PKP Cup 2026 Sukses Tarik 4.000 Penonton, Wali Kota Dorong Turnamen Jadi Agenda Tahunan Sepak Bola Pangkalpinang

Tanpa APBD, PKP Cup 2026 Sukses Digelar, Wali Kota Apresiasi Panitia dan Sponsor

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Ribuan masyarakat memadati Stadion Depati Amir, Minggu (21/6/2026), untuk menyaksikan partai puncak Turnamen Sepak Bola PKP Cup 2026 Piala Wali Kota Pangkalpinang. Laga final yang mempertemukan Real Bahdad melawan RSUD Depati Bahrin berlangsung dalam atmosfer meriah, penuh sorakan, serta dukungan dari sekitar 4.000 penonton yang hadir langsung di stadion. Senin (22/6/2026)

Sejak sebelum pertandingan dimulai, kawasan stadion sudah dipenuhi suporter dari kedua tim. Para penonton datang tidak hanya dari Kota Pangkalpinang, tetapi juga dari sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Antusiasme ini menjadikan final PKP Cup 2026 sebagai salah satu pertandingan sepak bola lokal dengan daya tarik terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

banner 336x280

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, yang hadir langsung menyaksikan laga final, mengaku bangga atas tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung ajang olahraga tersebut. Menurutnya, kehadiran ribuan penonton menjadi bukti bahwa sepak bola masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

“Pada sore hari ini saya sangat senang bisa bersama masyarakat Pangkalpinang dan Bangka Belitung yang begitu antusias menyaksikan final PKP Cup 2026 ini,” ujar Saparudin di sela kegiatan.

Ia menilai turnamen ini tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat serta menghidupkan kembali gairah sepak bola di daerah. Atmosfer pertandingan yang meriah menunjukkan bahwa potensi olahraga di Kota Pangkalpinang masih sangat besar untuk terus dikembangkan.

Menurutnya, PKP Cup 2026 menjadi momentum penting dalam membangun kembali ekosistem sepak bola lokal yang lebih hidup dan kompetitif. Ia menekankan bahwa kehadiran masyarakat dalam jumlah besar adalah energi positif yang harus dijaga dan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

Wali Kota juga memastikan bahwa turnamen ini tidak akan berhenti pada tahun ini saja. Pemerintah Kota Pangkalpinang, kata dia, berkomitmen untuk kembali menyelenggarakan PKP Cup pada tahun mendatang dengan sistem yang lebih baik, lebih tertata, dan lebih profesional.

“Tahun depan kita akan kembali menggelar PKP Cup dengan penyelenggaraan yang lebih terorganisir dan kualitas yang lebih baik,” tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah penonton di stadion.

Selain itu, Wali Kota memberikan apresiasi khusus kepada panitia pelaksana yang dinilai berhasil menggelar turnamen secara mandiri tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi masyarakat dalam membangun olahraga daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras tanpa dukungan dana pemerintah. Ini murni swadaya dan dukungan sponsor yang luar biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan berbasis swadaya ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat Pangkalpinang. Hal ini sekaligus menjadi contoh positif bagi pengembangan kegiatan olahraga dan kepemudaan di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak para sponsor untuk terus mendukung kegiatan olahraga di Pangkalpinang. Ia berharap keterlibatan pihak swasta dapat semakin besar sehingga turnamen seperti PKP Cup bisa berkembang menjadi ajang yang lebih besar dengan hadiah dan kualitas kompetisi yang lebih tinggi.

Selain panitia dan sponsor, apresiasi juga diberikan kepada aparat kepolisian, tenaga kesehatan, wasit, perangkat pertandingan, serta seluruh tim yang terlibat dalam menjaga kelancaran acara. Menurutnya, keberhasilan turnamen tidak lepas dari kerja sama semua pihak yang menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Mudah-mudahan kegiatan ini mendapat keberkahan dan menjadi langkah maju bagi perkembangan sepak bola di Kota Pangkalpinang,” tambahnya.

PKP Cup 2026 sendiri tercatat sebagai salah satu turnamen sepak bola terbesar di Kota Pangkalpinang dalam beberapa tahun terakhir. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan bagi talenta muda sepak bola lokal yang diharapkan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat serta komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan penyelenggaraan di tahun berikutnya, PKP Cup diharapkan dapat berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang lebih prestisius. Selain meningkatkan prestasi olahraga, ajang ini juga diharapkan mampu memperkuat identitas Pangkalpinang sebagai kota yang aktif mengembangkan sportivitas dan pembinaan generasi muda melalui sepak bola. (Munawar Sazali/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *