Prabowo Resmikan Airbus A400M untuk TNI AU: Langkah Besar Modernisasi Alutsista Nasional

Dari Sevilla ke Halim: Airbus A400M Siap Dukung Misi Militer dan Kemanusiaan Indonesia

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan pesawat angkut berat Airbus A400M kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dalam sebuah upacara militer di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025). Prosesi penyerahan ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia, khususnya di matra udara.

Acara penyerahan dimulai sekitar pukul 10.55 WIB dengan penyerahan simbolis kunci pesawat dari Presiden Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang kemudian menyerahkan kunci tersebut kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono. Momen tersebut disaksikan sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

banner 336x280

Sebelum penyerahan kunci, Presiden Prabowo yang mengenakan baju safari berwarna krem memimpin prosesi pembukaan tirai Merah Putih yang menutupi sisi kiri pesawat. “Bismillahirrahmanirrahim,” ucap Prabowo lantang seraya membuka tirai tersebut. Setelah tirai terbuka, tampak jelas lambang Skadron Udara 31 terpampang di badan pesawat, tepat di samping pintu masuk.

Setelahnya, Prabowo melanjutkan dengan prosesi penyiraman air kendi berwarna emas di bagian roda depan pesawat. Penyiraman dilakukan tiga kali sebagai simbol harapan agar pesawat dapat beroperasi dengan selamat dan membawa manfaat besar bagi bangsa.

“Ini bukan hanya pesawat, tapi simbol kemandirian dan kehormatan bangsa Indonesia di langit nusantara,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Usai prosesi simbolik, Presiden bersama jajaran pejabat meninjau bagian dalam pesawat Airbus A400M. Prabowo tampak berbincang dengan para teknisi dan personel TNI AU yang akan mengoperasikan pesawat tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada tim yang telah menjalani pelatihan intensif di luar negeri demi memastikan pengoperasian berjalan optimal.

“Pesawat ini adalah hasil kerja keras bersama. Saya bangga kepada para prajurit dan teknisi TNI AU yang telah menyelesaikan pelatihan di Spanyol. Ke depan, saya ingin Indonesia terus memperkuat kemampuan angkatan udara agar mampu menghadapi tantangan modern,” kata Prabowo.

Pelatihan dan Kesiapan TNI AU

Untuk mengoperasikan pesawat canggih ini, sebanyak 22 personel TNI AU telah mengikuti pelatihan intensif Line & Basic Category (Electrical & Avionic) Airbus A400M di Pusat Pelatihan Internasional Airbus Military and Defence, Sevilla, Spanyol. Pelatihan tersebut berlangsung sejak 23 Juni hingga 15 September 2025.

Dari 22 personel tersebut, lima di antaranya berasal dari Skadron Udara 31, tiga dari Skadron Teknik 021, serta masing-masing dua anggota dari Satuan Pemeliharaan 23 dan 15. Pelatihan ini mencakup pemahaman teknis mengenai sistem avionik, mekanik, serta manuver pesawat dalam berbagai kondisi penerbangan.

KSAU Marsekal Tonny Harjono menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Presiden dan Kementerian Pertahanan terhadap TNI AU. “Kami siap menjaga dan mengoperasikan Airbus A400M ini dengan sebaik-baiknya. Ini akan menjadi tulang punggung baru bagi TNI AU dalam misi angkut strategis, baik militer maupun kemanusiaan,” ujar Tonny.

Spesifikasi Airbus A400M

Airbus A400M merupakan pesawat transport militer generasi baru yang dirancang untuk mengangkut peralatan berat dan personel dalam jarak jauh dengan efisiensi tinggi. Berdasarkan data dari situs resmi Airbus, pesawat ini memiliki kapasitas angkut hingga 37 ton, dengan volume ruang kargo mencapai 340 meter kubik dan luas area sekitar 4×4 meter.

Pesawat ini dapat terbang pada ketinggian maksimum 40.000 kaki dengan kecepatan maksimum 0,72 Mach. Dengan jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan pesawat angkut kelas menengah, A400M mampu menjangkau wilayah terpencil, termasuk daerah dengan medan sulit atau landasan pacu pendek.

Ditenagai oleh empat mesin turboprop Europrop TP400-D6, pesawat ini mampu lepas landas dari landasan sepanjang kurang dari 1.000 meter, bahkan di permukaan tanah yang tidak rata. Struktur 12 roda pada sistem roda pendaratnya membuat distribusi beban menjadi lebih stabil saat mendarat di berbagai medan.

Selain fungsi militer, Airbus A400M juga dirancang untuk misi kemanusiaan seperti pengiriman bantuan bencana dan evakuasi medis. Tangki bahan bakarnya berkapasitas 51 ton, memungkinkan pesawat ini beroperasi untuk misi jarak jauh tanpa perlu sering mengisi bahan bakar.

Simbol Modernisasi Alutsista Indonesia

Kehadiran Airbus A400M di jajaran TNI AU menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan udara nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto memang gencar melakukan modernisasi alutsista di berbagai matra, termasuk pembelian jet tempur Rafale, helikopter Black Hawk, hingga kapal selam baru untuk TNI AL.

Prabowo menegaskan bahwa pengadaan pesawat ini bukan semata urusan militer, melainkan investasi jangka panjang untuk kedaulatan bangsa.

“Kita tidak bisa bergantung pada negara lain dalam hal pertahanan. Pesawat ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia berkomitmen menjaga langitnya sendiri,” tegasnya.

Panglima TNI Agus Subiyanto juga menambahkan bahwa pesawat A400M akan menjadi aset penting dalam operasi logistik nasional.

“Dengan kemampuan daya angkut dan jangkauan yang luas, pesawat ini sangat ideal untuk mendukung operasi militer dan misi kemanusiaan di seluruh wilayah NKRI,” ujarnya.

Dengan penyerahan resmi Airbus A400M ini, Indonesia menegaskan langkahnya menuju angkatan udara yang lebih modern, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan — dari menjaga kedaulatan udara hingga menjalankan misi kemanusiaan lintas benua. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed