Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » “Test Ombak” Berjalan Sukses di Kolong Marbuk Kenari, Sultan Koba dan Jaringan Mafia Tambang Kembali Aksi

“Test Ombak” Berjalan Sukses di Kolong Marbuk Kenari, Sultan Koba dan Jaringan Mafia Tambang Kembali Aksi

  • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (KOBA) — Bangka Tengah kembali diguncang praktik tambang ilegal yang diduga melibatkan para pemain lama dan jaringan kuat yang menjalar hingga ke institusi negara. Kolong eks tambang PT Kobatin di Marbuk dan Kenari kini menjadi pusat perhatian setelah terungkap adanya operasi tambang ilegal berskala besar yang diduga mendapat ‘restu’ dari oknum aparat penegak hukum dan pejabat daerah. Minggu (22/6/2025).

Berdasarkan pantauan tim jejaring Media  KBO Babel pada Sabtu, 21 Juni 2025, sedikitnya 12 unit tambang telah beroperasi yang sebelumnya hanya 6 unit. Terdiri dari 10 Ponton Isap Produksi (PIP) jenis TI Rajuk Tower/Gerbok dan 2 tambang manual, aktivitas tambang ini terlihat tanpa hambatan dan tidak mendapat gangguan dari aparat berwenang, seolah menjadi bagian dari skenario yang telah disusun rapi.

Yang lebih mencemaskan, belasan ponton tambahan sedang dirakit di sekitar lokasi. Warga setempat mengungkapkan bahwa apabila dalam sepekan tak ada tindakan tegas dari aparat, maka 60 unit ponton siap masuk dan mengeruk timah di kolong tersebut.

“Mereka uji nyali. Kalau dibiarkan, kolong Marbuk dan Kenari bakal dikeroyok 60 ponton lebih. Ini bukan main-main, ini perampokan sumber daya,” ujar seorang tokoh masyarakat yang meminta namanya dirahasiakan.

Keresahan warga bukannya tanpa dasar. Nama-nama lawas dalam dunia pertambangan ilegal kembali mencuat. Dua figur yang disebut kerap menjadi “aktor tak tersentuh” adalah Is, dijuluki “Sultan Koba”, dan Ri, seorang tokoh pemuda asal Desa Nibung. Keduanya dikabarkan telah menjalin koordinasi dengan oknum aparat, khususnya pihak kepolisian setempat.

Nama baru juga muncul dalam skema ini, yakni Yi, ketua salah satu organisasi kepemudaan yang dikenal dekat dengan Bupati Bangka Tengah, Algafri Rahman. Tak hanya itu, dugaan keterlibatan oknum aparat aktif pun menyeruak. Seorang anggota TNI AD berinisial SN dari kesatuan Korem 045 Gaya diduga menjadi beking operasional tambang ilegal dan memberikan jaminan keamanan.

 

Persekongkolan Terstruktur dan Keuntungan Sepihak

Harga pasir timah dari lokasi tambang ilegal ini dijual seharga Rp 90.000 per kilogram. Namun, tak semua hasil mengalir ke penambang. Potongan 20% dikabarkan diberikan sebagai “fee koordinasi” untuk para koordinator serta jatah untuk pos-pos institusi, termasuk TNI dan Polri.

Celakanya, masyarakat lokal yang tinggal di sekitar kolong tak mendapat manfaat sama sekali. Tak ada kontribusi ekonomi, apalagi kompensasi. Justru, mereka terancam banjir, krisis air bersih, hingga kerusakan ekosistem akibat aktivitas ilegal tersebut.

Salah satu warga menyatakan, “Kita sempat menegur mereka yang menambang di situ, malah mereka menantang. Katanya, lapor saja ke mana pun tak akan ada yang berani bertindak. Beking mereka orang kuat semua.”

Kondisi ini menunjukkan bahwa praktik tambang ilegal tak lagi sekadar pelanggaran administratif, tetapi telah menjelma menjadi organized crime yang menyentuh ranah penyalahgunaan wewenang, kolusi antar-institusi, dan pelecehan terhadap hukum negara.

KBOBABEL.COM (KOBA) — Bangka Tengah kembali diguncang praktik tambang ilegal yang diduga melibatkan para pemain lama dan jaringan kuat yang menjalar hingga ke institusi negara. Kolong eks tambang PT Kobatin di Marbuk dan Kenari kini menjadi pusat perhatian setelah terungkap adanya operasi tambang ilegal berskala besar yang diduga mendapat ‘restu’ dari oknum aparat penegak hukum dan pejabat daerah. Minggu (22/6/2025).

Caption : Tampak beberapa Ponton Ti Rajuk sedang beraktifitas dan dirakit, Sabtu (21/6/2025)

Jalur Distribusi Rapi dan Dugaan Keterlibatan Perusahaan

Sumber terpercaya menyebut bahwa hasil tambang tidak menguap begitu saja. Pasir timah yang ditambang dari kolong Marbuk dan Kenari diduga ditampung oleh seorang yang disebut-sebut sebagai perwakilan PT MSP di Bangka Tengah.

Fakta ini memperkuat dugaan bahwa mata rantai distribusi hasil tambang ilegal ini sudah terstruktur dan memiliki jejaring logistik sendiri.

Warga menyayangkan sikap diam PT Timah Tbk sebagai pemegang konsesi resmi wilayah tersebut. Begitu pula dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Polres setempat yang terkesan membiarkan situasi berjalan tanpa penindakan.

Ancaman Kehilangan Kepercayaan Publik

Di tengah situasi yang memburuk, masyarakat mendesak pemerintah daerah, PT Timah, dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas. Bila tidak, gelombang ketidakpercayaan terhadap institusi bisa berubah menjadi aksi perlawanan.

