KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai ajang kompetisi pendidikan. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, saat menutup secara resmi rangkaian kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Gelar Produk Jenjang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, serta Lomba Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026. Jum’at (12/6/2026)
Kegiatan penutupan yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Kamis malam (11/6/2026), berlangsung meriah dan penuh semangat. Ratusan peserta dari berbagai daerah di Bangka Belitung memadati lokasi acara untuk menyaksikan pengumuman pemenang sekaligus menutup seluruh rangkaian kompetisi yang telah berlangsung selama beberapa hari.
Acara yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut menjadi salah satu agenda pendidikan terbesar di daerah pada tahun ini. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk kemampuan, kreativitas, inovasi, serta karakter generasi muda Bangka Belitung di berbagai bidang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan pemerintah kabupaten dan kota, kepala organisasi perangkat daerah, kepala sekolah, guru pendamping, peserta lomba, serta para orang tua yang turut memberikan dukungan kepada putra-putri mereka.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani mengaku bangga melihat antusiasme para peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Menurutnya, seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan membuktikan bahwa Bangka Belitung memiliki banyak talenta muda yang berpotensi bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
“Saya sangat bangga melihat energi positif dan karya-karya luar biasa yang lahir dari anak-anak kita, mulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Kompetisi ini bukan sekadar mencari siapa yang menang, melainkan momentum untuk melatih mental, kreativitas, dan daya saing generasi muda Bangka Belitung,” ujar Hidayat Arsani.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan mereka. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, kreativitas, kemampuan berinovasi, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada para guru, kepala sekolah, dan orang tua yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan para siswa. Menurutnya, keberhasilan seorang peserta dalam meraih prestasi tidak terlepas dari peran besar para pendidik dan keluarga yang terus memberikan motivasi dan pendampingan.
Lebih lanjut, Hidayat Arsani menegaskan bahwa para juara yang nantinya akan mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Ia meminta seluruh peserta yang berhasil menjadi delegasi Babel untuk mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
“Bagi anak-anak yang berhasil meraih juara dan akan mewakili Babel di tingkat nasional, persiapkan diri kalian dengan maksimal. Pemerintah daerah akan selalu mendukung penuh langkah kalian untuk mengharumkan nama Serumpun Sebalai,” tegasnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah para hadirin.
Suasana penutupan berlangsung khidmat sekaligus meriah. Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama, kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan hiburan dari pelajar dan seniman muda Bangka Belitung. Salah satu penampilan yang berhasil memukau hadirin adalah penampilan penyanyi solo terbaik Babel yang membawakan sejumlah lagu daerah dan nasional.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengenai pelaksanaan seluruh lomba, termasuk jumlah peserta, cabang perlombaan, serta capaian yang berhasil diraih selama penyelenggaraan kegiatan.
Dalam laporannya disebutkan bahwa pelaksanaan LKS, FLS3N, Gelar Produk Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, serta Lomba PAUD tahun ini berjalan lancar dengan partisipasi yang sangat tinggi dari seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman para pemenang dari berbagai kategori lomba. Satu per satu nama juara dipanggil ke atas panggung untuk menerima trofi dan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Hidayat Arsani bersama para pejabat yang hadir.
Momen yang paling menyita perhatian terjadi saat pengumuman juara cabang Automobile Technology pada ajang LKS tingkat provinsi. Evan Faleryan, siswa SMK Negeri 2 Pangkalpinang, berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menunjukkan kemampuan teknis terbaik di bidang otomotif.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraihnya, Evan menerima hadiah utama berupa satu unit mobil Suzuki Ertiga yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Hidayat Arsani.
Usai menerima penghargaan tersebut, Evan mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka dapat meraih prestasi membanggakan tersebut. Ia menyebut keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja keras, latihan intensif, serta dukungan penuh dari guru pembimbing dan kedua orang tuanya.
“Rasanya campur aduk, antara haru, bangga, dan tidak menyangka bisa menjadi juara di tingkat provinsi ini. Persiapan yang kami lakukan bersama guru pendamping selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil. Piala ini saya persembahkan untuk orang tua dan sekolah kami,” ungkap Evan.
Meski berhasil menjadi juara tingkat provinsi, Evan menyadari bahwa tantangan berikutnya akan jauh lebih besar saat mewakili Bangka Belitung di tingkat nasional. Namun, dukungan yang diberikan pemerintah daerah membuat dirinya semakin optimistis menghadapi kompetisi tersebut.
“Setelah ini, tanggung jawab tentu lebih besar karena harus membawa nama Bangka Belitung ke tingkat nasional. Mohon doa dan dukungannya dari masyarakat Babel agar kami bisa memberikan performa terbaik di sana nanti,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Penutupan LKS dan FLS3N 2026 menjadi bukti bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis dalam menyiapkan masa depan Bangka Belitung yang lebih maju dan berprestasi. (Daniel Johanes Luntungan/KBO Babel)











