Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Menkeu Purbaya Soroti Bangka Belitung, Dana Mengendap Rp 2,1 Triliun di Bank

Menkeu Purbaya Soroti Bangka Belitung, Dana Mengendap Rp 2,1 Triliun di Bank

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masuk dalam daftar 15 pemerintah daerah (Pemda) dengan simpanan dana tertinggi di perbankan. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, hingga kuartal III tahun 2025, Babel tercatat memiliki dana mengendap sebesar Rp 2,10 triliun, menandakan rendahnya realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selasa (21/10/2025)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut total dana daerah yang mengendap di bank secara nasional mencapai Rp 234 triliun. Menurutnya, kondisi ini disebabkan oleh rendahnya serapan anggaran di berbagai daerah, termasuk Bangka Belitung.

“Rendahnya serapan tersebut berakibat menambah simpanan uang Pemda yang nganggur di bank sampai Rp 234 triliun. Jadi jelas, ini bukan soal uangnya tidak ada, tapi soal kecepatan eksekusi,” ujar Purbaya dalam rapat pengendalian inflasi tahun 2025 di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).

Purbaya menjelaskan, hingga September 2025, realisasi belanja APBD baru mencapai Rp 712,8 triliun atau sekitar 51,3% dari total pagu Rp 1.389 triliun. Capaian ini lebih rendah 13,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Artinya, perputaran ekonomi daerah berjalan lebih lambat. Kalau kita rinci, belanja pegawai relatif stabil turun tipis 0,7%, tapi yang perlu perhatian serius adalah belanja modal hanya Rp 58,2 triliun atau turun lebih dari 31%. Padahal ini belanja yang langsung berdampak ke pembangunan dan lapangan kerja,” tegasnya.

Ia menambahkan, belanja barang dan jasa turun 10,5%, sedangkan belanja lainnya anjlok 27,5%. Angka tersebut menunjukkan masih lemahnya pelaksanaan program di banyak daerah.

Menurut data Kementerian Keuangan, Bangka Belitung menempati posisi ke-13 nasional dalam daftar Pemda dengan dana mengendap tertinggi. Daerah dengan jumlah simpanan paling besar adalah DKI Jakarta sebesar Rp 14,6 triliun, disusul Jawa Timur Rp 6,8 triliun, dan Kota Banjarbaru Rp 5,1 triliun.

Purbaya menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran, terutama untuk sektor produktif yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Saya ingatkan, percepatan realisasi belanja terutama yang produktif harus ditingkatkan dalam tiga bulan terakhir tahun ini. Uang daerah jangan dibiarkan mengendap di kas atau deposito,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menyalurkan dana ke daerah dengan cepat. Oleh karena itu, hambatan tidak boleh datang dari sisi pelaksanaan di daerah.

“Dana sudah disalurkan dari pusat, jadi ini murni soal manajemen dan kecepatan eksekusi di daerah,” tambahnya.

Purbaya meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di setiap provinsi, termasuk di Bangka Belitung, dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan program pembangunan. Ia juga menegaskan agar penyimpanan dana di bank dilakukan secukupnya saja, bukan sebagai bentuk menahan anggaran.

“Dana daerah itu seharusnya digunakan untuk kegiatan produktif. Kalau terlalu lama disimpan, bukan hanya pembangunan yang melambat, tapi juga ekonomi masyarakat ikut terdampak,” jelasnya.

Selain soal percepatan penyerapan anggaran, Purbaya juga menyoroti aspek tata kelola dan integritas keuangan daerah. Ia mengingatkan kepala daerah untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan APBD.

“Dan terakhir, jaga tata kelola dan integritas. Kepercayaan publik dan investor adalah modal utama. Sekali hilang, membangunnya butuh waktu lama,” katanya menegaskan.

Kondisi ini menjadi perhatian karena Bangka Belitung selama ini dikenal sebagai daerah dengan potensi ekonomi yang besar di sektor pertambangan, pariwisata, dan kelautan. Namun, lambatnya penyerapan APBD dinilai bisa menghambat pertumbuhan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja.

Dengan sisa waktu kurang dari tiga bulan hingga akhir tahun, pemerintah daerah diharapkan segera mempercepat belanja, terutama untuk sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Langkah cepat dinilai penting agar dana publik tidak mengendap tanpa manfaat bagi masyarakat. (Sumber: Detik.com, Editor: KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa 25 Tahun Tewas Ditusuk Remaja Mabuk Arak di Bangka Barat

    Mahasiswa 25 Tahun Tewas Ditusuk Remaja Mabuk Arak di Bangka Barat

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka Barat) – Unit Reserse Kriminal Polsek Jebus Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang menewaskan seorang pemuda berusia 25 tahun, A***n, warga Dusun Bangun Jaya, Desa Air Kuang, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Korban yang masih berstatus mahasiswa ini ditemukan tewas bersimbah darah di Simpang Empat Lampu Merah Desa […]

  • PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

    PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, setelah hasil mengecewakan yang diraih Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh PSSI pada Kamis (15/10/2025) melalui mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama. Jum’at (17/10/2025) Kluivert diketahui […]

  • Puluhan Guru di Bangka Barat Ikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah, PT Timah Perkuat Komitmen Peningkatan Pendidikan

    Puluhan Guru di Bangka Barat Ikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah, PT Timah Perkuat Komitmen Peningkatan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan, terutama di wilayah operasional perusahaan. Tak hanya melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, perusahaan ini juga berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui program pelatihan yang inovatif. Rabu (11/6/2025) Salah satu inisiatif terbaru yang dilakukan adalah program Timah Mengajar, di mana […]

  • Resmi, KPU Tetapkan Fery Insani–Syahbudin Pimpin Bangka 2025–2030

    Resmi, KPU Tetapkan Fery Insani–Syahbudin Pimpin Bangka 2025–2030

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (SUNGAILIAT) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka akhirnya menetapkan pasangan calon nomor urut 1, Fery Insani dan Syahbudin, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangka terpilih dalam Pilkada ulang tahun 2025. Penetapan ini diumumkan melalui rapat pleno terbuka yang digelar di Gedung Graha Maras Kantor Bupati Bangka, Sungailiat, pada Kamis (2/10/2025). Jum’at (3/10/2025) […]

  • Imigrasi Pangkalpinang Gelar Operasi Wirawaspada, Awasi TKA di Sektor Tambang dan Energi

    Imigrasi Pangkalpinang Gelar Operasi Wirawaspada, Awasi TKA di Sektor Tambang dan Energi

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar Operasi Wirawaspada guna memastikan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di sektor pertambangan timah dan energi mematuhi seluruh ketentuan keimigrasian yang berlaku. Operasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari pengawasan rutin sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dari potensi pelanggaran […]

  • Usai 15 Tahun Menjabat di Kemenkeu, Kini Sri Mulyani Minta Privasi sebagai Warga Negara Biasa

    Usai 15 Tahun Menjabat di Kemenkeu, Kini Sri Mulyani Minta Privasi sebagai Warga Negara Biasa

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menggelar serah-terima jabatan menteri keuangan dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa yang akan melanjutkan masa jabatan 2024-2029. Acara ini berlangsung pada Selasa (9/9/2025) dengan dihadiri jajaran pejabat Kemenkeu, kementerian/lembaga, serta tokoh akademisi dan media massa. Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan […]

expand_less