Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Pungli di Tubuh Dishub Pangkalpinang? Juru Parkir Beberkan Setoran Liar Rp20 Ribu Per Hari

Pungli di Tubuh Dishub Pangkalpinang? Juru Parkir Beberkan Setoran Liar Rp20 Ribu Per Hari

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pangkalpinang mulai terungkap. Sejumlah juru parkir (jukir) resmi mengaku dipaksa menyetor uang setiap hari kepada oknum petugas Dishub tanpa adanya tanda bukti resmi. Temuan ini menimbulkan dugaan adanya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran kota. Selasa (28/10/2025)

“Setiap hari kami setor Rp20 ribu ke orang Dishub. Dulu masih ada bukti setor dan tanda tangan, tapi sekarang tidak lagi,” ungkap seorang jukir yang enggan disebut namanya saat ditemui di kawasan pusat kota, Senin (27/10/2025).

Menurut para jukir, kewajiban setor itu tetap berjalan bahkan saat hari libur. Mereka mengaku mendapat tekanan jika jumlah setoran tidak sesuai dengan target harian.

“Kalau setor kurang, dimarahi. Jas hujan dan rompi cuma dikasih sekali, itu pun nunggu lama. Lima tahun kerja, belum pernah dikasih lagi,” keluh seorang jukir lainnya dengan nada kesal.

Beberapa jukir menduga kuat bahwa uang setoran tersebut tidak masuk ke kas daerah, melainkan ke kantong pribadi oknum Dishub di lapangan.

“Kalau di Pangkalpinang ada ratusan jukir, bisa dibayangkan berapa uang yang hilang tiap bulan,” ujarnya.

Sumber lain di lapangan menyebutkan bahwa sistem parkir di Pangkalpinang masih jauh dari transparan. Tidak adanya bukti setor atau karcis resmi memperkuat indikasi adanya praktik pungli yang sudah berlangsung lama.

“Kalau kepala dinas bilang tidak tahu, rasanya mustahil. Pertanyaannya, uang setoran itu ke mana sebenarnya?” ujar salah satu jukir dengan nada heran.

Fenomena ini berdampak pada citra jukir resmi yang kini ikut tercoreng di mata masyarakat. Banyak warga menganggap para jukir hanya mencari keuntungan pribadi, padahal sebagian besar dari mereka hanyalah korban sistem yang tidak transparan.

“Kami dianggap preman, padahal kami cuma ikut aturan dari atas. Kami harap Prof. Udin bisa benahi sistem ini dan data ulang jukir yang benar-benar resmi,” harap seorang jukir di kawasan pasar lama.

Menanggapi laporan dugaan pungli ini, Walikota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin (Prof Udin), mengakui masih ada kelemahan dalam sistem pengelolaan parkir di kota tersebut. Ia berjanji akan segera memperbaikinya agar lebih tertib dan transparan.

“Terima kasih atas masukannya. Dalam waktu dekat, sistem perparkiran di Pangkalpinang akan kami perbaiki. Kami ingin semua setoran masuk ke kas daerah dan tercatat secara resmi,” ujar Prof. Udin ketika dikonfirmasi media, Senin (27/10/2025).

Sementara itu, sejumlah warga menilai bahwa dugaan setoran tanpa bukti resmi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kota. Menurut mereka, praktik semacam ini bisa menjadi pintu masuk kebocoran PAD dan mengindikasikan adanya pungli terstruktur di tingkat lapangan.

“Kalau benar ada setoran liar, itu harus diaudit. Jangan sampai uang rakyat bocor di lapangan. Pemerintah harus berani bersih-bersih,” tegas salah satu warga, Andi, yang sering memarkirkan kendaraannya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya mendapatkan konfirmasi langsung dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang terkait dugaan adanya pungli dan sistem setoran liar yang melibatkan petugas di lapangan.

Aktivis antikorupsi lokal juga mendesak agar pemerintah kota bersama aparat penegak hukum turun langsung melakukan investigasi menyeluruh.

