Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Prabowo Resmi Beri Abolisi ke Tom Lembong Lewat Keppres Usai Disetujui DPR

Prabowo Resmi Beri Abolisi ke Tom Lembong Lewat Keppres Usai Disetujui DPR

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah memberikan persetujuan atas permohonan abolisi yang diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto terhadap mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong. Persetujuan itu diberikan berdasarkan Surat Presiden Nomor R43/Pres/07/2025 tertanggal 30 Juli 2025. Jumat (1/8/2025)

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa surat dari Presiden Prabowo tersebut telah dibahas dan disetujui oleh DPR setelah melalui mekanisme internal.

“DPR RI telah memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap Surat Presiden Nomor R43/Pres/072025 tanggal 30 Juli tentang permintaan pertimbangan DPR RI atas pemberian abolisi atas nama Saudara Tom Lembong,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Kamis (31/7/2025).

Dengan diberikannya abolisi tersebut, maka pengusutan perkara korupsi importasi gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada tahun 2015-2016 yang melibatkan Tom Lembong akan dihentikan sepenuhnya.

Perlu diketahui, Tom Lembong sebelumnya telah dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4,5 tahun dan denda sebesar Rp750 miliar subsidair enam bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Namun, proses hukum tersebut kini dihentikan menyusul pemberian abolisi oleh Presiden.

Apa Itu Abolisi?

Abolisi merupakan salah satu hak prerogratif Presiden sebagaimana diatur dalam Pasal 14 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Dalam Pasal 14 ayat (2) UUD 1945 disebutkan bahwa Presiden berhak memberikan abolisi dengan terlebih dahulu memperhatikan pertimbangan dari DPR RI.

Selain itu, ketentuan mengenai abolisi juga diatur dalam Undang-Undang Darurat Nomor 11 Tahun 1954 tentang Amnesti dan Abolisi. Dalam ketentuan tersebut, abolisi diartikan sebagai keputusan untuk menghentikan pengusutan dan pemeriksaan terhadap suatu perkara sebelum pengadilan menjatuhkan putusan atau vonis.

Dengan kata lain, seseorang yang menerima abolisi tidak akan lagi dikenai tuntutan hukum atas perkara yang dimaksud. Bahkan, menurut Kamus Hukum Dictionary of Law Complete Edition (2009) karya Marwan dan Jimmy, abolisi juga dapat menghapus seluruh akibat hukum dari penjatuhan putusan pengadilan, termasuk menghapus tuntutan pidana, atau menghentikan pelaksanaannya apabila putusan tersebut sudah dijalankan sebagian.

Prosedur Pemberian Abolisi

Mekanisme pemberian abolisi diatur secara jelas dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Sesuai dengan Pasal 14 ayat (2) UUD 1945, Presiden hanya dapat memberikan abolisi setelah memperoleh pertimbangan dari DPR RI. Hal ini ditegaskan kembali dalam Pasal 71 huruf i Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang menyebutkan bahwa salah satu wewenang DPR adalah “memberikan pertimbangan kepada presiden dalam pemberian amnesti dan abolisi.”

Pertimbangan dari DPR menjadi bentuk pengawasan legislatif terhadap keputusan eksekutif serta menjaga keseimbangan antarlembaga negara. Mengingat DPR adalah representasi rakyat, maka keterlibatan lembaga ini menjadi krusial agar kebijakan abolisi tidak disalahgunakan atau bersifat subjektif.

Dalam praktiknya, usulan pemberian abolisi biasanya diajukan oleh Menteri Hukum dan HAM kepada Presiden. Dalam kasus Tom Lembong, usulan tersebut disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Demikian pula halnya pengusulan ke Presiden juga dilakukan oleh Menteri Hukum atas pemberian abolisi kepada Saudara Tom Lembong,” kata Supratman di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Setelah menerima usulan dari Menteri Hukum dan HAM, Presiden kemudian mengirimkan surat permohonan pertimbangan ke DPR RI, yakni Surat Presiden Nomor R43 tertanggal 30 Juli 2025.

DPR RI lalu melakukan pembahasan internal dan akhirnya memberikan persetujuan terhadap permintaan tersebut. Selanjutnya, Presiden akan mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberian abolisi kepada Tom Lembong sebagai tindak lanjut atas persetujuan itu.

Abolisi di Luar Sengketa Politik?

