Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Tak Terima Ditegur Saat Main HP, Pemuda di Pangkalpinang Hajar Ayah Kandung hingga Lebam

Tak Terima Ditegur Saat Main HP, Pemuda di Pangkalpinang Hajar Ayah Kandung hingga Lebam

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Peristiwa memilukan terjadi di Kelurahan Sinar Bulan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Seorang anak berinisial F (21) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, Ahmad Yani (57), hanya karena tidak terima ditegur saat bermain handphone hingga larut malam. Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 09.30 WIB dan menghebohkan warga sekitar. Jumat (7/11/2025)

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bukit Intan AKP Yosua Surya Admadja membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban menegur pelaku karena suara dari ponselnya dianggap terlalu bising dan mengganggu waktu istirahat. Namun, teguran itu justru memicu amarah sang anak.

“Pelaku tidak terima ditegur oleh ayahnya saat sedang bermain handphone hingga larut malam. Pelaku kemudian memukul korban dengan tangan kosong berulang kali hingga korban mengalami luka dan lebam di bagian wajah,” ujar AKP Yosua Surya Admadja kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).

Akibat penganiayaan tersebut, Ahmad Yani mengalami luka di pipi dan bibir serta lebam di beberapa bagian wajah. Setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri dari rumah untuk menghindari kejaran warga yang mengetahui peristiwa tersebut.

Namun, berkat laporan warga dan kesigapan aparat kepolisian, pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian.

“Petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku bersembunyi di rumah temannya di wilayah yang sama. Bersama warga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sinar Bulan mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” jelas Kapolsek.

Setelah diamankan, F langsung dibawa ke Polsek Bukit Intan untuk pemeriksaan awal sebelum diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pangkalpinang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, korban Ahmad Yani telah dibawa ke Polresta Pangkalpinang untuk mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan medis. Polisi memastikan kondisi korban saat ini mulai membaik meski masih mengalami trauma akibat perbuatan anak kandungnya tersebut.

Kapolsek menambahkan, kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih mengendalikan emosi dalam hubungan keluarga.

“Kami mengimbau masyarakat agar menyelesaikan permasalahan keluarga dengan kepala dingin. Jangan sampai perbedaan kecil justru menimbulkan kekerasan,” ujarnya.

Hingga kini, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mendalami motif di balik tindak kekerasan yang tega dilakukan terhadap orang tua kandungnya sendiri. (Sumber : WartaPublik.com, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less