Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bangka Barat » BPOM Babel Uji 23 Sampel Makanan di Pasar Mentok, Cegah Peredaran Bahan Berbahaya

BPOM Babel Uji 23 Sampel Makanan di Pasar Mentok, Cegah Peredaran Bahan Berbahaya

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements
KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan pengawasan intensif terhadap peredaran pangan di Pasar Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penggunaan bahan berbahaya yang masih kerap ditemukan pada produk pangan di pasar tradisional. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil 23 sampel makanan dari sejumlah pedagang untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Kamis (4/12/2025)

Ketua Tim BPOM Babel, Andhika, mengatakan pengawasan ini merupakan langkah antisipasi terhadap potensi penggunaan zat berbahaya pada makanan.

“Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penggunaan bahan berbahaya pada makanan, seperti formalin, boraks, rhodamin B, hingga pewarna sintetis yang tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa produk pangan yang beredar di pasar tradisional aman untuk dikonsumsi. Selain itu, pengambilan sampel juga menjadi bagian dari monitoring rutin BPOM sekaligus sarana edukasi bagi para pedagang agar lebih memahami standar keamanan pangan.

“Kami mengambil 23 sampel makanan di Pasar Mentok. Pemeriksaan ini untuk mengantisipasi adanya bahan berbahaya, sehingga masyarakat tidak was-was saat membeli dan mengonsumsi makanan di pasar,” ujar Andhika, Rabu (3/12/2025).

Menurut Andhika, jenis sampel makanan yang diambil cukup beragam, mulai dari ikan, terasi, kerupuk, tahu, cincau, aneka kue, hingga sayur dan buah-buahan. Ragam sampel tersebut dipilih karena merupakan produk yang paling banyak dikonsumsi masyarakat sehari-hari serta memiliki potensi tinggi disalahgunakan dengan bahan tambahan yang tidak sesuai ketentuan.

Ia menambahkan, seluruh sampel yang dikumpulkan akan dibawa ke laboratorium BPOM untuk diuji lebih lanjut. “Seluruh sampel yang dikumpulkan akan dibawa ke laboratorium BPOM untuk diuji lebih lanjut. Hasil pengujian nanti akan menjadi dasar penindakan dan pembinaan, terutama jika ditemukan produk yang mengandung bahan berbahaya,” ungkap Andhika.

Apabila dari hasil uji laboratorium ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya, BPOM akan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak hanya penindakan hukum, BPOM juga akan memberikan pembinaan kepada para pedagang agar tidak mengulangi pelanggaran serupa dan lebih memperhatikan aspek keamanan produk yang dijual kepada masyarakat.

Kegiatan pengawasan pangan ini juga mendapat perhatian dari para pedagang dan pengunjung pasar. Sejumlah pedagang mengaku mendukung langkah BPOM karena dinilai dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka jual. Sementara itu, masyarakat merasa lebih tenang dengan adanya pemeriksaan langsung di lapangan.

BPOM juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam membeli makanan, khususnya di pasar tradisional. Konsumen diminta untuk lebih teliti memperhatikan warna, aroma, dan tekstur makanan, serta menghindari produk yang tampak mencurigakan atau tidak wajar.

Melalui pengawasan rutin seperti ini, BPOM berharap peredaran pangan di Bangka Barat semakin tertib dan aman. Selain melindungi kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan sistem pengawasan pangan yang berkelanjutan demi menekan risiko penyakit akibat makanan yang tidak aman.

Dengan adanya kegiatan ini, BPOM juga berharap para pedagang semakin bertanggung jawab dalam memilih bahan baku dan proses pengolahan makanan. Kesadaran bersama antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pasar tradisional yang sehat, bersih, dan bebas dari peredaran bahan berbahaya.

Pengawasan serupa direncanakan terus digelar di sejumlah pasar lain di wilayah Bangka Belitung bertahap. (Sumber : Timelines.id, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketegangan Penambang dan Satgas PKH di Sarang Ikan, Kades Lubuk Besar Buka Suara

    Ketegangan Penambang dan Satgas PKH di Sarang Ikan, Kades Lubuk Besar Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Kepala Desa Lubuk Besar, Superi Jahuda, membeberkan kronologi ketegangan antara masyarakat penambang dan sekelompok orang yang mengaku sebagai Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kawasan Hutan Lindung Sarang Ikan, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/1/2025) […]

  • Wapres Gibran Bakal Diundang Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus DPD-DPC se-Indonesia

    Wapres Gibran Bakal Diundang Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus DPD-DPC se-Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Pro Jurnalismedia Siber (PJS) bersiap menggelar agenda nasional terbesar organisasi melalui Musyawarah Nasional (MUNAS) III yang dirangkai dengan Seminar Nasional serta pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS se-Indonesia. Sabtu (30/5/2026) Kegiatan nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 25 Juli 2026 di Jakarta. Dalam agenda […]

  • Aset Raksasa Kasus Timah: Enam Smelter Rampasan Negara Resmi Dikelola PT Timah

    Aset Raksasa Kasus Timah: Enam Smelter Rampasan Negara Resmi Dikelola PT Timah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) — Enam tempat pemurnian biji timah (smelter) yang sebelumnya dimiliki oleh para terdakwa kasus korupsi tata niaga timah di Bangka Belitung resmi diserahkan Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada PT Timah Tbk. Penyerahan aset rampasan negara tersebut dilakukan di Smelter PT Tinindo Internusa, Pangkalpinang, Senin (6/10/2025), dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. […]

  • PT TIMAH Bekali Mitra Usaha Pertambangan Lewat Bimtek, Perkuat Kepatuhan dan Tata Kelola Perusahaan

    PT TIMAH Bekali Mitra Usaha Pertambangan Lewat Bimtek, Perkuat Kepatuhan dan Tata Kelola Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BELITUNG) – PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui peningkatan kepatuhan dan standarisasi bagi perusahaan jasa pertambangan yang menjadi mitra usaha. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Teknis Pedoman Pelaksanaan Aspek Standarisasi Usaha Jasa Pertambangan di Grand Hatika Hotel, Tanjung Pandan, Belitung, pada Kamis (2/7/2026). Selasa (7/7/2026) Kegiatan ini diikuti […]

  • PT TIMAH Lanjutkan Pembaruan RIPPM, Program TJSL Terus Diperkuat di Meranti

    PT TIMAH Lanjutkan Pembaruan RIPPM, Program TJSL Terus Diperkuat di Meranti

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KEPULAUAN MERANTI) – Upaya mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional terus diperkuat PT TIMAH (Persero) Tbk. Salah satunya melalui penyusunan dan pembaruan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan perwakilan pemerintah desa, Selasa (1/9/2026). Pembahasan RIPPM ini menjadi bagian dari langkah PT TIMAH […]

  • Kabupaten Bangka Kembali Ukir Prestasi, Raih Juara Umum MTQH ke-14 Babel

    Kabupaten Bangka Kembali Ukir Prestasi, Raih Juara Umum MTQH ke-14 Babel

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BELITUNG) — Kabupaten Bangka kembali mengukir prestasi membanggakan setelah berhasil mempertahankan gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-14 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Rabu (12/11/2025) Prestasi tersebut diumumkan dalam penutupan MTQH ke-14 Provinsi Babel yang digelar di Sport Hall Kabupaten Bangka Barat pada Selasa […]

expand_less