Selama ini, abolisi lebih banyak diberikan kepada pelaku tindak pidana yang berkaitan dengan sengketa politik atau kebebasan berekspresi. Namun, dalam kasus Tom Lembong, abolisi diberikan dalam perkara tindak pidana korupsi.

Keputusan ini menjadi perhatian karena menyangkut praktik pemberian abolisi dalam konteks kejahatan kerah putih (white collar crime). Namun, pemerintah dan DPR menyatakan bahwa pemberian abolisi kepada Tom Lembong telah melalui prosedur konstitusional dan mempertimbangkan berbagai aspek hukum dan politik.

Dengan diterbitkannya Keppres pemberian abolisi oleh Presiden, maka secara resmi seluruh proses hukum terhadap Tom Lembong dalam kasus korupsi importasi gula akan dihentikan dan tidak lagi dapat dilanjutkan. (Sumber: Kompas, Editor: KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawako Dessy Dorong UMKM Naik Kelas, Bazar Merdeka Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Masyarakat Pangkalpinang

    Wawako Dessy Dorong UMKM Naik Kelas, Bazar Merdeka Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Masyarakat Pangkalpinang

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, secara resmi membuka Bazar UMKM Merdeka yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pangkalbalam, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memperluas akses promosi, pemasaran, dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pembukaan bazar […]

  • PT Timah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Workshop Digital Marketing

    PT Timah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Workshop Digital Marketing

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) agar lebih kompetitif di era digital, PT Timah Tbk menggelar Workshop Digital Marketing dengan tema “Peningkatan Produktivitas Penjualan Bagi UMKM”. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Utama PT Timah, Rabu (7/5/2025), dan diikuti oleh puluhan UMKM mitra binaan perusahaan. Kamis (8/5/2025) […]

  • SIDDIQ DI UJUNG PENA : Saat Puasa Sah, Namun Pahala Hilang di Meja Redaksi

    SIDDIQ DI UJUNG PENA : Saat Puasa Sah, Namun Pahala Hilang di Meja Redaksi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM – Hari yang pertama dari Ramadhan 1447 H. Suasana tenang, perut mulai belajar menahan rasa lapar dan haus. Namun bagi seorang jurnalis, tantangan berpuasa bukan hanya soal fisik. Kesulitan yang sebenarnya terletak pada akal dan nurani. Sering kita terbuai. Kita mengira bahwa puasa kita sudah benar hanya karena tidak makan dan minum sejak […]

  • Guru Cegah Keracunan, Menu MBG Tak Layak Konsumsi di Sekolah TK Pangkalpinang

    Guru Cegah Keracunan, Menu MBG Tak Layak Konsumsi di Sekolah TK Pangkalpinang

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Puluhan siswa taman kanak-kanak (TK) di kawasan Jalan Kejaksaan, Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, terpaksa menahan lapar akibat menu makan bergizi gratis (MBG) yang diterima hari ini dinilai tidak layak konsumsi, Senin (22/9/2025). Salah satu siswa yang ditemui wartawan mengungkapkan bahwa daging ayam yang disajikan dalam menu MBG berbau […]

  • Peringati Hari Ibu, PT TIMAH Tbk Dorong Perempuan Tangguh dan Berdaya Lewat Women In TINS Series

    Peringati Hari Ibu, PT TIMAH Tbk Dorong Perempuan Tangguh dan Berdaya Lewat Women In TINS Series

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Advertisements PANGKALPINANGPOST.COM, PANGKALPINANG — Dalam rangka memperingati Hari Ibu, PT TIMAH Tbk menggelar kegiatan bertajuk Women In TINS Series dengan tema “Perempuan Tangguh, Adaptif, dan Berdaya di Era Transformasi”. Kegiatan ini berlangsung di Graha Timah Pangkalpinang, Senin (22/12/2025), dan diikuti puluhan karyawati dari berbagai unit kerja di lingkungan PT TIMAH Tbk. Rabu (24/12/2025) Acara tersebut […]

  • OTT KPK Kasus Suap HGB Bogor, 8 Orang Jadi Tersangka Termasuk Pejabat ATR/BPN

    OTT KPK Kasus Suap HGB Bogor, 8 Orang Jadi Tersangka Termasuk Pejabat ATR/BPN

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rabu (16/9/2026) Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek pada Senin (14/9/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak […]

expand_less