“Harus ada audit lapangan. Jika terbukti ada setoran tidak resmi, oknum tersebut wajib ditindak sesuai hukum. Jangan hanya juru parkirnya yang ditekan, tapi aparatnya dibiarkan,” ujar salah satu aktivis dari LSM Pemantau Anggaran Babel.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari pemerintah kota dalam menertibkan pengelolaan parkir dan menindak oknum yang bermain di balik sistem ini. Jika tidak segera dibenahi, kebocoran PAD dan citra buruk Dishub Pangkalpinang akan terus membayangi sektor pelayanan publik di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut. (Sumber : Radar Bahtera, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPS Proses Klaim Nasabah, Daftar BPR Bangkrut di Indonesia Bertambah Jadi 22 Bank

    LPS Proses Klaim Nasabah, Daftar BPR Bangkrut di Indonesia Bertambah Jadi 22 Bank

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali mengumumkan pencabutan izin usaha salah satu bank perkreditan rakyat di Indonesia. Kali ini, giliran PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dwicahaya Nusaperkasa yang resmi dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 24 Juli 2025. Senin (28/7/2025) BPR Dwicahaya Nusaperkasa yang beralamat di Jalan Sukarno Nomor […]

  • Dugaan Pencurian Aset Negara di Pematangsiantar: Sorotan Tajam ke Dinas PKP

    Dugaan Pencurian Aset Negara di Pematangsiantar: Sorotan Tajam ke Dinas PKP

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pematangsiantar) — Dugaan pencurian aset negara kembali mencuat di Kota Pematangsiantar. Kali ini, sorotan tertuju pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang diduga terlibat dalam penghilangan dan penggantian secara ilegal aset negara berupa lampu penerangan jalan, kabel jaringan, dan panel listrik. Aset-aset tersebut sebelumnya terpasang di sejumlah titik, seperti Jalan Pendidikan, Kelurahan […]

  • Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar, PT TIMAH Gaungkan Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini

    Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar, PT TIMAH Gaungkan Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi perusahaan dalam Grand Final Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sabtu (25/4/2026) Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar ini […]

  • Diduga Kebal Hukum, Barang Ilegal Tetap Masuk Bengkalis

    Diduga Kebal Hukum, Barang Ilegal Tetap Masuk Bengkalis

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BENGKALIS, RIAU) – Terkait dengan dugaan bebasnya barang ilegal masuk ke Indonesia melalui perairan Pulau Bengkalis, hingga kini kegiatan tersebut masih berjalan. Pantauan dilapangan, bahkan kapal-kapal pembawa barang Ilegal tersebut sepertinya mendapat pengawalan, baik dari Kapal Angkatan Laut, maupun Kapal Bea Cukai Bengkalis. Selasa (7/7/2026) “Yang kita lihat saat ini memang kapal-kapal yang […]

  • Cegah Pelanggaran Maritim, KPLP Tanjung Priok Intensifkan Pengawasan di Laut Bangka Belitung

    Cegah Pelanggaran Maritim, KPLP Tanjung Priok Intensifkan Pengawasan di Laut Bangka Belitung

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BELITUNG) — Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok melalui Kapal Patroli KN Trisula-P.111 melaksanakan pengawasan intensif terhadap aktivitas pelayaran dan penambangan timah di wilayah perairan Kepulauan Bangka Belitung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan di laut berjalan sesuai dengan ketentuan hukum, serta menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran. Rabu (15/10/2025) […]

  • Tak Punya KTP, Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS, Legislator: : Ini Bukti Sistem Masih Diskriminatif

    Tak Punya KTP, Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS, Legislator: : Ini Bukti Sistem Masih Diskriminatif

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Kasus penolakan terhadap seorang warga Baduy Dalam bernama Repan (16) di salah satu rumah sakit di Jakarta menimbulkan keprihatinan publik. Remaja tersebut ditolak saat hendak mendapat pertolongan medis usai menjadi korban begal lantaran tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Peristiwa ini menuai reaksi keras dari anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, […]

expand_less