
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Turnamen sepak bola PKP Cup 2026 Piala Wali Kota Pangkalpinang resmi digelar di Stadion Depati Amir, Minggu (10/5/2026). Kegiatan olahraga terbesar di Kota Pangkalpinang itu dibuka langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta para pecinta sepak bola di Bangka Belitung. Senin (11/5/2026)
Turnamen yang diikuti puluhan tim dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus melahirkan pesepak bola potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pangkalpinang yang akrab disapa Prof. Udin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan PKP Cup 2026.
Menurutnya, turnamen tersebut merupakan bentuk semangat gotong royong masyarakat tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Sepenuhnya merupakan prakarsa dari teman-teman panitia yang telah berupaya sekitar empat bulan menyiapkan acara sepak bola PKP Cup ini. Dan acara ini tidak ada dana APBD yang digunakan. Jadi, semuanya adalah gotong royong dari kita semua,” ujar Prof. Udin saat memberikan sambutan pembukaan.
Ia mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini tidak lepas dari dukungan berbagai sponsor dan pihak swasta yang ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan olahraga tersebut.
Beberapa sponsor yang disebut turut mendukung pelaksanaan PKP Cup 2026 di antaranya Bank Sumsel Babel, PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, serta sejumlah perusahaan dan lembaga lainnya di Bangka Belitung.
Prof. Udin menilai dukungan dunia usaha terhadap kegiatan olahraga sangat penting untuk mendorong pembinaan atlet daerah sekaligus meningkatkan gairah olahraga di masyarakat.
Turnamen PKP Cup 2026 sendiri mendapat respons luar biasa dari para peserta. Sebanyak 44 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Bangka Belitung ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Tak hanya diikuti pemain lokal, sejumlah tim juga diperkuat pemain level nasional hingga pemain asing yang turut meramaikan persaingan di lapangan hijau.
Kehadiran pemain nasional dan asing itu dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekaligus memberi pengalaman berharga bagi para pemain muda daerah.
“Kita merasa senang dan mengapresiasi hadirnya pemain-pemain nasional maupun pemain dari luar negeri. Ini tentu memberikan semangat bagi atlet-atlet sepak bola di daerah,” katanya kepada wartawan usai acara pembukaan.
Menurut Prof. Udin, kompetisi seperti PKP Cup menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas sepak bola di Bangka Belitung.
Selain menjadi ajang hiburan masyarakat, turnamen tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana pencarian bakat dan pembinaan atlet muda berbakat.
Ia berharap dari ajang PKP Cup 2026 akan lahir pemain-pemain sepak bola andal yang nantinya dapat memperkuat tim daerah hingga berprestasi di tingkat nasional.
“Kami berharap kegiatan PKP Cup ini akan melahirkan pesepak bola yang handal dari Bangka Belitung dan tim-tim yang kuat untuk mengikuti liga maupun kejuaraan nasional,” ujarnya.
Turnamen PKP Cup 2026 dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua bulan penuh di Stadion Depati Amir Pangkalpinang.
Selama kompetisi berlangsung, masyarakat diharapkan ikut meramaikan pertandingan sekaligus menjaga sportivitas dan keamanan bersama.
Pemerintah Kota Pangkalpinang juga mengajak seluruh pencinta sepak bola untuk mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun olahraga daerah yang lebih maju dan kompetitif.
Selain pertandingan sepak bola, panitia pelaksana juga menghadirkan bazar UMKM di kawasan stadion.
Kehadiran bazar tersebut bertujuan mendukung perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memberi ruang promosi bagi pelaku usaha kecil dan menengah selama turnamen berlangsung.
Dengan adanya ribuan penonton yang diperkirakan hadir selama pertandingan, sektor UMKM diharapkan ikut merasakan dampak positif dari kegiatan olahraga tersebut.
Untuk memastikan turnamen berjalan lancar, pihak panitia bersama pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan pelayanan kesehatan.
Beberapa fasilitas yang disiagakan antara lain ambulans, tenaga medis, petugas keamanan, hingga pengaturan area penonton selama pertandingan berlangsung.
Prof. Udin menegaskan bahwa keselamatan pemain, official, dan penonton menjadi salah satu prioritas utama selama pelaksanaan PKP Cup 2026.
Ia berharap seluruh pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Lebih lanjut, Wali Kota Pangkalpinang berharap PKP Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus digelar secara konsisten di Kota Pangkalpinang.
Menurutnya, keberlanjutan kompetisi sangat penting dalam membangun pembinaan sepak bola daerah secara berkesinambungan.
“Insyaallah kita akan laksanakan setiap tahun acara ini agar terus lahir atlet-atlet sepak bola dari Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.
Turnamen PKP Cup 2026 kini menjadi salah satu ajang olahraga paling bergengsi di Bangka Belitung yang tidak hanya mempertemukan tim-tim terbaik daerah, tetapi juga menjadi simbol semangat kebersamaan, sportivitas, dan pembinaan generasi muda di bidang olahraga sepak bola. (Abdul Hamid/KBO Babel)















