
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eddy Iskandar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Menurutnya, stabilitas daerah sangat penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri dengan aman dan nyaman. Rabu (11/3/2026)
Ajakan tersebut disampaikan Eddy Iskandar saat dimintai keterangan oleh awak media di Pangkalpinang, Selasa (9/3/2026). Ia menekankan bahwa peran seluruh pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, maupun masyarakat umum sangat dibutuhkan dalam menjaga suasana tetap kondusif.

“Dalam suasana Ramadan hingga menjelang Idulfitri ini, mari kita sama-sama menjaga kondusivitas,” ujar Eddy.
Politisi Partai Golkar ini mengatakan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar semua pihak menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik sosial.
Menurutnya, stabilitas daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh masyarakat.
“Mari bersama-sama kita menjaga situasi tetap aman dan kondusif dari Ramadan hingga Idulfitri nanti,” tambahnya.
Eddy juga menyoroti pentingnya sikap saling menahan diri di tengah dinamika sosial yang terjadi di masyarakat. Ia mengingatkan agar berbagai persoalan kecil yang muncul tidak diperbesar sehingga menimbulkan dampak yang lebih luas.
“Jangan sampai persoalan kecil justru menjadi pemantik masalah yang lebih besar di masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai gesekan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan cara yang bijak dan mengedepankan dialog serta musyawarah.
Menurut Eddy, khususnya bagi pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab di pemerintahan maupun lembaga publik, penting untuk memberikan contoh yang baik dalam menjaga suasana tetap tenang dan terkendali.
“Terlebih bagi kita yang memiliki tanggung jawab dan kewenangan, penting untuk menjaga suasana agar tetap tenang dan terkendali,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, Eddy Iskandar juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya.
Ia menilai bahwa menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pangan hingga kebutuhan lainnya. Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Karena itu, ia meminta instansi terkait untuk melakukan pemantauan secara rutin terhadap distribusi dan ketersediaan bahan pokok di pasar.
“Kita memahami kebutuhan masyarakat biasanya meningkat saat mendekati hari raya. Karena itu, pemantauan stok dan harga harus dilakukan secara rutin agar jika ada kejanggalan bisa segera diantisipasi,” kata Eddy.
Menurutnya, langkah antisipasi tersebut penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.
Ia juga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar hingga ke seluruh wilayah di Bangka Belitung.
Di sisi lain, aparat keamanan juga telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas daerah menjelang Idulfitri.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama sejumlah instansi terkait guna membahas langkah-langkah pengamanan menjelang hari raya.
Kapolda Babel, Inspektur Jenderal Polisi Viktor T. Sihombing, mengatakan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
“Hari ini masing-masing instansi memberikan masukan terkait rencana pengamanan yang akan dilakukan secara sinergi dan bersama-sama,” kata Viktor.
Dalam rapat tersebut, berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi menjelang hari raya turut dibahas. Di antaranya terkait kemungkinan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), distribusi gas elpiji, hingga potensi kenaikan harga bahan pokok di pasar.
Selain itu, pihak kepolisian juga mempersiapkan langkah-langkah pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Bangka Belitung.
Menurut Viktor, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang dan setelah hari raya biasanya berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di sejumlah jalur utama.
Karena itu, kepolisian akan menyiapkan berbagai skenario pengamanan guna mengurangi potensi kemacetan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Termasuk juga mengantisipasi kepadatan lalu lintas serta potensi kerawanan kecelakaan di sejumlah titik,” jelasnya.
Dengan adanya koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan hingga Idulfitri.
Eddy Iskandar berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama bulan suci Ramadan dapat terus dijaga oleh masyarakat Bangka Belitung.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial.
“Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan baik dan merayakan Idulfitri dalam suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya. (Sandy Batman/KBO Babel)












