Yus Derahman Dorong Pembukaan Pelabuhan Tanjung Ular: Investor hingga Nelayan Siap Dilibatkan

Pelabuhan Tanjung Ular Segera Beroperasi, Pemkab Bangka Barat Fokus Percepat Konektivitas dan Distribusi

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (MENTOK) — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat terus mendorong percepatan pengaktifan Pelabuhan Tanjung Ular sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, pada Rabu (26/11), yang menyatakan bahwa pengoperasian pelabuhan kini hanya menunggu proses akhir dari kementerian terkait. Kamis (27/11/2025)

“Mudah-mudahan Pelabuhan Tanjung Ular segera digerakkan dan dibuka. Kita tinggal menunggu proses dari kementerian terkait,” ujar Yus Derahman. Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk mempercepat realisasi pengoperasian pelabuhan tersebut.

banner 336x280

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah koordinasi dengan PT Timah sebagai pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kawasan tersebut, serta Pelindo yang memegang hak pengelolaan Pelabuhan Mentok. Masalah pendangkalan di area pelabuhan disebut menjadi salah satu isu yang harus dibahas bersama, mengingat kondisi tersebut dapat memengaruhi kesiapan operasional secara menyeluruh.

Selain persoalan teknis, Yus juga menekankan pentingnya dukungan dari komunitas nelayan. Ia menyebut bahwa pembukaan akses pelabuhan akan sangat bergantung pada pernyataan kesiapan dari para nelayan yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

“Kalau nelayan sudah menyatakan siap, mereka juga siap membuka akses pintu pelabuhan,” tambah Yus. Pemerintah daerah, katanya, ingin memastikan bahwa semua pihak—terutama mereka yang sehari-hari menggantungkan mata pencaharian di laut—terlibat dalam proses ini, sehingga keputusan yang diambil tidak menimbulkan konflik atau mengorbankan kelompok masyarakat tertentu.

Di sisi lain, potensi investasi juga menjadi faktor pendorong utama dalam pengaktifan pelabuhan tersebut. Yus mengungkapkan bahwa sejumlah investor telah menunjukkan minat untuk masuk ke wilayah Tanjung Ular. Salah satunya adalah Pertamina, yang disebut tengah mengkaji rencana pembangunan fasilitas kilang di kawasan tersebut.

Menurut Yus, wacana pembangunan kilang di Tanjung Ular dapat menjadi solusi strategis dalam memperpendek jalur distribusi energi, terutama mengingat kondisi geografis dan dinamika arus pelayaran di sejumlah titik di Bangka Belitung.

“Mudah mudahan Pertamina, membangun kilang mungkin tidak di Pangkalbalam lagi, tetapi di Tanjung Ular, sehingga memperpendek lalu lintas ketika air surut,” jelasnya.

Lebih jauh, Yus menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan tidak hanya berkaitan dengan potensi pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga berperan besar dalam membuka ruang bagi pengembangan dunia usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, beroperasinya pelabuhan akan memunculkan berbagai aktivitas ekonomi baru.

“Kita terbuka perusahaan masuk. Pelabuhan adalah roda ekonomi. Kalau pelabuhan hidup, pekerja, kuli pikul, dan aktivitas perdagangan akan tumbuh. Pelabuhan Mentok bisa hidup kembali, tidak seperti kota yang habis perang,” ujarnya menambahkan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, lanjut Yus, berkomitmen untuk melanjutkan komunikasi, pengawalan, dan pembenahan terkait seluruh pelabuhan yang ada di wilayah tersebut. Harapannya, pengaktifan Pelabuhan Tanjung Ular dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memulihkan kejayaan pelabuhan-pelabuhan di Bangka Barat.

Dengan semakin dekatnya realisasi operasional Pelabuhan Tanjung Ular, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan memperoleh manfaat maksimal dari peningkatan konektivitas dan efisiensi distribusi logistik yang akan ditawarkan pelabuhan tersebut. Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh proses akan terus dikawal sesuai aturan dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat. (Zulfikar/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *