Warga Zikri Residence Geger, Pria 38 Tahun Tewas Gantung Diri di Dapur Rumah

Duda Tiga Anak di Pangkalpinang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi Dalami Penyebabnya

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Warga Perumahan Zikri Residence, Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Pangkalpinang, digegerkan oleh penemuan seorang pria yang tewas gantung diri pada Kamis (23/10/2025) petang. Korban diketahui bernama PA (38), seorang duda beranak tiga yang belakangan tinggal bersama adik kandungnya. Jum’at (24/10/2025)

Korban pertama kali ditemukan oleh adik perempuannya, NU, sekitar pukul 18.00 WIB. Menurut keterangan NU, dirinya baru saja pulang dari rumah orang tua mereka dan curiga melihat kondisi rumah kakaknya dalam keadaan gelap meski jendela depan terbuka.

banner 336x280

“Saya sempat telpon kakak, tapi tidak ada jawaban sama sekali. Karena curiga, saya minta tolong tetangga untuk masuk lewat jendela,” ujar NU dengan suara bergetar kepada petugas di lokasi.

Begitu masuk ke dalam rumah, NU langsung terkejut melihat kakaknya sudah tergantung di bagian dapur. Spontan, ia menjerit meminta tolong hingga warga sekitar berdatangan. Beberapa warga kemudian segera menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama berselang, Tim Inafis Satreskrim Polresta Pangkalpinang tiba di lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Depati Hamzah untuk dilakukan visum.

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners melalui Kasat Reskrim AKP Singgih Aditya Utama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik aksi nekat korban.

“Benar, telah ditemukan seorang pria berinisial PA (38) yang meninggal dunia akibat gantung diri di kediamannya. Tim kami sudah melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Untuk saat ini, kami masih mendalami motif korban,” kata AKP Singgih, Kamis (23/10/2025).

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban selain bekas jeratan tali di leher. Polisi juga mengamankan sejumlah barang di lokasi kejadian sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil olah TKP, kuat dugaan korban meninggal murni karena bunuh diri. Namun demikian, kami tetap akan melakukan penyelidikan mendalam dengan meminta keterangan dari keluarga dan saksi di sekitar lokasi,” tambah Singgih.

Diketahui, korban PA merupakan duda yang telah berpisah dengan istrinya sekitar tiga tahun lalu. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai tiga orang anak yang kini tinggal bersama mantan istrinya di Pulau Jawa. Sejak bercerai, korban diketahui tinggal berpindah-pindah hingga akhirnya menetap bersama adiknya di Perumahan Zikri Residence beberapa bulan terakhir.

Sejumlah warga sekitar mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Mereka mengenal PA sebagai sosok yang pendiam namun ramah kepada tetangga.

“Orangnya jarang keluar rumah, tapi kalau disapa selalu senyum. Kami tidak menyangka kalau dia akan nekat seperti itu,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Pihak keluarga masih berduka dan menolak memberikan banyak keterangan. Sementara jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar, terutama bagi mereka yang tengah menghadapi masalah pribadi atau tekanan hidup.

“Bunuh diri bukan jalan keluar. Kami mengimbau agar masyarakat tidak segan meminta bantuan atau berkonsultasi jika menghadapi masalah berat,” tutup AKP Singgih. (Sumber : Timelines.id, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *