Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Permintaan SPPG Tembus 2,6 Ton per Bulan, Harga Ayam di Pangkalpinang Naik

Permintaan SPPG Tembus 2,6 Ton per Bulan, Harga Ayam di Pangkalpinang Naik

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin yang akrab disapa Prof Udin, mengakui kenaikan harga ayam broiler di Kota Pangkalpinang dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program nasional tersebut dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini telah beroperasi di sejumlah titik di Pangkalpinang dan wilayah sekitarnya. Rabu (17/12/2025)

Menurut Prof Udin, Pangkalpinang memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan dan distribusi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kondisi itu membuat permintaan ayam tidak hanya berasal dari masyarakat Kota Pangkalpinang, tetapi juga dari daerah sekitar dan wilayah perbatasan yang menjadikan Pangkalpinang sebagai tempat berbelanja kebutuhan pokok.

“Kita ini bukan hanya memenuhi kebutuhan daerah kita sendiri, tapi juga daerah lain termasuk wilayah perbatasan. Mereka belanja di Pangkalpinang. Akhirnya permintaan ayam meningkat tajam,” kata Prof Udin, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, kebutuhan ayam untuk program MBG tergolong besar dan bersifat rutin. Setiap dapur SPPG membutuhkan pasokan ayam dalam jumlah tertentu untuk memenuhi standar menu bergizi bagi penerima manfaat. Ketika kebutuhan tersebut berjalan bersamaan dengan permintaan masyarakat umum, maka tekanan terhadap ketersediaan pasokan tidak dapat dihindari.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut Prof Udin, telah berupaya mengantisipasi kenaikan harga dengan mencari alternatif pasokan dari daerah lain. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil signifikan karena kondisi serupa juga terjadi di wilayah pemasok utama.

“Kami sudah hubungi Palembang dan Jakarta, ternyata sama saja. Harga ayam di sana juga sedang tinggi,” ujarnya.

Prof Udin menilai kenaikan harga ayam ini merupakan bagian dari fase transisi seiring dimulainya program MBG secara nasional. Ia optimistis kondisi tersebut dapat dikendalikan melalui penguatan koordinasi antardaerah serta penyesuaian pasokan dalam jangka menengah.

“Ini kondisi transisi karena ada program MBG. Transisi ini harus kita antisipasi supaya harga tidak naik terlalu tinggi dan tidak memberatkan masyarakat,” tegasnya.

Untuk memastikan kondisi riil di lapangan, Wali Kota Pangkalpinang berencana melakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar tradisional. Langkah ini dilakukan guna memantau langsung harga jual ayam serta ketersediaan stok di tingkat pedagang.

“Nanti saya akan sidak ke pasar untuk melihat langsung keadaannya,” kata Prof Udin.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM Kota Pangkalpinang, Andika, menjelaskan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk operasional dapur SPPG di Pangkalpinang tergolong besar, terutama untuk komoditas ayam. Saat ini terdapat sembilan dapur SPPG yang telah aktif beroperasi, dengan potensi penambahan dapur baru dalam waktu dekat.

“Rata-rata kebutuhan ayam untuk satu bulan di seluruh dapur SPPG di Pangkalpinang mencapai 2.265 kilogram,” ujar Andika.

Menurutnya, angka tersebut belum termasuk kebutuhan tambahan apabila SPPG baru mulai beroperasi. Sementara di sisi lain, pasokan ayam di Pangkalpinang dan sekitarnya relatif terbatas. Ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan inilah yang mendorong terjadinya kenaikan harga.

“Kalau barangnya sedikit tapi kebutuhannya tinggi, tentu harga ikut terdorong naik,” jelasnya.

Selain ayam, Andika menyebut komoditas lain yang memiliki kebutuhan cukup besar dalam program MBG adalah buah dan susu. Kebutuhan buah untuk mendukung program ini mencapai sekitar 7.748 kilogram per bulan, sedangkan kebutuhan susu mencapai 2.997 kemasan setiap bulannya.

Berbeda dengan ayam, kebutuhan cabai dalam program MBG tergolong kecil. Cabai rawit hanya dibutuhkan sekitar 17 kilogram per bulan, sementara cabai besar sekitar 64 kilogram. Karena itu, kenaikan harga cabai yang terjadi belakangan ini tidak berkaitan dengan program MBG.

“Untuk cabai, kenaikan harga murni karena faktor cuaca ekstrem yang menyebabkan banyak daerah gagal panen,” tegas Andika.

