KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Sepanjang tahun 2025, perusahaan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini telah menyalurkan dana pembiayaan sebesar Rp7 miliar kepada 117 pelaku UMKM yang tersebar di wilayah operasional perusahaan. Senin (19/1/2026)
Program PUMK merupakan salah satu bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di lingkar tambang. Melalui program ini, PT TIMAH Tbk tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar UMKM mampu tumbuh secara profesional, mandiri, dan berdaya saing.
Dana pembiayaan yang disalurkan dimanfaatkan para pelaku usaha untuk berbagai kebutuhan pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi produk, penguatan manajemen usaha, hingga perluasan jaringan pemasaran. Dengan dukungan permodalan tersebut, UMKM diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas pangsa pasar.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang perekonomian nasional. Oleh karena itu, PT TIMAH Tbk secara konsisten menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha di lapangan.
“Program PUMK PT TIMAH Tbk telah berlangsung sejak tahun 2000 dan masih terus berlanjut hingga saat ini. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional melalui pemberdayaan UMKM,” ujar Anggi.
Lebih lanjut, Anggi menjelaskan bahwa PUMK tidak hanya berfokus pada penyaluran dana pembiayaan. PT TIMAH Tbk juga aktif melakukan pembinaan kepada para UMKM mitra binaan melalui berbagai pelatihan, seperti peningkatan kualitas produk, pengelolaan keuangan, pengemasan, hingga strategi pemasaran digital.
Selain pelatihan, PT TIMAH Tbk juga mendukung promosi dan pemasaran produk UMKM dengan melibatkan mitra binaan dalam berbagai pameran, bazar, serta kegiatan promosi lainnya. Langkah ini diharapkan dapat membantu UMKM memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Tak hanya itu, perusahaan juga memberikan bantuan alat produksi untuk menunjang produktivitas UMKM. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu pelaku usaha dalam meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, serta mendorong peningkatan omzet. Dampak lanjutan dari program ini juga diharapkan mampu membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Melalui Program PUMK, PT TIMAH Tbk menegaskan perannya tidak hanya sebagai perusahaan pertambangan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)










