KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Kapolda Babel) Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan bahwa pemberantasan tambang ilegal menjadi perhatian utama jajarannya. Penegasan tersebut disampaikan usai memimpin serah terima jabatan (sertijab) sembilan Pejabat Utama (PJU) Polda Babel yang digelar di Pangkalpinang, Senin (12/1/2025).
Menurut Viktor, aktivitas penambangan tanpa izin masih menjadi persoalan serius di Bangka Belitung. Oleh karena itu, penanganannya akan menjadi fokus utama kepemimpinannya ke depan, selain pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“Khusus untuk Bangka Belitung, penambangan tentu menjadi perhatian utama. Kalau narkoba, jauh-jauh hari sudah kita tekankan, siapapun tidak boleh menyalahgunakan narkoba, baik masyarakat maupun anggota Polri sendiri,” kata Viktor kepada wartawan.
Kapolda menegaskan, Polri tidak akan pandang bulu dalam menegakkan hukum. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku, termasuk jika pelanggaran tersebut dilakukan oleh anggota kepolisian.
“Tindakan tegas pasti akan kita lakukan. Tidak ada pengecualian. Jika ada anggota yang melanggar hukum, tentu akan diproses sesuai ketentuan,” ujarnya.
Viktor menjelaskan, tugas pokok kepolisian tetap berlandaskan pada tiga pilar utama, yakni menegakkan hukum, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Prinsip tersebut, kata dia, menjadi pedoman kerja bagi seluruh jajaran, tanpa bergantung pada siapa pejabat yang menjabat.
“Mungkin pola kerja bisa saja berbeda, tapi prinsip dan pedoman kerjanya sama. Apa yang sudah dilakukan pejabat lama, itu juga yang akan dilanjutkan oleh pejabat baru,” jelasnya.
Serah terima jabatan sembilan PJU Polda Babel ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan upaya meningkatkan kinerja kepolisian di wilayah Bangka Belitung. Kapolda berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan bekerja maksimal sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Babel yang baru, Kombes Pol Agus Sugiyarso, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas yang diamanahkan pimpinan. Ia menegaskan bahwa kehumasan memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya melalui kemitraan dengan media.
“Per hari ini kami sudah resmi dinas di Polda Bangka Belitung. Intinya kami akan melaksanakan perintah pimpinan. Tugas kami di bidang kehumasan adalah bermitra dengan media dan menjadi penyambung lidah pimpinan kepada masyarakat,” ujar Agus.
Agus menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan terbuka agar tidak terjadi miskomunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, peran humas tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh publik.
“Kami ini perpanjangan tangan, penyambung lidah dari rekan-rekan semuanya. Harapan kami, tidak ada miskomunikasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program dan capaian yang telah dibangun oleh pejabat humas sebelumnya. Selain itu, Agus berjanji akan melakukan perbaikan secara bertahap terhadap hal-hal yang dinilai masih kurang.
“Kami hanya melanjutkan apa yang sudah baik, dan pelan-pelan memperbaiki apa yang masih kurang,” ucapnya.
Dengan fokus pada penertiban tambang ilegal dan pemberantasan narkoba, Polda Babel diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. (Sumber : RRI, Editor : KBO Babel)