Ke depan, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga akan mendorong kolaborasi dengan peternak lokal agar produksi ayam dapat ditingkatkan secara bertahap. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi pelaku usaha peternakan. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat akan terus dilakukan guna memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar.

Dengan sinergi tersebut, Pemkot optimistis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berlanjut secara berkelanjutan, harga bahan pokok tetap terkendali, dan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang terjangkau serta berkualitas. Pemantauan pasar akan dilakukan secara berkala agar setiap gejolak harga dapat segera direspons melalui kebijakan yang tepat, cepat, dan terukur demi menjaga stabilitas ekonomi daerah serta melindungi daya beli masyarakat Pangkalpinang secara menyeluruh dan berkelanjutan di masa depan. (Sumber :  Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beda Versi TNI dan Polisi, KontraS Minta Pengusutan Kasus Andrie Yunus Diambil Alih Tim Netral

    Beda Versi TNI dan Polisi, KontraS Minta Pengusutan Kasus Andrie Yunus Diambil Alih Tim Netral

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Federasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak pembentukan tim pencari fakta independen untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap aktivis hak asasi manusia, Andrie Yunus. Hingga hampir dua pekan sejak kejadian, pengusutan kasus dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan, bahkan memunculkan sejumlah kejanggalan yang menimbulkan keraguan publik. Kamis (26/3/2026) […]

  • KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Dukungan terhadap sosok Basit Cinda untuk menjadi Wali Kota Pangkalpinang terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan datang dari kelompok musisi jalanan yang kerap menghidupkan suasana kota lewat lagu-lagu sederhana namun penuh makna. Selasa (3/6/2025).

    Basit Cinda Disambut Lagu dan Haru: Musisi Jalanan Nyatakan Dukungan Penuh  

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Dukungan terhadap sosok Basit Cinda untuk menjadi Wali Kota Pangkalpinang terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan datang dari kelompok musisi jalanan yang kerap menghidupkan suasana kota lewat lagu-lagu sederhana namun penuh makna. Selasa (3/6/2025). Minggu sore (1/6/2025), Alun-alun Taman Merdeka menjadi saksi pertemuan hangat dan akrab antara Basit Cinda […]

  • Heboh! Ibu Hamil Meninggal Ditolak 4 RS di Papua, Kemenkes Turun Tangan

    Heboh! Ibu Hamil Meninggal Ditolak 4 RS di Papua, Kemenkes Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menurunkan tim investigasi ke Papua untuk menyelidiki kasus meninggalnya seorang ibu hamil, Irene Sokoy, yang diduga ditolak oleh empat rumah sakit di Jayapura. Kasus ini menyita perhatian publik setelah keluarga korban mengungkap kronologi panjang penolakan fasilitas kesehatan yang berujung pada kematian tragis Irene dan bayi berusia enam […]

  • Fishing Competition 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Karyawan PT TIMAH Tbk di Sungailiat

    Fishing Competition 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Karyawan PT TIMAH Tbk di Sungailiat

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) – Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan DOK Air Kantung, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (17/1/2026). Mereka antusias mengikuti Fishing Competition 2026 yang digelar oleh Ikatan Karyawan Wilayah Sungailiat bekerja sama dengan Divisi Engineering & Operation Excellent PT TIMAH Tbk. Senin (19/1/2026) Kegiatan ini berlangsung meriah dan […]

  • Respons Cepat! Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Turun Langsung Pantau Drainase Saat Hujan

    Respons Cepat! Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Turun Langsung Pantau Drainase Saat Hujan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Hujan yang mengguyur Kota Pangkalpinang pada Selasa (4/11/2025) sore tidak menyurutkan langkah Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin atau Prof. Udin, bersama Wakil Wali Kota Cece Dessy, untuk turun langsung meninjau sejumlah titik rawan banjir. Meski diguyur hujan gerimis, keduanya tetap berkeliling ke beberapa kawasan guna memastikan kondisi drainase dan kolong retensi berfungsi […]

  • Aksi Penambang Beltim, PT TIMAH Buka Suara: Hormati Aspirasi dan Aktifkan Tanggap Darurat

    Aksi Penambang Beltim, PT TIMAH Buka Suara: Hormati Aspirasi dan Aktifkan Tanggap Darurat

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH Tbk menyampaikan sikap resmi menyikapi aksi massa masyarakat yang berlangsung di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Perusahaan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat sekaligus menyesalkan adanya tindakan perusakan yang menimbulkan kerugian. Sabtu (8/8/2026) Corporate Secretary PT TIMAH Tbk, Ruddy Nursalam, mengatakan perusahaan memahami bahwa aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan […]

expand_less