KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasional perusahaan. Salah satu wujud konkret komitmen tersebut adalah melalui penyelenggaraan program pelatihan yang ditujukan untuk memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas guru. Dua program utama yang dijalankan perusahaan adalah Literasi Guru dan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka). Kedua program ini telah menyasar ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah operasional PT TIMAH Tbk. Rabu (26/11/2025)
Perusahaan menyadari bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas pendidik menjadi fokus penting dalam pilar pendidikan yang dijalankan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). PT TIMAH Tbk menilai bahwa guru yang unggul dan profesional adalah fondasi utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Program Literasi Guru menjadi salah satu agenda yang diselenggarakan dengan menggandeng Komunitas Literasi Sekawan. Program ini bertujuan mendorong guru agar mampu memenuhi standar kompetensi yang sesuai dengan tuntutan profesi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni. Lewat pelatihan ini, perusahaan berharap para guru dapat terus menjaga profesionalitas dalam melaksanakan tugas pembelajaran di kelas.
Materi yang diberikan dalam Literasi Guru tidak hanya mencakup kemampuan menulis, tetapi juga bagaimana guru mampu mengembangkan karya ilmiah populer, menyusun ide secara sistematis, serta menyalurkan pemikiran mereka melalui berbagai media. Kemampuan literasi ini diharapkan bisa menjadi nilai tambah bagi guru sekaligus mampu menginspirasi peserta didik agar menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.
Pelatihan ini mendapatkan respons positif dari peserta. Salah satu guru yang mengikuti program tersebut, Diki dari SDN 5 Jebus, mengatakan bahwa materi yang diberikan sangat bermanfaat dan relevan diterapkan di lingkungan sekolah.
“Materinya sangat bermanfaat. Kami mendapatkan wawasan baru tentang cara menulis karya ilmiah populer yang baik dan benar. Ilmu ini akan kami implementasikan di sekolah, baik dalam proses belajar mengajar maupun kepada sesama guru,” ujarnya.
Sementara itu, guru SDN 5 Parittiga, Helen Moriska, mengungkapkan bahwa program ini memberikan pemahaman penting mengenai literasi dan peluang untuk menghasilkan karya yang dapat dipublikasikan.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak ilmu literasi. Ke depan, kami berencana menyalurkan karya-karya kami ke media lokal dan nasional. Semoga program ini tidak berhenti sampai di sini, dan bisa menjangkau lebih luas, termasuk ke masyarakat,” jelasnya.
Program kedua yang juga menjadi fokus perusahaan adalah Gernas Tastaka, yakni pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajarkan matematika dasar. Program ini dilaksanakan PT TIMAH Tbk bekerja sama dengan Yayasan Penggerak Indonesia Cerdas serta Dinas Pendidikan di wilayah operasional perusahaan.
Gernas Tastaka hadir untuk menjawab tantangan rendahnya minat dan kemampuan siswa terhadap matematika. Dengan metode pengajaran yang lebih aplikatif dan komunikatif, program ini mendorong guru agar mampu menyampaikan materi matematika dasar dengan cara yang lebih mudah dipahami siswa.
Salah satu peserta, Alias dari SDN 19 Tempilang, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan tersebut. Ia mengatakan bahwa materi yang diajarkan membuat dirinya semakin termotivasi untuk mengembangkan metode pembelajaran.
“Awalnya kami belum paham bagaimana menulis karya ilmiah populer. Berkat program ini, kami jadi lebih termotivasi. Harapannya, PT Timah bisa terus memfasilitasi pelatihan serupa di bidang pendidikan lainnya,” ujarnya.
Guru SDN 10 Jebus, Ermawati, turut menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kapasitas pendidik.
“Kami jadi tahu pentingnya menulis karya tulis ilmiah populer. Semoga dari pelatihan ini, kami bisa menyumbangkan opini atau pandangan untuk kemajuan Bangka Barat,” katanya.
Dengan berlangsungnya kedua program ini, PT TIMAH Tbk berharap para guru dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Perusahaan memastikan pelatihan pendidikan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)