“Kalau ini dibiarkan, jangan salahkan rakyat kalau mulai kehilangan kepercayaan,” tegas warga.

KBOBABEL.COM (KOBA) — Bangka Tengah kembali diguncang praktik tambang ilegal yang diduga melibatkan para pemain lama dan jaringan kuat yang menjalar hingga ke institusi negara. Kolong eks tambang PT Kobatin di Marbuk dan Kenari kini menjadi pusat perhatian setelah terungkap adanya operasi tambang ilegal berskala besar yang diduga mendapat ‘restu’ dari oknum aparat penegak hukum dan pejabat daerah. Minggu (22/6/2025).

Caption : Tampak sejumlah Ponton TI Apung sedang beraktifitas di kolong Marbuk Kenari, Sabtu (21/5/2025)

Menanggapi situasi ini, M. Zen dari LSM Topan RI Perwakilan Babel menyatakan akan segera mengambil langkah hukum dan pelaporan kepada pejabat pusat. Jika dalam waktu dekat tak ada tindakan dari Kapolres, PT Timah, maupun Korem, pihaknya akan membuat laporan resmi ke Kapolri, Panglima TNI, Menkopolkam, dan Menteri ESDM.

“Kalau Kapolres Bangka Tengah, PT Timah dan Korem tetap diam, kami akan surati langsung Kapolri, Panglima, dan Menkopolkam. Ini bukan lagi masalah lokal. Ini sudah menunjukkan gejala institusi terkontaminasi jaringan mafia tambang,” tegas M. Zen.

Tolak Ukur Supremasi Hukum

Kasus tambang ilegal di Kolong Marbuk dan Kenari kini menjadi ujian serius terhadap komitmen pemerintah dan aparat dalam menegakkan hukum dan melindungi sumber daya alam negara.

Jika pembiaran ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Bangka Tengah akan menjadi contoh buruk dari daerah yang ditaklukkan mafia tambang dan kehilangan kedaulatannya atas tanah sendiri. (KBO Babel)

  • Penulis: kbobabelgroup@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh! Pria Ditemukan Tewas Usai Menjaring Ikan di Pantai Air Anyir Bangka

    Heboh! Pria Ditemukan Tewas Usai Menjaring Ikan di Pantai Air Anyir Bangka

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) — Warga pesisir Pantai Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Senin (8/9/2025) pagi. Pria tersebut diketahui meninggal dunia usai sebelumnya menjaring ikan di perairan pantai tersebut pada malam sebelumnya, Minggu (7/9/2025). Video penemuan mayat itu sempat beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat tubuh […]

  • Kasus Suap RPTKA, KPK Fokus Telusuri Harta dan Rekening Heri Sudarmanto

    Kasus Suap RPTKA, KPK Fokus Telusuri Harta dan Rekening Heri Sudarmanto

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri aset mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Heri Sudarmanto, dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Langkah ini dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan tujuh saksi pada Rabu (8/4/2026) untuk memperkuat penyidikan terkait aliran uang yang diduga diterima tersangka. Kamis (9/4/2026) Juru Bicara […]

  • Mafindo Babel Mengintegrasikan Kecerdasan Artifisial dalam Pendidikan: Pelatihan untuk Guru Masa Depan

    Mafindo Babel Mengintegrasikan Kecerdasan Artifisial dalam Pendidikan: Pelatihan untuk Guru Masa Depan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka) – Hidup di zaman yang terus berkembang dan berubah-ubah, menuntut manusia untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang begitu cepat, agar tidak tertinggal dalam menghadapi tantangan era digital yang kini merambah ke berbagai sektor kehidupan khususnya dunia pendidikan. Menyadari hal tersebut, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan […]

  • “Dibayar, Selesai!” Purbaya Buka Suara soal Perusahaan yang Meremehkan Aturan RI

    “Dibayar, Selesai!” Purbaya Buka Suara soal Perusahaan yang Meremehkan Aturan RI

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Pernyataan keras Purbaya Yudhi Sadewa soal perusahaan asing yang dinilai meremehkan aturan Indonesia kembali menjadi sorotan. Dengan nada tegas, Purbaya mengaku terusik lantaran ada pihak perusahaan yang menganggap regulasi di Indonesia dapat diselesaikan hanya dengan membayar pihak tertentu. Selasa (15/9/2026) Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri rapat bersama Komite IV DPD […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Mendeportasi 17 WNA Karena Tinggal Lajak dan Menyalahgunakan Izin Tinggal

    Imigrasi Ngurah Rai Mendeportasi 17 WNA Karena Tinggal Lajak dan Menyalahgunakan Izin Tinggal

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BADUNG) – Sebanyak 17 warga negara asing (WNA) dideportasi oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai sepanjang 8 hingga 18 September 2026. Penindakan ini merupakan hasil dari patroli rutin keimigrasian selama periode 5 hingga 14 September 2026 yang menyisir sejumlah lokasi yang merupakan wilayah kerja Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Kamis (24/9/2026) “Dari total 17 WNA […]

  • PT TIMAH Tbk Dorong Transformasi Kepemimpinan Lewat TINS Executive Leadership Program

    PT TIMAH Tbk Dorong Transformasi Kepemimpinan Lewat TINS Executive Leadership Program

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas kepemimpinan internal sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju tata kelola yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan. Melalui Division Human Capital, PT TIMAH Tbk menggelar TINS Executive Leadership Program (TELP) Series 1 bertajuk “Leading Transformation for Sustainable Enterprise Value” yang berlangsung di Graha […]

expand_less