Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » LTJ Berpotensi Jadi Sumber Ekonomi Baru Babel, Imam Wahyudi Minta Jangan Diekspor Mentah

LTJ Berpotensi Jadi Sumber Ekonomi Baru Babel, Imam Wahyudi Minta Jangan Diekspor Mentah

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam mineral ikutan hasil pengolahan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dinilai harus menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Rabu (29/7/2026)

Komoditas strategis yang menjadi bahan baku berbagai industri teknologi modern tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Bangka Belitung. Namun, peluang itu dikhawatirkan hilang apabila material yang memiliki nilai strategis tersebut hanya dikirim keluar daerah dalam bentuk bahan mentah tanpa melalui proses pengolahan dan hilirisasi.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Wahyudi, S.IP., M.H., meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memperketat pengawasan terhadap keberadaan serta distribusi mineral yang berpotensi mengandung LTJ.

Ia menegaskan, Bangka Belitung harus mampu mengembangkan industri pengolahan LTJ di daerah sendiri agar nilai tambah dari kekayaan sumber daya alam tersebut dapat dinikmati masyarakat setempat.

“LTJ harus diolah di Bangka Belitung. Jangan dijual keluar, dikirim keluar, apalagi diselundupkan. Jika daerah hanya menjadi pemasok bahan mentah, maka nilai ekonominya akan dinikmati pihak lain,” tegas Imam, yang juga menjabat Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Imam, hilirisasi menjadi salah satu langkah penting untuk mengoptimalkan potensi LTJ. Dengan adanya fasilitas pengolahan di dalam daerah, manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak berhenti pada kegiatan eksploitasi dan perdagangan bahan mentah.

Hilirisasi, kata dia, berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan daerah, menarik investasi berbasis teknologi, serta mendorong lahirnya industri turunan yang memiliki daya saing tinggi.

Pernyataan Imam tersebut disampaikan di tengah sorotan publik terhadap perpindahan ribuan ton tin slag atau terak timah ke kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang. Material tersebut menjadi perhatian karena diduga masih memiliki kandungan mineral bernilai ekonomi, termasuk potensi unsur Logam Tanah Jarang.

Perpindahan material dalam jumlah besar itu kemudian memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Di antaranya menyangkut legalitas perpindahan, status kepemilikan material, tujuan penyimpanan, hingga mekanisme pengawasan yang dilakukan instansi terkait.

Imam menilai, persoalan tersebut harus ditangani secara serius dan transparan. Menurutnya, negara harus memastikan setiap proses pengelolaan mineral ikutan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga meminta aparat penegak hukum bersama instansi teknis terkait tidak ragu melakukan tindakan apabila ditemukan indikasi pelanggaran, termasuk apabila terdapat upaya mengeluarkan material strategis dari Bangka Belitung secara ilegal.

“Jika ada upaya membawa LTJ keluar daerah secara ilegal, aparat harus bertindak. Jangan sampai ada pihak yang justru terlibat dalam praktik pemindahan atau penyelundupan komoditas strategis ini,” ujarnya.

Imam menilai, pengawasan tidak boleh hanya dilakukan ketika material sudah berada di titik pengiriman. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari sumber material, proses pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan, hingga distribusi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebocoran sumber daya alam yang berpotensi merugikan kepentingan daerah dan negara.

Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan dunia terhadap LTJ semakin memperkuat pentingnya pengelolaan komoditas tersebut secara strategis. LTJ menjadi salah satu bahan yang dibutuhkan dalam pengembangan berbagai teknologi modern, termasuk kendaraan listrik, perangkat elektronik, industri semikonduktor, energi bersih, hingga sektor pertahanan.

Dengan potensi sumber daya mineral yang dimiliki, Bangka Belitung dinilai memiliki peluang untuk mengambil peran dalam pengembangan industri mineral strategis nasional.

Namun, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah memiliki kebijakan yang jelas dan konsisten dalam mendorong hilirisasi serta membangun ekosistem industri pengolahan di daerah.

Imam menegaskan, LTJ tidak boleh dipandang hanya sebagai komoditas perdagangan biasa. Pengelolaannya harus masuk dalam agenda pembangunan jangka panjang daerah dan nasional.

Ia berharap potensi LTJ yang berasal dari mineral ikutan pertambangan timah dapat menjadi bagian dari strategi transformasi ekonomi Bangka Belitung. Ketergantungan terhadap komoditas timah, menurutnya, harus mulai diimbangi dengan pengembangan industri berbasis mineral strategis yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Jika pengolahan dilakukan di daerah, manfaat ekonomi yang diperoleh diyakini akan jauh lebih besar. Selain menciptakan lapangan kerja, keberadaan industri pengolahan juga dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong transfer teknologi.

