Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Menkeu Purbaya Soroti Bangka Belitung, Dana Mengendap Rp 2,1 Triliun di Bank

Menkeu Purbaya Soroti Bangka Belitung, Dana Mengendap Rp 2,1 Triliun di Bank

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masuk dalam daftar 15 pemerintah daerah (Pemda) dengan simpanan dana tertinggi di perbankan. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, hingga kuartal III tahun 2025, Babel tercatat memiliki dana mengendap sebesar Rp 2,10 triliun, menandakan rendahnya realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selasa (21/10/2025)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut total dana daerah yang mengendap di bank secara nasional mencapai Rp 234 triliun. Menurutnya, kondisi ini disebabkan oleh rendahnya serapan anggaran di berbagai daerah, termasuk Bangka Belitung.

“Rendahnya serapan tersebut berakibat menambah simpanan uang Pemda yang nganggur di bank sampai Rp 234 triliun. Jadi jelas, ini bukan soal uangnya tidak ada, tapi soal kecepatan eksekusi,” ujar Purbaya dalam rapat pengendalian inflasi tahun 2025 di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).

Purbaya menjelaskan, hingga September 2025, realisasi belanja APBD baru mencapai Rp 712,8 triliun atau sekitar 51,3% dari total pagu Rp 1.389 triliun. Capaian ini lebih rendah 13,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Artinya, perputaran ekonomi daerah berjalan lebih lambat. Kalau kita rinci, belanja pegawai relatif stabil turun tipis 0,7%, tapi yang perlu perhatian serius adalah belanja modal hanya Rp 58,2 triliun atau turun lebih dari 31%. Padahal ini belanja yang langsung berdampak ke pembangunan dan lapangan kerja,” tegasnya.

Ia menambahkan, belanja barang dan jasa turun 10,5%, sedangkan belanja lainnya anjlok 27,5%. Angka tersebut menunjukkan masih lemahnya pelaksanaan program di banyak daerah.

Menurut data Kementerian Keuangan, Bangka Belitung menempati posisi ke-13 nasional dalam daftar Pemda dengan dana mengendap tertinggi. Daerah dengan jumlah simpanan paling besar adalah DKI Jakarta sebesar Rp 14,6 triliun, disusul Jawa Timur Rp 6,8 triliun, dan Kota Banjarbaru Rp 5,1 triliun.

Purbaya menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran, terutama untuk sektor produktif yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Saya ingatkan, percepatan realisasi belanja terutama yang produktif harus ditingkatkan dalam tiga bulan terakhir tahun ini. Uang daerah jangan dibiarkan mengendap di kas atau deposito,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menyalurkan dana ke daerah dengan cepat. Oleh karena itu, hambatan tidak boleh datang dari sisi pelaksanaan di daerah.

“Dana sudah disalurkan dari pusat, jadi ini murni soal manajemen dan kecepatan eksekusi di daerah,” tambahnya.

Purbaya meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di setiap provinsi, termasuk di Bangka Belitung, dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan program pembangunan. Ia juga menegaskan agar penyimpanan dana di bank dilakukan secukupnya saja, bukan sebagai bentuk menahan anggaran.

“Dana daerah itu seharusnya digunakan untuk kegiatan produktif. Kalau terlalu lama disimpan, bukan hanya pembangunan yang melambat, tapi juga ekonomi masyarakat ikut terdampak,” jelasnya.

Selain soal percepatan penyerapan anggaran, Purbaya juga menyoroti aspek tata kelola dan integritas keuangan daerah. Ia mengingatkan kepala daerah untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan APBD.

“Dan terakhir, jaga tata kelola dan integritas. Kepercayaan publik dan investor adalah modal utama. Sekali hilang, membangunnya butuh waktu lama,” katanya menegaskan.

Kondisi ini menjadi perhatian karena Bangka Belitung selama ini dikenal sebagai daerah dengan potensi ekonomi yang besar di sektor pertambangan, pariwisata, dan kelautan. Namun, lambatnya penyerapan APBD dinilai bisa menghambat pertumbuhan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja.

