KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — PT TIMAH Tbk bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Program ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi pengasuh Tempat Penitipan Anak (TPA) sekaligus memastikan layanan pengasuhan yang lebih profesional dan berkelanjutan. Senin (17/11/2025)
Dua TPA di Kabupaten Bangka Barat, yakni TPA Bunayya dan TPA Ulul Mauza, menjadi lokasi pendampingan dalam program tersebut. Kegiatan sosialisasi dan penguatan kapasitas pengasuh berlangsung di Gedung Wisma Sriwijaya PT TIMAH Tbk, Mentok, Sabtu (15/11/2025), dengan menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten.
Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Babel, Dr. Novianti, menjelaskan bahwa Program TAMASYA merupakan layanan penitipan anak terpadu yang mengedepankan empat aspek utama.
“Program TAMASYA memberikan pendampingan bagi pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi untuk orang tua, serta fasilitasi rujukan kesehatan dan gizi. Sampai saat ini, PT TIMAH Tbk menjadi satu-satunya perusahaan di Bangka Belitung yang mendukung Program TAMASYA,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan pola asuh berkualitas, sekaligus mendukung produktivitas orang tua yang bekerja.
Kepala Dinas P2KBP3A Bangka Barat, Sarbudiyono, juga memberikan apresiasi atas komitmen PT TIMAH Tbk dan BKKBN dalam mendorong peningkatan kompetensi pengasuh TPA di daerah tersebut.
“Untuk saat ini, baru TPA di Kabupaten Bangka Barat yang mendapatkan pendampingan. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas pengasuh dan pengelola TPA dalam pola asuh dan pola pendidikan yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap program ini dapat diperluas ke lebih banyak lembaga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk. Ke depan, kami berharap bukan hanya dua TPA ini saja, tetapi TPA lainnya juga bisa mendapat pendampingan serupa,” tambahnya.
Program penguatan pengasuhan ini juga mendapat sambutan positif dari para pengelola TPA. Pengelola TPA Bunayya, Marlinda, menyampaikan bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari PT Timah Tbk dan BKKBN.
“Kami mengasuh 23 anak dan siap menerapkan ilmu yang diberikan untuk mendukung tumbuh kembang mereka. Terima kasih atas perhatian yang telah diberikan,” ujarnya.
Ketua Pengelola TPA Ulul Mauza, Supriyatin, yang mengasuh 30 anak dengan empat tenaga pengasuh, turut memberikan apresiasi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur mendapat pendampingan ini. Semoga program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak,” katanya.
Melalui Program TAMASYA, PT TIMAH Tbk kembali menegaskan perannya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi usia dini. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat layanan pengasuhan di TPA sehingga dapat memberikan dasar perkembangan yang optimal bagi anak-anak di Bangka Barat. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)













