Pimpin Gotong Royong Jumat Asri, Saparudin Targetkan Taman Mandara Jadi Ikon Baru Kota Pangkalpinang

Disulap Jadi Seperti Dealova, Taman Mandara Bakal Jadi Wajah Baru Kota Pangkalpinang

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat upaya penataan lingkungan dan pengembangan ruang terbuka hijau melalui program gotong royong rutin Jumat Asri. Kegiatan yang digelar pada Jumat (26/6/2026) kali ini dipusatkan di kawasan Taman Mandara dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Selain membersihkan kawasan taman, pemerintah juga mulai menyiapkan langkah penataan Taman Mandara agar dapat berfungsi optimal sebagai ruang publik modern yang nyaman bagi masyarakat.

banner 336x280

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan Taman Mandara memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas masyarakat. Menurutnya, keberadaan ruang publik yang representatif sangat dibutuhkan sebagai sarana interaksi sosial, olahraga, hingga kegiatan komunitas.

“Hari ini kita melaksanakan aksi gotong royong di Taman Mandara. Ini salah satu objek yang akan kita optimalkan fungsinya sebagai ruang publik bagi masyarakat Pangkalpinang,” ujar Saparudin kepada awak media.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah ingin menghadirkan kawasan yang dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat. Ke depan, taman tersebut dirancang menjadi tempat yang nyaman untuk berolahraga, jogging, kegiatan pemuda, lomba, hingga berbagai aktivitas sosial lainnya.

“Tempat ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk olahraga, jogging maupun kegiatan-kegiatan lomba dan aktivitas masyarakat pada umumnya,” katanya.

Menurut Saparudin, konsep pengembangan Taman Mandara akan mengadopsi pola penataan yang telah diterapkan pada Taman Dealova yang saat ini menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat Kota Pangkalpinang.

Pemerintah akan melengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti toilet umum, tempat sampah, penerangan, serta petugas yang bertugas menjaga kebersihan dan keamanan kawasan.

“Kedepan akan kita buat seperti taman di Dealova. Kita siapkan toilet, tempat sampah dan petugas yang stand by untuk mengawasi kawasan ini,” ujarnya.

Selain penataan fasilitas, Pemkot Pangkalpinang juga akan melakukan penataan terhadap pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar area taman. Langkah tersebut dilakukan agar kawasan menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung.

“Pedagang yang berjualan di sini nanti akan kita tata dan kita pindahkan agar kawasan ini lebih tertib,” tambahnya.

Saparudin menegaskan, penataan Taman Mandara bukan hanya sebatas mempercantik kawasan, melainkan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang berkualitas dan dapat dinikmati seluruh masyarakat.

Ia berharap keberadaan taman yang tertata dengan baik dapat meningkatkan aktivitas masyarakat di luar ruangan sekaligus memperkuat interaksi sosial antarwarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Fahrizal, mengatakan kegiatan Jumat Asri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap pekan dengan melibatkan seluruh OPD.

Lokasi gotong royong ditentukan berdasarkan tingkat prioritas, terutama kawasan yang memerlukan perhatian khusus terkait kebersihan dan penataan lingkungan.

“Setiap Jumat kita gotong royong bersama seluruh OPD di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan, terutama kawasan yang menjadi perhatian terkait kebersihannya,” kata Fahrizal.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

Kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, kata dia, harus dimulai dari individu, keluarga, kemudian berkembang menjadi gerakan bersama di masyarakat.

Fahrizal menjelaskan, Taman Mandara sebenarnya telah lama diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau. Namun selama ini fungsinya belum berjalan maksimal karena pengelolaan yang belum optimal.

Akibatnya, kawasan tersebut belum mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat sebagaimana taman-taman kota lainnya.

“Memang peruntukannya sudah taman, tetapi selama ini belum berfungsi dengan baik. Harapan kami, taman ini bisa dikelola lebih baik dan menjadi area publik yang nyaman untuk dinikmati bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan ruang terbuka hijau menjadi kebutuhan penting bagi kawasan perkotaan. Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, taman juga menjadi ruang interaksi sosial dan sarana rekreasi yang mudah diakses masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan ruang terbuka hijau agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh warga.

Fahrizal berharap penataan yang dilakukan secara bertahap dapat menjadikan Taman Mandara sebagai salah satu ruang publik unggulan di Kota Pangkalpinang.

Ia menilai keberhasilan Taman Sari dan Taman Dealova yang ramai dikunjungi masyarakat setiap akhir pekan dapat menjadi contoh pengembangan Taman Mandara ke depan.

“Kita rapikan pelan-pelan bersama agar taman ini kembali tertata dan bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal,” tuturnya.

Program Jumat Asri yang terus digalakkan Pemkot Pangkalpinang menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di kota tersebut.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Taman Mandara diharapkan tidak hanya menjadi kawasan hijau, tetapi juga menjadi pusat aktivitas warga yang nyaman, tertib, dan modern di tengah Kota Pangkalpinang. (M.Rizky Ramadhan/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *