Bangun Keluarga Berkualitas, PT TIMAH dan BKKBN Kepri Hadirkan Program Pendampingan Orang Tua dan Anak
- account_circle Sandy
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KBOBABEL.COM (KARIMUN) – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dapat dimulai dari lingkungan keluarga melalui pengasuhan dan pendampingan anak sejak usia dini. Untuk mendukung hal tersebut, PT TIMAH (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan layanan rujukan bagi orang tua dan anak di TPA Darul Mukmin, Kabupaten Karimun. Selasa (4/11/2026)
Layanan rujukan bagi orag tua dan anak ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kementerian Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Batch II. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pola asuh yang tepat sekaligus mendukung identifikasi dini terhadap potensi terjadninya gangguan tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, sebanyak delapan pasangan orang tua bersama delapan anak mendapatkan layanan konseling dan pendampingan. Layanan tersebut melibatkan tenaga profesional dan mitra kompeten, seperti dokter spesialis anak, psikolog anak, serta tenaga pendukung lainnya.
Penata Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKB) Ahli Muda BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Sri Parwanti, menjelaskan bahwa layanan rujukan merupakan satu dari empat bentuk layanan pendampingan dalam program prioritas TAMASYA.
Menurutnya, layanan ini bertujuan mengidentifikasi secara dini kemungkinan gangguan tumbuh kembang anak, seperti keterlambatan bicara (speech delay) dan autisme, sehingga anak dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.
“Pendampingan dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli seorang psikolog agar hasil identifikasi dapat ditindaklanjuti melalui penanganan yang tepat sasaran. Dengan demikian, orang tua juga memperoleh pemahaman mengenai kondisi dan kebutuhan perkembangan anak,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan Batch II merupakan kelanjutan dari pendampingan sebelumnya yang mendapatkan respons positif dari para penerima manfaat. Pada pelaksanaan Batch I, layanan telah menjangkau lima anak, sementara Batch II memberikan pendampingan kepada delapan anak beserta orang tua mereka.
Sri Parwanti mengapresiasi sinergi PT TIMAH dalam mendukung pelaksanaan program TAMASYA. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan program sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap dukungan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT TIMAH tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat lebih luas.
“Penguatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh dan tumbuh kembang anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Keluarga yang memiliki pengetahuan pengasuhan yang baik akan menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas,” katanya.
Kolaborasi ini juga dinilai sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Selain memberikan manfaat langsung kepada keluarga penerima layanan, keterlibatan PT TIMAH dalam program TAMASYA juga menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan keluarga.
Melalui dukungan terhadap program TAMASYA, PT TIMAH berharap penguatan kualitas SDM dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Sebab, pengasuhan yang tepat sejak usia dini merupakan salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)
- Penulis: Sandy
- Editor: Putri
- Sumber: https://timah.com/berita/post/perkuat-pembangunan-keluarga-pt-timah-dan-bkkbn-kepulauan-riau-hadirkan-pendampingan-orang-tua-dan-anak.html





Saat ini belum ada komentar