Dengan sisa waktu kurang dari tiga bulan hingga akhir tahun, pemerintah daerah diharapkan segera mempercepat belanja, terutama untuk sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Langkah cepat dinilai penting agar dana publik tidak mengendap tanpa manfaat bagi masyarakat. (Sumber: Detik.com, Editor: KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi Manfaat Bersih Gizi Vaksin Nutrisi: Mengukur Efektivitas Terhadap Penyakit Kronis di 2025

    Evaluasi Manfaat Bersih Gizi Vaksin Nutrisi: Mengukur Efektivitas Terhadap Penyakit Kronis di 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Advertisements Apa Itu Vaksin Nutrisi dan Mengapa MBG Penting? Vaksin nutrisi adalah konsep inovatif dalam kesehatan, yang merujuk pada intervensi nutrisi preventif seperti suplemen atau diet khusus yang dirancang untuk “mencegah” penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, atau osteoporosis, mirip dengan bagaimana vaksin tradisional melawan infeksi. Ini bukan vaksin biologis, melainkan pendekatan berbasis nutrisi yang […]

  • Bawaslu Kembalikan Bola Panas ke KPU, Nasib Rato-Ramadian di Ujung Tanduk!

    Bawaslu Kembalikan Bola Panas ke KPU, Nasib Rato-Ramadian di Ujung Tanduk!

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) – Nasib pasangan calon (Paslon) Rato Rusdiyanto-Ramadian dalam Pilkada ulang Kabupaten Bangka 2025 masih menggantung. Di tengah tenggat waktu pencoblosan yang semakin dekat, Bawaslu Bangka belum memberikan keputusan tegas soal status mereka. Padahal, empat paslon lain sudah bergerak melakukan sosialisasi dan kampanye ke masyarakat. Selasa (5/8/2025) Sidang putusan atas gugatan penetapan status […]

  • Pelaksanaan MBG di Hari Libur Dinilai Berpotensi Pemborosan Anggaran Negara

    Pelaksanaan MBG di Hari Libur Dinilai Berpotensi Pemborosan Anggaran Negara

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan pada hari libur sekolah, termasuk saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), menuai sorotan dari kalangan pengamat kebijakan publik. Ekonom dan pakar kebijakan publik dari UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai pelaksanaan MBG di hari libur berpotensi menimbulkan pemborosan serta […]

  • Pembatalan Diskon Listrik 50% Jadi Kontroversi, DPR: Pemerintah Prank Rakyat!

    Pembatalan Diskon Listrik 50% Jadi Kontroversi, DPR: Pemerintah Prank Rakyat!

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Pembatalan rencana pemberian diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga kecil dengan daya di bawah 1.300 VA menuai kritik tajam dari DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyebut keputusan ini sebagai bentuk harapan palsu yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Kamis (5/6/2025) Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri […]

  • SPBU Nibung Diduga Masih Melayani Pengerit BBM Subsidi

    SPBU Nibung Diduga Masih Melayani Pengerit BBM Subsidi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KOBA) – Dugaan penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Bangka Tengah. Kali ini, aktivitas yang diduga melibatkan pengerit dengan kendaraan bertangki modifikasi terpantau di SPBU Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa siang (30/6/2026). Rabu (1/7/2026) Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, sejumlah kendaraan bermotor diduga melakukan […]

  • Industri Migas Tak Hanya Eksplorasi, Tapi Juga Edukasi! Ini Buktinya di Pertamina HSS

    Industri Migas Tak Hanya Eksplorasi, Tapi Juga Edukasi! Ini Buktinya di Pertamina HSS

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Muara Badak) – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menerima kunjungan akademik mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas (STT Migas) Balikpapan pada 11 Mei 2025. Kegiatan yang berupa Ekskursi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dilaksanakan di fasilitas operasi hulu migas PHSS di wilayah Lapangan Muara Badak. Kegiatan yang merupakan […]

expand_less