Sebaliknya, apabila mineral strategis tersebut terus dikirim keluar daerah tanpa proses pengolahan, Bangka Belitung dikhawatirkan kembali mengalami persoalan klasik sebagai daerah kaya sumber daya alam, tetapi tidak memperoleh manfaat maksimal dari nilai tambah komoditas yang dihasilkan.

Karena itu, Imam berharap sorotan terhadap perpindahan tin slag ke kawasan Pantai Pasir Padi dapat menjadi momentum untuk membenahi tata kelola mineral ikutan secara menyeluruh.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat sistem pendataan, pengawasan distribusi, penyimpanan, dan pengangkutan mineral ikutan agar tidak terjadi celah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal.

“Di tengah persaingan global memperebutkan Logam Tanah Jarang, kita harus punya sikap, membangun industri hilirisasi yang kuat atau kembali membiarkan peluang besar tersebut lepas ke tangan pihak lain,” pungkas Imam. (Sumber : Fakta Berita, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Era KUHAP Baru, Polisi Cuekin Laporan Warga Bisa Digugat ke Praperadilan

    Era KUHAP Baru, Polisi Cuekin Laporan Warga Bisa Digugat ke Praperadilan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru sejak 2 Januari 2026 membawa perubahan signifikan bagi perlindungan hak masyarakat dalam proses penegakan hukum. Salah satu terobosan penting adalah adanya hak bagi warga untuk mengajukan gugatan praperadilan apabila laporan pidana yang disampaikan kepada kepolisian tidak ditindaklanjuti oleh penyidik. Selasa (6/1/2026) Wakil […]

  • Pawai HUT ke-80 RI di Babel Digelar Tiga Hari, Ini Jadwal dan Rutenya

    Pawai HUT ke-80 RI di Babel Digelar Tiga Hari, Ini Jadwal dan Rutenya

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG)  – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memastikan akan tetap menggelar pawai untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Rangkaian kegiatan pawai akan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Agustus hingga 1 September 2025, dan diharapkan menjadi pesta rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Senin (2/8/2025) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala […]

  • Kandas di Pangkalbalam, Timah Ilegal 47,5 Ton Dipindahkan TNI AL dengan Kapal Kayu

    Kandas di Pangkalbalam, Timah Ilegal 47,5 Ton Dipindahkan TNI AL dengan Kapal Kayu

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 47,5 ton timah ilegal yang ditemukan di kapal KM Indah Jaya. Kapal tersebut kandas di Perairan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, saat diduga hendak menuju Malaysia. Sabtu (14/6/2025) Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Babel Kolonel Laut (P) Ipul Saepul menjelaskan, penemuan tersebut […]

  • Tragedi Dini Hari di Perairan Bangka, Tongkang Diduga Hantam Empat Kapal Nelayan, Dua Korban Masih Dicari

    Tragedi Dini Hari di Perairan Bangka, Tongkang Diduga Hantam Empat Kapal Nelayan, Dua Korban Masih Dicari

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (SUNGAILIAT) – Musibah laut kembali terjadi di perairan Kabupaten Bangka. Empat kapal nelayan dilaporkan mengalami kecelakaan setelah diduga ditabrak sebuah kapal tongkang di perairan sekitar 50 mil laut dari Muara Air Kantung, Sungailiat, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Akibat insiden tersebut, tiga kapal nelayan tenggelam, satu kapal mengalami kerusakan, dan dua anak […]

  • PT Timah Bantu SSB Tunas Mandiri Desa Rias, Dorong Lahirnya Bibit Unggul Sepak Bola Babel

    PT Timah Bantu SSB Tunas Mandiri Desa Rias, Dorong Lahirnya Bibit Unggul Sepak Bola Babel

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) – PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya di kalangan generasi muda. Kali ini, perusahaan tambang timah tersebut menyalurkan bantuan untuk Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Mandiri di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan. Bantuan yang diberikan meliputi bola, cone, kostum, hingga perlengkapan penunjang latihan lainnya. Sabtu (6/9/2025) […]

  • Dugaan Tembakan Saat Aksi Penenggelaman Ponton di Bangka Barat Picu Pertanyaan Publik

    Dugaan Tembakan Saat Aksi Penenggelaman Ponton di Bangka Barat Picu Pertanyaan Publik

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (MENTOK) — Ketegangan yang selama ini membayangi aktivitas pertambangan di Perairan Enjel, Kembang Masam, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, akhirnya meledak menjadi insiden yang menyita perhatian publik. Bukan hanya karena satu unit ponton ditenggelamkan oleh warga, tetapi juga munculnya dugaan pelepasan tembakan yang disebut terdengar saat peristiwa berlangsung. Jum’at (19/6/2026) Peristiwa yang terjadi […]

expand_less