“Jadi untuk penyaluran air bersih untuk masyarakat Pangkalpinang sampai 14 September 2026 itu sudah didistribusikan ke 45 lokasi, yang mana lokasi disebarkan ada di enam kecamatan,” ujar Dedy, Selasa (15/9/2026).

Dari enam kecamatan tersebut, terdapat tiga wilayah dengan penyaluran bantuan air bersih terbanyak, yakni Kecamatan Bukit Intan, Kecamatan Gabek, dan Kecamatan Gerunggang.

Sementara itu, distribusi bantuan juga dilakukan di tiga kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Taman Sari, Girimaya, dan Pangkalbalam.

Menurut Dedy, penerima bantuan tidak hanya berasal dari kalangan masyarakat yang terdampak kekeringan. BPBD juga menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan di sejumlah sekolah dan tempat ibadah.

“Selain masyarakat, penyaluran juga dilakukan ke sekolah dan sejumlah tempat ibadah,” kata Dedy.

Penyaluran air bersih tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi kemarau yang berlangsung di Pangkalpinang.

Selain persoalan ketersediaan air, kondisi kemarau juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama kebakaran lahan dan permukiman. Karena itu, BPBD Pangkalpinang tidak hanya melakukan pendistribusian air bersih, tetapi juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau.

Sebelumnya, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, meminta BPBD meningkatkan langkah antisipasi dan pencegahan terhadap berbagai dampak kemarau, termasuk ancaman kebakaran.

“Saya memerintahkan BPBD untuk terus melakukan langkah-langkah antisipatif dan preventif terhadap potensi kebakaran. Kesiapsiagaan harus ditingkatkan,” ujar Saparudin.

Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui BPBD akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan penyaluran bantuan dengan kebutuhan masyarakat. Distribusi air bersih diharapkan dapat membantu warga yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau.

Dengan telah menjangkau 45 lokasi di enam kecamatan hingga pertengahan September, penyaluran air bersih menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menghadapi dampak kemarau di Kota Pangkalpinang. (Sumber : RRI, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less